Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Porprov NTB jadi momentum tingkatkan kesiapan PON 2028

Published July 17, 2026 · Updated July 17, 2026 · By Sandra Jones

Porprov NTB XII 2026: Momentum Penting untuk PON 2028

Porprov NTB jadi momentum tingkatkan kesiapan - Mataram kembali menjadi pusat perhatian nasional saat Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII tahun 2026. Acara yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur NTB pada Kamis petang ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar pesta olahraga regional. Gubernur Iqbal menegaskan bahwa penyelenggaraan ajang ini merupakan bagian integral dari proses besar mempersiapkan NTB sebagai salah satu tuan rumah bersama NTT dan DKI Jakarta untuk PON XXII 2028.

Keberhasilan NTB mendapatkan kepercayaan sebagai tuan rumah bersama dua wilayah lain merupakan hasil kerja keras yang telah lama dirintis oleh seluruh pemangku kepentingan. Seperti yang diumumkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir didampingi jajaran petinggi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat pada awal Juli 2026, pembagian peran ini membuka peluang emas bagi perkembangan olahraga di NTB. Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan rasa syukurna atas penerimaan Surat Keputusan (SK) tersebut.

"Alhamdulillah, akhirnya SK NTB sebagai tuan rumah sudah kita terima bersama NTT (Nusa Tenggara Timur) dan DKI Jakarta," kata Iqbal dalam pembukaan Porprov NTB XII 2026 di Lapangan Kantor Gubernur NTB, Mataram, Kamis petang.

Target Prestasi dan Tata Kelola untuk PON 2028

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa Porprov ini memiliki peran ganda yang sangat strategis. Di satu sisi, ajang ini menjadi wadah untuk mempersiapkan atlet-atlet yang akan berlaga di kancah nasional. Di sisi lain, penyelenggara dan perangkat pertandingan juga harus memastikan kesiapan daerah sebagai tuan rumah yang sukses. NTB memiliki dua target utama yang ingin dicapai pada PON 2028 mendatang. Pertama, memastikan peningkatan prestasi dibandingkan edisi sebelumnya dengan mengandalkan atlet-atlet lokal. Kedua, memenuhi amanat Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi penyelenggara PON terbaik dari segi tata kelola pemerintahan dan organisasi yang baik, bersih, serta bebas dari potensi masalah di kemudian hari.

Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, memberikan gambaran lengkap mengenai skala Porprov NTB XII 2026. Ajang ini diikuti oleh 4.860 atlet dan lebih dari 1.000 ofisial yang berkompetisi dalam 51 cabang olahraga. Untuk memastikan kelancaran pertandingan, 519 wasit, hakim, dan juri ditugaskan di berbagai lapangan. Mori juga menyebutkan bahwa sejumlah cabang olahraga baru dipertandingkan dalam Porprov NTB 2026 untuk menyesuaikan dengan PON 2028, seperti olahraga dirgantara atau aerosport.

"Atlet terbaik hasil Porprov ini akan kami siapkan dalam pemusatan latihan jangka panjang selama dua tahun. Fokus kami jelas meningkatkan prestasi dan mencapai target peringkat 5 besar pada PON 2028 nanti," kata Mori.

Pelaksanaan Porprov NTB 2026 tersebar di satu kota dan lima kabupaten, yakni Kota Mataram serta Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Sumbawa Barat. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, pelaksanaan Porprov diperkirakan menelan anggaran Rp14 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp8,8 miliar bersumber dari APBD, sedangkan sisanya dari dukungan sponsor perusahaan swasta maupun BUMN dan BUMD. Mori menegaskan bahwa penggunaan anggaran ini akan dibuka secara transparan dan tidak ada yang akan ditutup-tutupi, semuanya terbuka.

Porprov NTB 2026 juga diproyeksikan memberi dampak ekonomi signifikan bagi daerah dengan target perputaran uang lebih dari Rp100 miliar, meningkat 100 persen dibandingkan Rp50 miliar pada edisi 2023. Sektor perhotelan menjadi salah satu motor penggerak utama, dengan estimasi penggunaan lebih dari 4.200 kamar di berbagai wilayah penyelenggaraan. Belum lagi dari partisipasi UMKM. Antusiasme masyarakat yang tinggi, terutama pada cabang olahraga favorit seperti sepak bola, bola basket, bola voli indoor, dan beladiri, diprediksi akan menarik lebih dari 150.000 penonton sepanjang gelaran.

Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi kepada KONI NTB dan KONI kabupaten/kota dalam mempersiapkan atlet, termasuk dengan semua pihak yang membantu pelaksanaan Porprov. Dengan semangat dan persiapan yang matang, NTB optimis dapat menunjukkan performa terbaiknya di kancah nasional pada PON XXII 2028 mendatang. Porprov NTB jadi momentum tingkatkan kualitas olahraga daerah secara menyeluruh.