What Happened During: XXI hadirkan instalasi berbagai karakter mainan sambut Toy Story 5
XXI Hadirkan Instalasi Bertema Karakter Mainan untuk Sambut Rilis Toy Story 5
What Happened During - Jakarta, pada Senin (18/6) waktu setempat, Cinema XXI menghadirkan sejumlah instalasi menarik yang menggambarkan karakter-karakter dari film animasi Toy Story 5, yang akan segera tayang di bioskop Indonesia pada 17 Juni 2026. Kebanggaan ini menjadi bagian dari upaya XXI untuk memperkaya pengalaman penonton sebelum menyaksikan film yang menghadirkan kembali dunia mainan yang penuh cerita. Berbagai elemen yang disajikan dirancang secara detail, dengan tata letak yang rapi dan nuansa yang menyerupai dunia film. Para pengunjung bisa berfoto di berbagai stan yang terletak di Mal Gandaria City, Jakarta, sebagai simbol menyambut film ini.
Instalasi Menarik di Zona Lilypad
Di salah satu stan pertama, pengunjung akan bertemu dengan karakter baru yang menjadi pusat perhatian, yaitu Lilypad. Karakter ini ditampilkan dengan kreativitas yang memikat, lengkap dengan detail bingkai warna biru yang memberi kesan misterius. Dalam stan tersebut, tulisan besar "Selamat Datang di Kamar Bonnie" menjadi pengingat akan alur cerita film. Sebagai pendahulu, area ini memperkenalkan Lilypad sebagai tablet pintar milik Bonnie, yang menjadi faktor utama dalam konflik di film. Tampilan ruang ini menyerupai kamar anak perempuan, dengan dekorasi bunga-bunga yang ditemani warna-warna cerah, menciptakan suasana yang ramah dan penuh kejutan.
Di bagian luar zona Lilypad, para pengunjung disambut oleh sekelompok karakter yang terkenal dari seri sebelumnya. Andy, Buzz, dan Jessie diberi kesempatan untuk menampilkan kehadirannya dengan menunggang kuda favorit mereka, Bullseye. Rekayasa visual ini menunjukkan hubungan yang harmonis antara karakter-karakter klasik dan alur baru dalam film. Selain itu, ada stan lain yang menjadi pusat pameran figurasi, di mana berbagai bentuk karakter seperti Rex, Trixie, Dolly, dan trio Peas in a Pod dipaparkan dalam bentuk tampilan lampu sorot biru. Desain ini menekankan keterlibatan karakter-karakter yang dianggap sebagai bagian penting dari dinamika film.
Karakter Unik yang Membawa Nuansa Baru
Bergerak ke sisi lain, instalasi terletak dekat studio IMAX yang memberi nuansa megah untuk menunjukkan kekuatan teknologi dalam film ini. Di sana, pengunjung bisa melihat permainan ruang yang memadukan elemen klasik dan inovatif. Misalnya, stan kamar anak-anak menyajikan koper mainan, balok kayu dengan huruf, serta bendera segitiga warna-warni yang menjadi simbol keceriaan karakter. Sticky notes berwarna cerah juga hadir, menggambarkan eksplorasi kecil dari dunia mainan yang bermakna dalam narasi.
Dalam film Toy Story 5, Lilypad memainkan peran penting sebagai penggangu utama bagi Woody, Buzz, dan Jessie. Menurut laman resmi Cinema XXI, film ini menceritakan pertarungan antara mainan tradisional dan gadget canggih yang bisa merubah cara bermain anak-anak. Konflik ini diangkat sebagai tema utama, di mana Lilypad menjadi simbol perubahan zaman. Dalam beberapa bagian, karakter-karakter seperti Rex, Trixie, dan Dolly diperlihatkan dengan senyuman manis, seolah memberi sinyal bahwa mereka tetap relevan dalam dunia yang berkembang.
"Film ini mempertanyakan apakah waktu bermain anak-anak akan tetap sama seperti sebelumnya, terlepas dari hadirnya teknologi baru," tulis People pada Kamis (19/2) waktu setempat. Pernyataan ini dianggap sebagai penekanan pada pentingnya pertahankan nilai mainan dalam kehidupan sehari-hari.
