Special Plan: Juara dunia Bivol dan Smith harus sepakati pertarungan hingga 26 Juli
Special Plan: Bivol dan Smith Sepakati Pertarungan
Instruksi Resmi WBO untuk Negosiasi Kelas Berat Ringan
Special Plan - World Boxing Organization (WBO) telah mengeluarkan instruksi resmi kepada Dmitri Bivol dan Callum Smith agar segera menyelesaikan negosiasi pertarungan. Dalam kerangka Special Plan yang telah ditetapkan, kedua petinju kelas berat ringan ini memiliki batas waktu hingga 26 Juli untuk mencapai kesepakatan. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun media sosial Gustavo Olivieri, Presiden WBO, dan telah dikonfirmasi oleh sumber-sumber terpercaya di Jakarta pada hari Senin. Langkah ini menjadi bagian dari Special Plan yang bertujuan menyatukan sabuk-sabuk yang terpisah.
Menurut pernyataan resmi dari Olivieri, komite kejuaraan dunia telah memulai tahap negosiasi formal. Special Plan ini bukan sekadar prosedur biasa, melainkan langkah strategis untuk memastikan pertarungan kelas berat ringan WBO dapat segera terlaksana. Kedua petinju diharapkan dapat mencapai kesepakatan yang memuaskan semua pihak dalam periode waktu yang telah ditentukan sesuai dengan jadwal Special Plan.
Mekanisme dan Tujuan Special Plan
Special Plan yang diterapkan WBO memiliki dua tujuan utama dalam kasus ini. Pertama, petinju harus memenuhi kewajiban pertahanan gelar yang telah ditetapkan. Kedua, status juara sementara bagi Smith harus diakhiri melalui pertarungan melawan Bivol. Jika kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan sebelum batas waktu Special Plan berakhir, maka mekanisme lelang hak promotor atau purse bid akan dijalankan untuk menentukan penyelenggara pertarungan.
Situasi ini menjadi semakin menarik karena Bivol saat ini telah memegang tiga sabuk sekaligus, yaitu WBO, World Boxing Association (WBA), dan International Boxing Federation (IBF). Special Plan ini menunjukkan betapa tingginya tekanan yang dihadapi petinju Rusia tersebut untuk menjaga posisinya di puncak kelas berat ringan. Jika pertarungan dengan Smith akhirnya terwujud, maka Bivol akan dipaksa menjadi penantang wajib dalam rangkaian pertarungan beruntun.
Profil Bivol dan Target Special Plan
Petinju asal Rusia ini memiliki catatan prestasi yang cukup mengesankan dengan total 25 kemenangan, di mana 12 di antaranya diraih melalui knockout. Satu kekalahan menjadi catatan terbesarnya dalam karier. Pada akhir Mei 2026, Bivol berhasil mengakhiri masa absen selama hampir 18 bulan dengan meraih kemenangan telak melalui keputusan angka melawan Michael Eifert. Eifert sendiri merupakan penantang wajib dari IBF saat itu.
Setelah kemenangan tersebut, Bivol tidak ragu untuk menyatakan keinginannya. Ia menginginkan pertarungan ketiga melawan Artur Beterbiev, mantan juara yang juga merupakan petinju tak terkalahkan. Special Plan Bivol juga mencakup kemungkinan bertemu David Benavidez sebagai lawan potensial. Benavidez saat ini memegang gelar World Boxing Council (WBC) di kelas 175 pon. Keduanya telah berhadapan dua kali sebelumnya dengan hasil imbang 1-1.
Perjalanan Smith Menuju Special Plan
Callum Smith, yang sebelumnya merupakan juara kelas super menengah, belakangan ini terlihat kurang aktif dalam ring. Namun, ia berhasil membuktikan kualitasnya dengan memberikan kekalahan pertama kepada Joshua Buatsi pada tahun lalu. Kemenangan tersebut mengantarkan Smith meraih gelar interim kelas berat ringan WBO. Rekor Smith saat ini mencatatkan 31 kemenangan dengan 22 di antaranya melalui knockout, serta dua kekalahan.
Awalnya, Smith dijadwalkan untuk menghadapi David Morrell pada tanggal 18 April. Pemenang pertarungan tersebut akan menjadi penantang wajib untuk Bivol. Sayangnya, cedera tulang rusuk yang diderita selama kamp pelatihan memaksa Smith untuk mundur dari jadwal tersebut. Sebagai gantinya, Morrell memilih untuk menghadapi Zak Chelli pada tanggal 9 Mei. Sayangnya, Morrell kalah melalui penghentian di ronde ke-10, sehingga WBO memutuskan untuk memerintahkan Smith melawan Bivol sebagai langkah selanjutnya dalam Special Plan.
"Komite kejuaraan dunia WBO secara resmi telah memerintahkan dimulainya negosiasi untuk kejuaraan kelas berat ringan WBO antara juara dunia WBO Dmitry Bivol dan juara dunia interim Callum Smith," tulis Presiden WBO Gustavo Olivieri di akun media sosial resminya.
Kini, semua pihak menunggu perkembangan lebih lanjut. Special Plan ini menjadi momen krusial bagi kedua petinju. Jika Bivol ingin mempertahankan sabuk WBO-nya, maka menghadapi Smith menjadi satu-satunya pilihan. Sementara itu, Smith memiliki kesempatan emas untuk mengakhiri status interim-nya dan menjadi juara dunia penuh. Pertarungan ini diharapkan dapat segera terwujud sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh WBO dalam Special Plan.