Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Historic Moment: Bittime sebut minat investor RI terhadap tokenisasi saham AI meningkat

Published July 9, 2026 · Updated July 9, 2026 · By Sandra Jones

Historic Moment: Minat Investor RI pada Tokenisasi Saham AI Meningkat

Historic Moment — Platform perdagangan aset keuangan digital Bittime mencatat lonjakan minat investor Indonesia terhadap tokenisasi saham yang terhubung dengan sektor kecerdasan artifisial. Berdasarkan data internal perusahaan, sebagian besar aliran dana dari layanan Tokenized US Stocks kini dialokasikan ke saham-saham perusahaan teknologi AI. Fenomena ini menandai pergeseran preferensi investasi di kalangan masyarakat Indonesia yang semakin terbuka terhadap instrumen digital.

Untuk memastikan ekosistem ini terus berkembang secara sehat, Ryan Lymn, Direktur Operasional Bittime, menekankan bahwa penguatan regulasi merupakan fondasi krusial bagi pertumbuhan industri aset keuangan digital di Indonesia. Menurutnya, komitmen OJK dalam memperkuat IAKD memberikan kepastian hukum bagi pelaku industri untuk terus berinovasi.

"Kami melihat langkah ini akan mempercepat adopsi aset digital sekaligus memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap peluang investasi global melalui platform yang teregulasi," ujar Ryan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Sebelumnya, dalam Simposium Nasional dan Forum Konsultasi Stakeholder Pengembangan dan Penguatan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto yang diselenggarakan pada 2 Juli 2026, OJK menegaskan bahwa perkembangan teknologi, mulai dari AI hingga tokenisasi aset, memang membuka peluang besar bagi pengembangan sektor keuangan. OJK juga tengah menyusun Roadmap IAKD 2026–2031 yang mencakup pengembangan tokenisasi aset, stablecoin, keamanan siber, transaksi over-the-counter (OTC), hingga Single Investor Identifier (SID).

Historic Moment: Kondisi Pasar Kripto Global dan Diversifikasi Investasi

Sementara itu, di tengah perkembangan tersebut, pasar aset kripto global masih bergerak cenderung stagnan. Berdasarkan data CoinMarketCap pada Rabu (8/7), harga Bitcoin berada di kisaran 62.900 dolar AS atau turun 0,59 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi masih naik 6,61 persen dalam sepekan. Indeks Fear and Greed CoinMarketCap berada di level 27 atau kategori fear, membaik dibandingkan pekan sebelumnya yang masih berada pada level extreme fear.

Kondisi tersebut dinilai menunjukkan sebagian investor mulai mencari alternatif diversifikasi investasi yang memiliki eksposur terhadap tema pertumbuhan global, termasuk melalui tokenisasi saham. Bittime mencatat kepemilikan tokenisasi saham AS meningkat 106 persen dalam 48 jam setelah peluncuran fitur flexible staking untuk Tokenized US Stocks. Sebanyak 96 persen dana baru terkonsentrasi pada tokenisasi saham NVIDIA, Meta, dan Microsoft. Sementara itu, permintaan terhadap tokenisasi saham Apple, Google, Tesla, dan Amazon tercatat relatif lebih datar.

Selain itu, hampir 50 persen kepemilikan Tokenized US Stocks di Bittime langsung ditempatkan pada fitur Earn untuk memperoleh imbal hasil hingga 7 persen. Hal itu menunjukkan investor tidak hanya mencari eksposur terhadap saham global, tetapi juga peluang memperoleh imbal hasil dari aset digital. Melihat tingginya antusiasme tersebut, Bittime kembali menghadirkan kampanye Tokenized US Stocks pada pekan ini. Berdasarkan perilaku pengguna pada kampanye sebelumnya, SpaceX Token (SPCXX) dipilih sebagai insentif utama, sementara pengguna tetap dapat menikmati fitur Earn dengan reward hingga 7 persen.

Historic Moment: Prospek Jangka Panjang dan Akses Global

Ryan mengatakan tren tersebut menunjukkan investor Indonesia mulai lebih selektif dalam memilih sektor yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang. "Minat yang tinggi terhadap saham-saham bertema AI menunjukkan investor Indonesia mulai berinvestasi berdasarkan tema pertumbuhan global. Tokenisasi aset membuat akses terhadap peluang investasi global menjadi lebih mudah, efisien, dan inklusif," ujar Ryan.

Adapun sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), Bittime terus memperluas akses masyarakat terhadap investasi global melalui Tokenized US Stocks. Sejalan dengan data OJK yang mencatat jumlah konsumen aset keuangan digital dan aset kripto telah mencapai 22,4 juta, data awal Bittime menunjukkan inovasi tokenisasi aset mulai mendapat respons positif dari investor Indonesia, khususnya untuk memperoleh eksposur pada perusahaan-perusahaan yang menjadi pemimpin perkembangan teknologi AI.

Perkembangan ini tidak hanya mencerminkan kepercayaan terhadap platform digital, tetapi juga menunjukkan bahwa investor Indonesia semakin memahami nilai dari diversifikasi portofolio melalui instrumen yang terhubung dengan pasar global. Dengan regulasi yang semakin matang dan dukungan teknologi, tokenisasi saham diprediksi akan menjadi salah satu pilar penting dalam ekosistem keuangan digital Indonesia di masa depan.