Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Latest Facts: Polri tukar buronan dengan Kepolisian China

Published July 14, 2026 · Updated July 14, 2026 · By David Garcia

Operasi Pertukaran Tahanan Antar Negara: Polri dan Kepolisian China Berhasil Sepakat

Latest Facts - Kepolisian Negara Republik Indonesia telah menyelesaikan sebuah operasi penting melalui kerja sama internasional yang signifikan. NCB Interpol Indonesia, yang merupakan kantor pusat nasional untuk Interpol di Indonesia, berhasil melaksanakan proses pertukaran buronan dengan pihak Kepolisian China. Kegiatan ini melibatkan pemulangan beberapa tersangka yang telah melarikan diri ke negara masing-masing selama periode tertentu. Latest Facts mencatat bahwa operasi ini merupakan bukti nyata efektivitas kerja sama bilateral dalam menangani kejahatan lintas batas negara.

Brigadir Jenderal Polisi Untung Widyatmoko, yang menjabat sebagai Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divisi Hubinter Polri, memberikan penjelasan resmi mengenai perkembangan terbaru ini. Dalam keterangannya yang disampaikan di Jakarta pada hari Selasa, ia menguraikan rincian lengkap mengenai jumlah dan identitas para buronan yang terlibat dalam proses ini. Latest Facts melaporkan bahwa penjelasan tersebut memberikan gambaran komprehensif tentang mekanisme pertukaran tahanan yang telah berlangsung.

Rincian Proses Pemulangan Para Tersangka

Menurut keterangan dari pejabat Polri tersebut, NCB Interpol Indonesia bertanggung jawab memulangkan tiga warga negara China yang sebelumnya melarikan diri ke Indonesia. Di sisi lain, Kepolisian China juga menyerahkan satu buron warga negara Indonesia yang selama ini bersembunyi di wilayah negara tirai bambu tersebut. Latest Facts mengonfirmasi bahwa proses ini melibatkan koordinasi ketat antara kedua negara untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasi.

"Ketiga buronan warga negara China diserahterimakan kepada Kepolisian China," ucapnya.

Proses kepulangan para buronan warga negara China dilakukan melalui dua keberangkatan terpisah. Keberangkatan pertama membawa dua tersangka dengan inisial ZR dan LZ menuju Bandara Internasional Baiyun di kota Guangzhou. Kedua tersangka tersebut tiba di tujuan pada hari Jumat pagi tanggal 10 Juli. Latest Facts menambahkan bahwa setiap keberangkatan dilengkapi dengan dokumen resmi dan pendampingan petugas yang memadai.

Sementara itu, tersangka ketiga dengan inisial HZ diterbangkan menggunakan keberangkatan kedua dan berhasil tiba di China pada hari Sabtu tanggal 11 Juli. Seluruh proses penerbangan dan serah terima telah berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. Latest Facts mencatat bahwa tidak ada kendala berarti selama proses transportasi para tersangka berlangsung.

Tersangka Indonesia Kembali ke Tanah Air

Berbeda dengan para tersangka China, buron warga negara Indonesia dengan inisial KT tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang berlokasi di Kota Tangerang pada hari Senin malam tanggal 13 Juli. Tersangka ini memiliki keterkaitan dengan tindak pidana penipuan atau penggelapan yang sedang diselidiki oleh pihak berwenang. Latest Facts melaporkan bahwa KT telah menjalani proses hukum di China sebelum akhirnya dipulangkan ke Indonesia.

Setelah menerima KT di bandara, NCB Interpol Indonesia langsung menyerahkan tersangka tersebut kepada penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri. Proses pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti dan menyelesaikan kasus yang sedang berlangsung. Latest Facts menambahkan bahwa penyidik akan melakukan interogasi mendalam untuk memperkuat bukti-bukti yang telah ada.

Profil dan Latar Belakang Zheng Rongjing

Tersangka ZR yang merupakan Zheng Rongjing merupakan buron yang ditangkap saat sedang hendak memasuki wilayah Indonesia. Ia dikenal sebagai tersangka dalam kasus penipuan daring atau online scam yang melibatkan jaringan internasional. Asal-usul tersangka ini berasal dari kota Beijing. Latest Facts mengungkap bahwa Zheng Rongjing telah beroperasi di berbagai negara Asia Tenggara sebelum akhirnya tertangkap di Indonesia.

Identitas lengkap Zheng Rongjing diungkap oleh NCB Interpol Indonesia melalui konferensi pers yang diselenggarakan pada tanggal 26 Juni 2026. Pengungkapan identitas ini merupakan hasil dari proses investigasi yang panjang dan sistematis. Latest Facts mencatat bahwa pengungkapan ini dilakukan setelah melalui verifikasi intensif dengan pihak berwenang China.

Penangkapan Zheng bermula ketika NCB Interpol Beijing mengajukan permintaan resmi kepada NCB Interpol Indonesia pada tanggal 5 Maret 2026. Permintaan tersebut bertujuan untuk melacak keberadaan dan menangkap Zheng Rongjing yang diduga kuat merupakan pemain besar dalam tindak pidana penipuan daring. Kasus ini menunjukkan pentingnya kerja sama internasional dalam memberantas kejahatan lintas batas negara. Latest Facts menambahkan bahwa operasi ini menjadi preceden positif untuk kerja sama masa depan antara kedua negara dalam menangani berbagai jenis kejahatan internasional.