Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Latest Program: Menhub: Pembangunan peron kedua Stasiun JIS ditargetkan tuntas setahun

Published June 27, 2026 · Updated June 27, 2026 · By Richard Wilson

Menhub: Pembangunan peron kedua Stasiun JIS ditargetkan tuntas setahun

Latest Program - Di Jakarta, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa proyek pembangunan peron kedua Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) akan rampung dalam jangka waktu paling lama satu tahun. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas layanan transportasi kereta api serta memudahkan akses masyarakat ke area Jakarta Utara. Dalam sesi wawancara bersama media yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (26/6), Dudy mengungkapkan bahwa meskipun saat ini stasiun tersebut hanya memiliki satu peron, pemerintah provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk menyelesaikan peron kedua dalam waktu satu tahun.

Respons cepat dari Pemda DKI Jakarta

Kata Menhub, ia mengapresiasi respons yang cepat dari Pemda DKI Jakarta terhadap pembangunan Stasiun JIS. "Stasiun JIS memang baru satu peronnya, tapi kami yakin Pemda bisa menyelesaikan peron kedua dalam waktu yang cukup singkat," ujarnya. Menurut Dudy, kecepatan pihak DKI Jakarta dalam menangani proyek ini menjadi faktor utama yang mendukung realisasi target tersebut. Ia menambahkan bahwa keterlibatan gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, memastikan pelaksanaan proyek berjalan efisien.

“Sesuai dengan komitmen Pemda, dan saya percaya itu, kemarin Lebaran kalau enggak salah, saya bicara dengan Gubernur bisa diwujudkan dalam waktu yang cukup cepat,” tutur Menhub. “Beliau minta setahun, tapi saya yakin Bapak Gubernur insya Allah bisa merealisasikan sebelum satu tahun, melihat dari apa yang beliau lakukan pada pembangunan stasiun yang ada sekarang,” tambahnya.

Menhub juga menjelaskan bahwa keberadaan Stasiun JIS diharapkan menjadi pusat transportasi yang memudahkan pengunjung menuju Jakarta International Stadium maupun kawasan wisata Ancol. Stasiun tersebut, yang baru diresmikan bersama Pemda DKI Jakarta pada Senin (22/6), dirancang untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum karena lokasinya dekat dengan venue pertandingan dan atraksi wisata. Kehadiran stasiun ini, katanya, akan meningkatkan kenyamanan pengguna dalam bergerak di sekitar area tersebut.

Menurut Dudy, selain mempermudah akses ke JIS, stasiun ini juga akan memperkuat koneksi antarmoda. Ia menyebut bahwa pengelola Ancol berencana menyediakan layanan pengumpan dari Stasiun JIS ke Dunia Fantasi, sehingga memastikan mobilitas pengunjung lebih lancar. "Kehadiran stasiun ini akan memungkinkan fasilitas transportasi yang lebih terintegrasi, baik yang disediakan oleh Pemda DKI Jakarta maupun Ancol," jelasnya.

Dalam menunjang fungsi stasiun, Menhub juga menegaskan bahwa operasional kereta api akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, terutama selama event besar di JIS. Ia menuturkan bahwa jam operasional akan diperpanjang untuk memenuhi permintaan pengunjung yang datang dan pulang dari lokasi acara. "Sekarang jam operasional tutup pukul 9.30 malam, tapi ketika ada event, kita akan memperpanjang jamnya agar seluruh pengunjung memiliki akses transportasi yang memadai," kata Menhub.

Proyek Stasiun JIS, yang merupakan bagian dari strategi pengembangan infrastruktur transportasi di Jakarta Utara, diharapkan mampu menjadi solusi untuk mengatasi masalah kemacetan di sekitar kawasan tersebut. Dudy memaparkan bahwa dengan dua peron yang siap digunakan, kapasitas penumpang akan meningkat, sehingga mengurangi beban lalu lintas kendaraan pribadi. "Kehadiran stasiun ini juga akan membuka peluang untuk pengembangan transportasi umum di daerah lain, karena JIS menjadi titik pusat aktivitas besar di Jakarta," ujarnya.

Sebelumnya, Menhub bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah meresmikan Stasiun JIS di Sunter, Jakarta Utara, pada Senin (22/6). Peresmian tersebut diharapkan mempercepat pengoperasian layanan transportasi yang terintegrasi. Dudy menekankan bahwa kemitraan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan proyek ini. "Kerja sama yang baik antara Menhub dan Pemda DKI Jakarta akan memastikan stasiun JIS bisa memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," katanya.

Menhub juga menyebutkan bahwa pembangunan Stasiun JIS tidak hanya berdampak pada akses ke venue pertandingan, tetapi juga pada pengembangan ekonomi lokal. Ia berharap stasiun ini akan menjadi pemicu pertumbuhan bisnis di sekitar area Ancol dan kawasan sekitarnya. "Dengan fasilitas transportasi yang memadai, masyarakat akan lebih mudah beraktivitas di sekitar sana, termasuk mengakses tempat-tempat wisata dan pusat-pusat kegiatan," tutur Menhub.

Proyek ini juga dianggap sebagai contoh sukses kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelesaikan infrastruktur yang strategis. Dudy menegaskan bahwa komitmen untuk membangun peron kedua dalam waktu satu tahun adalah bukti keberlanjutan program pengembangan transportasi umum. "Saya percaya bahwa dengan semangat kerja yang tinggi, target tersebut bisa dicapai lebih cepat dari jadwal awal," katanya.