Instalasi XXI juga menjadi ruang untuk memperkenalkan alur cerita yang lebih dalam. Misalnya, satu stan menampilkan kamar Bonnie dengan interior yang menggambarkan kehidupan seorang anak perempuan yang kreatif dan berbakat. Kombinasi bunga-bunga indah, warna-warna ceria, dan elemen-elemen yang terinspirasi dari karakter membuat ruang ini menjadi tempat yang menarik untuk dijelajahi. Selain itu, para pengunjung bisa merasakan interaksi langsung dengan karakter-karakter melalui berbagai elemen, seperti tembok yang berubah warna sesuai permainan dan benda-benda yang bisa dipegang.
Meski berbeda dalam tampilan, semua instalasi dirancang agar memberi kesan serupa dari film. Penerapan detail, seperti nuansa ceria, tata ruang yang menyenangkan, dan elemen-elemen yang bisa diakses oleh anak-anak, menjadi ciri khas dari rancangan ini. Dengan konsep yang memadukan antara realitas dan imajinasi, Cinema XXI ingin menjadikan pengalaman berfoto sebagai bagian dari narasi film. Para pengunjung diharapkan merasa seperti menjelajahi dunia Toy Story 5 secara langsung.
Upaya Membangun Kesadaran Masyarakat
Menurut laman People, Toy Story 5 menceritakan tantangan yang dihadapi para mainan ketika Lilypad, sebagai tablet pintar, mendapatkan popularitas yang luar biasa. Alur cerita ini berfokus pada perubahan preferensi anak-anak, yang kini lebih tertarik pada teknologi daripada mainan tradisional. Dengan menampilkan konflik ini dalam bentuk visual, Cinema XXI ingin membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menghargai mainan sekaligus mengenal dunia digital.
Instalasi juga mencakup penggunaan warna yang menyatu dengan tema cerita. Misalnya, biru menonjolkan keberadaan Lilypad sebagai simbol modernitas, sementara warna-warna cerah seperti kuning dan merah memberi energi pada karakter-karakter yang ingin tetap relevan. Penataan ini menciptakan ruang yang menarik, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Selain itu, desain di stan-stan dibuat agar memudahkan pengunjung dalam berfoto, dengan variasi sudut dan tata tempat yang memperkaya pengalaman.
Dalam persiapan ini, Cinema XXI mengungkap bahwa mereka menempatkan rancangan khusus untuk menghadirkan suasana yang sejalan dengan pesan film. Salah satu penekanan utama adalah pertanyaan tentang masa depan mainan, yang dianggap sebagai tema filosofis dalam film. Dengan menampilkan Lilypad sebagai karakter utama, XXI ingin memperlihatkan bagaimana teknologi bisa memengaruhi kehidupan anak-anak.
Pengalaman Interaktif untuk Pengunjung
Pengunjung Mal Gandaria City yang datang ke area XXI akan merasakan sensasi eksplorasi yang berbeda. Setiap stan dirancang dengan konsep yang menyatu, sehingga pengalaman berfoto tidak hanya sekadar selfie, tetapi juga menjadi bagian dari narasi. Dengan memasukkan elemen-elemen seperti koper mainan dan bendera segitiga, XXI mengajak pengunjung merasakan dunia yang lebih kaya dari film ini.
Selain itu, penggunaan teknologi canggih dalam desain instalasi menunjukkan konsistensi dengan tema film. Lampu sorot yang berwarna biru, misalnya, menjadi penekanan pada kecanggihan Lilypad. Namun, elemen klasik seperti sticky notes dan bunga-bunga juga hadir, mengingatkan bahwa mainan tetap memiliki nilai yang tidak tergantikan. Kombinasi ini dianggap sebagai pendekatan yang seimbang, baik untuk menarik perhatian anak-anak maupun menyampaikan pesan filosofis film.
Dengan rancangan yang mendetail, Cinema XXI berharap instalasi ini tidak hanya memikat pengunjung, tetapi juga memperkaya pengalaman sebelum menyaksikan film. Para penggemar animasi, terutama dari seri Toy Story, akan merasakan kehangatan nostalgia yang disertai inovasi baru. Konsep ini diharapkan menjadi cikal bakal promosi film yang lebih menyentuh, karena memadukan antara dunia