Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

New Policy: Menpora harapkan IESPA terus memacu pertumbuhan industri esports

Published June 6, 2026 · Updated June 6, 2026 · By Linda Martin

New Policy: Menpora Harapkan IESPA Terus Memacu Pertumbuhan Industri Esports

New Policy diumumkan dalam acara pelantikan pengurus baru Indonesia EsportS Association (IESPA) oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Dalam pidatonya, Menpora menegaskan bahwa organisasi esports ini harus terus menjadi motor penggerak dalam mengembangkan sektor olahraga digital di Indonesia. "Esports memiliki potensi besar untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional, terutama melalui investasi swasta dan kerja sama pemerintah," ujarnya. Kebijakan baru ini bertujuan memperkuat ekosistem esports, memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, dan mengintegrasikan olahraga digital ke dalam strategi nasional.

Pertumbuhan Esports dan Kontribusi Ekonomi

"Industri esports Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan, yang semakin diakui sebagai bagian dari ekonomi kreatif," tambah Erick Thohir. Menurutnya, sektor ini telah menunjukkan pertumbuhan global mencapai delapan persen per tahun. "Dengan New Policy, kita bisa memastikan bahwa ekosistem esports tidak hanya berkembang dalam jumlah peserta, tetapi juga memperkuat keberlanjutan dan daya saing di tingkat internasional," jelasnya. Kebijakan ini menekankan peran IESPA dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan infrastruktur, serta menarik partisipasi masyarakat luas.

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta

Menpora menyoroti bahwa keberhasilan industri esports tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah dan kalangan swasta. "New Policy ini dirancang untuk memfasilitasi kemitraan yang lebih erat antara sektor publik dan privat, agar ekosistem esports tumbuh secara berkelanjutan," katanya. Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir juga mengingatkan pentingnya peran IESPA sebagai penghubung antara para pemain, sponsor, dan pembuat kebijakan. Ia menegaskan bahwa dukungan dari pihak-pihak terkait akan membantu mempercepat pertumbuhan industri ini.

Dalam pidato yang sama, Menpora menekankan bahwa IESPA harus lebih aktif dalam merancang strategi berdasarkan kondisi lokal. "IESPA perlu memahami dinamika ekonomi dan demografi setiap daerah agar program yang dijalankan relevan dan berdampak nyata," ujarnya. Ia menambahkan, dengan jumlah penduduk muda yang terus meningkat, esports bisa menjadi sarana untuk menumbuhkan ekonomi kreatif dan mengurangi kesenjangan digital di berbagai wilayah Indonesia.

Ketua IESPA periode 2026-2031, Ibnu Riza, menyambut baik kebijakan baru ini. "New Policy membuka peluang lebih besar bagi IESPA untuk meningkatkan kualitas pertandingan, infrastruktur, dan pelatihan atlet," katanya. Ibnu Riza juga menekankan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci untuk menjangkau masyarakat lebih luas. "Kita harus memastikan bahwa esport tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga alat pembangunan yang berdampak pada ekonomi lokal," tambahnya.

Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa keberhasilan New Policy bergantung pada komitmen bersama. "IESPA perlu memastikan program-program yang dijalankan selaras dengan kebutuhan ekonomi dan demografi setiap wilayah," ujarnya. Dalam beberapa tahun terakhir, industri esports Indonesia telah berkembang pesat, dengan partisipasi masyarakat yang semakin luas dan turnamen yang beragam. Kebijakan ini diharapkan menjadi pendorong untuk memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional sebagai negara yang inovatif dalam sektor olahraga digital.

Dalam kesimpulan, New Policy menjadi pengingat bahwa esport adalah bagian integral dari transformasi ekonomi Indonesia. "Kita harus melihat esport bukan hanya sebagai hiburan, tetapi sebagai sumber pendapatan dan pengembangan keahlian," kata Menpora. Dengan strategi yang tepat, IESPA diharapkan menjadi penggerak utama dalam membangun industri yang menjanjikan ini. "New Policy akan menjadi alat untuk menciptakan ekosistem esports yang sehat dan berkelanjutan," pungkasnya.