Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Baznas salurkan paket selimut dan alas tidur untuk pengungsi gempa NTT

Published September 12, 2026 · Updated September 12, 2026 · By Linda Martin - fukushimask.com

Foto : Linda Martin - fukushimask.com

Baznas Kirim 550 Paket Selimut dan Alas Tidur bagi Penyintas Gempa di NTT

Fukushimask.com – Upaya pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi gempa bumi di Nusa Tenggara Timur terus dilakukan melalui penyaluran bantuan perlengkapan tidur. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mendistribusikan 550 paket berisi selimut dan alas tidur ke sejumlah lokasi pengungsian di Kabupaten Nagekeo, Ende, dan Manggarai.

Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu para penyintas yang masih menjalani masa pengungsian. Selimut dan alas tidur menjadi kebutuhan penting karena dapat memberi perlindungan serta ruang istirahat yang lebih layak bagi keluarga terdampak bencana.

"Pendistribusian selimut dan alas tidur ini merupakan langkah responsif Baznas untuk memastikan para pengungsi mendapatkan perlindungan serta kenyamanan yang layak di lokasi pengungsian," kata Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad.

Penyaluran Menjangkau Tiga Kabupaten

Dari total bantuan yang disiapkan, 355 paket disalurkan ke beberapa titik di Kabupaten Nagekeo. Penyaluran berikutnya mencakup 145 paket untuk warga di Dusun Nioniba, Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende.

Sebanyak 50 paket lainnya diberikan kepada pengungsi di Desa Wae Mulu, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai. Pembagian ke beberapa wilayah ini diarahkan agar kebutuhan perlengkapan dasar dapat menjangkau penyintas di titik-titik pengungsian yang terdampak.

Dalam situasi kedaruratan, bantuan nonpangan seperti selimut, alas tidur, terpal, serta perlengkapan kebersihan memiliki fungsi yang tidak kalah penting dari makanan siap saji. Barang-barang tersebut membantu pengungsi menjaga kenyamanan saat beristirahat dan menjalani aktivitas sehari-hari di tempat sementara.

Bantuan Logistik dan Layanan Kemanusiaan

Idy menyampaikan Baznas akan terus berupaya menyediakan bantuan logistik yang paling diperlukan para penyintas gempa. Fokusnya adalah mendukung kebutuhan mendasar masyarakat selama penanganan darurat bencana masih berlangsung.

"Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengulurkan tangan membantu serta memanjatkan doa terbaik bagi keselamatan dan ketabahan para korban gempa di Nusa Tenggara Timur," ucap Idy Muzayyad.

Sebelum penyaluran paket selimut dan alas tidur tersebut, Baznas telah menjalankan sejumlah layanan kemanusiaan bagi warga terdampak. Bantuan makanan telah mencapai 79.450 porsi yang disediakan melalui 14 titik dapur umum.

Selain makanan, layanan dapur air juga dioperasikan di delapan titik. Ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari merupakan bagian penting dari dukungan di lokasi pengungsian, terutama untuk menunjang aktivitas memasak, kebersihan, dan kebutuhan keluarga.

Pelayanan kesehatan turut diberikan kepada 619 pasien dari sembilan lokasi. Kehadiran layanan ini membantu pengungsi memperoleh pemeriksaan dan penanganan kesehatan selama berada di area terdampak gempa.

Fasilitas Darurat untuk Warga Terdampak

Rangkaian bantuan Baznas juga mencakup pembangunan empat masjid darurat dan satu sekolah darurat. Fasilitas tersebut dihadirkan untuk membantu masyarakat tetap memiliki ruang ibadah serta tempat kegiatan belajar dalam kondisi yang terbatas.

Di sisi hunian, Baznas menyediakan lima unit hunian sementara atau huntara. Lembaga itu juga membangun satu jembatan darurat sebagai bagian dari dukungan sarana yang dibutuhkan warga di kawasan terdampak.

Bantuan keluarga yang telah diberikan meliputi 1.083 Paket Logistik Keluarga atau PLK, 553 paket hygiene kit, serta 51 paket terpal. Paket logistik dapat membantu pemenuhan kebutuhan rumah tangga, sementara hygiene kit mendukung kebersihan pribadi dan terpal dapat digunakan sebagai perlindungan tambahan di lokasi pengungsian.

Perhatian terhadap kondisi psikologis penyintas juga menjadi bagian dari respons kemanusiaan. Baznas telah memberikan dukungan psikososial kepada 135 jiwa. Pendampingan semacam ini penting bagi warga yang menghadapi perubahan besar setelah bencana, termasuk kehilangan tempat tinggal atau harus tinggal sementara di pengungsian.

Untuk menunjang komunikasi dan kebutuhan perangkat elektronik, satu unit layanan internet serta pengisian daya baterai gratis turut disediakan. Akses tersebut dapat membantu pengungsi tetap berkomunikasi dengan keluarga maupun memperoleh informasi yang diperlukan selama masa tanggap darurat.

Penyaluran bantuan yang mencakup pangan, kesehatan, tempat tinggal sementara, perlengkapan dasar, hingga dukungan psikososial menunjukkan bahwa kebutuhan penyintas bencana tidak hanya terbatas pada satu jenis bantuan. Bagi warga yang masih berada di pengungsian, keberadaan selimut dan alas tidur menjadi tambahan dukungan praktis agar mereka dapat beristirahat dengan lebih aman dan nyaman.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Baznas salurkan paket selimut dan alas?

Baznas salurkan paket selimut dan alas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Baznas salurkan paket selimut dan alas matter?

Baznas salurkan paket selimut dan alas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.