Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Latest Program: MCGJWC 2026: Quinn pertahankan puncak, Parin pimpin divisi putra

Published June 11, 2026 · Updated June 11, 2026 · By Richard Wilson

Latest Program: MCGJWC 2026 – Quinn Tetap Puncak, Parin Dominasi Divisi Putra

Latest Program – Turnamen MCGJWC 2026 di Damai Indah Golf, Jakarta, hari kedua memperlihatkan pertarungan sengit antara Jennifer Quinn Effendi dan Parin Sarasmut. Quinn, yang berusia 13 tahun, terus memimpin klasemen divisi putri dengan total skor 138 (6-under). Di sisi lain, Parin, bintang golf Thailand, mengukir dominasi di divisi putra dengan skor 133 (11-under). Kedua pemain ini menjadi sorotan utama setelah performa mereka menegaskan ketatnya persaingan di acara yang diselenggarakan oleh Ciputra Golfpreneur Foundation (CFG).

Quinn Pertahankan Kepemimpinan dengan Konsistensi

Quinn mencetak skor 71 (1-under) pada hari kedua, menjaga jarak dari pesaing utama seperti Kanyarak Pongpithanon dan Marisa Tojai. Skor tersebut membawa totalnya ke 138 (6-under), yang tetap mengungguli kedua lawannya. Meski permainannya terbilang stabil, Quinn menyadari bahwa tekanan dari lawan-lawannya di divisi putri masih terasa. "Saya perlu terus fokus pada kestabilan permainan di setiap hole, terutama pada bagian akhir," katanya dalam wawancara tertulis.

"Saya akan berusaha memaksimalkan permainan short game dan long game pada hari ketiga, sekaligus mempersiapkan kondisi fisik," ujar Quinn.

Pada divisi putra, Parin Sarasmut mencetak skor 65 (11-under) hari kedua, memperkuat keunggulannya dari Warut Boonrod yang berada di posisi kedua. Parin, yang pernah memenangkan MCGJWC 2023 dan menjadi runner-up di MCGJWC 2025, mengungkapkan bahwa peningkatan teknik pukulan wedge, approach, dan putting menjadi kunci keberhasilannya. "Bisa bermain tanpa bogey juga membuat hari ini menjadi lebih baik lagi," tambahnya.

Kondisi Lapangan Mempengaruhi Strategi Para Peserta

Hari kedua MCGJWC 2026 di Damai Indah Golf dikenang karena kondisi lapangan yang dinamis. Perubahan cuaca dan permukaan rumput sedikit memengaruhi konsistensi para peserta, tetapi Quinn dan Parin mampu menyesuaikan strategi mereka untuk tetap di puncak. CFG mengungkapkan bahwa pertandingan babak akhir akan menjadi penentu utama, terutama karena perbedaan skor yang tipis antara para unggulan.

Di divisi development, Hosono Yamato (Jepang) mempertahankan posisi teratas di kategori putra dengan skor 145 (1-over), sementara Sumire Andou (Jepang) berada di peringkat pertama divisi putri dengan total 148 (4-over). Amira Permadi, pegolf Jakarta, berada di peringkat kedua divisi putri dengan skor 151 (7-over), menunjukkan kompetitifnya turnamen ini.

Quinn, yang telah memimpin klasemen sejak hari pertama, menegaskan komitmennya untuk mempertahankan keunggulannya. Skor 66 (6-under) pada hari pertama diimbangi dengan 71 (1-under) hari kedua, mencerminkan konsistensi yang matang. Meski lawan-lawannya seperti Kanyarak dan Marisa masih mengejar, Quinn optimis akan menghadapi hari ketiga dengan strategi terbaik.

Di divisi putra, Parin Sarasmut menjadi pahlawan untuk Thailand. Skor 11-under pada hari kedua memperkuat dominasinya, terutama karena ketangguhan ia menunjukkan sepanjang pertandingan. Pegolf Korea, Jaehyun Park, berada di peringkat ketiga dengan 139 (5-under), mencoba mengejar selisih skor yang terjaga. "Saya ingin mengejar Parin, tetapi saya juga percaya diri dengan kekuatan saya sendiri," kata Park.

Sebagai bagian dari Latest Program, MCGJWC 2026 terus menghadirkan momen-momen menarik. Permainan peserta dari berbagai negara menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya tentang keahlian teknik, tetapi juga adaptasi terhadap tantangan lapangan. CFG berharap para peserta bisa menunjukkan semangat luar biasa hingga putaran final.