Dinsos Garut bantu pemulangan satu korban baru insiden KM Virgo
Dinsos Garut Bantu Pemulangan Satu Korban Baru Insiden KM Virgo
Fukushimask.com – Dinsos Garut bantu pemulangan satu korban baru insiden KM Virgo Transport 8, yakni jenazah Iyus (50), warga Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, untuk dimakamkan oleh keluarga.
Pendampingan dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Sosial sebagai bentuk dukungan kepada keluarga korban. Proses pemulangan mencakup koordinasi hingga jenazah tiba di Garut dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Iyus merupakan satu dari 12 korban tambahan yang ditemukan tim Search and Rescue gabungan di Banjarmasin pada Jumat, 2 Oktober 2026. Setelah identitas korban dipastikan, jenazah segera dibawa ke Garut agar keluarga dapat melaksanakan pemakaman.
“Almarhum Iyus (50) ini berasal dari Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut sudah diantarkan tadi pagi,” kata Kepala Dinsos Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, di Garut, Sabtu.
Jenazah Tiba di Karangpawitan
Jenazah Iyus tiba di Kecamatan Karangpawitan sekitar pukul 12.00 WIB. Kedatangan almarhum didampingi perwakilan Dinsos Garut, aparatur pemerintah setempat, dan tokoh masyarakat sebelum dimakamkan di wilayah keluarga korban.
“Jenazah sudah diantarkan tadi, tiba sekitar pukul 12.00 WIB ya, ke Karangpawitan dan sudah dimakamkan,” ujar Marlinda.
Bagi keluarga, pemulangan korban menjadi tahapan penting setelah masa pencarian dan identifikasi. Kepastian identitas memungkinkan keluarga memberikan penghormatan terakhir serta mengurus pemakaman sesuai kebutuhan dan tradisi setempat.
Dinsos Garut bantu pemulangan satu korban tersebut juga disertai penyaluran bantuan sosial untuk keluarga Iyus. Pemerintah Kabupaten Garut memberikan satu paket bantuan sosial serta santunan uang sebesar Rp2 juta untuk keperluan pemulasaraan.
“Dari Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Sosial sudah memberikan satu paket bantuan sosial, dan santunan uang Rp2 juta untuk pemulasaraan,” kata Marlinda.
Tiga Warga Garut Meninggal, Sembilan Masih Dicari
Iyus tercatat sebagai korban ketiga asal Garut yang dipastikan meninggal dunia dalam insiden KM Virgo Transport 8. Sebelumnya, dua warga Garut lainnya, Risyan Kurnia (29) dan Erik Maosul Latip (38), telah lebih dahulu ditemukan, dipulangkan, dan dimakamkan oleh keluarga masing-masing.
Insiden kapal di Laut Jawa tersebut terjadi pada 13 September 2026 dan melibatkan 22 warga Kabupaten Garut. Sebanyak 10 orang ditemukan dalam keadaan selamat, sementara tiga orang meninggal dunia setelah korban Iyus berhasil diidentifikasi.
Hingga perkembangan terakhir, sembilan warga Garut lainnya masih belum ditemukan. Dinas Sosial Kabupaten Garut menunggu informasi serta arahan resmi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan terkait kelanjutan penanganan dan pencarian korban.
“Terkait seperti apa langkah selanjutnya, tapi kalau dari kita, kita menunggu saja, apa menjadi arahan dari pusat, sementara itu,” tutur Marlinda.
Pencarian korban yang belum ditemukan tetap menjadi perhatian keluarga dan pemerintah daerah. Informasi resmi dari otoritas pencarian sangat dibutuhkan agar keluarga memperoleh kepastian mengenai kondisi anggota keluarganya serta langkah yang perlu ditempuh selanjutnya.
Dalam peristiwa seperti ini, pendampingan sosial berperan membantu keluarga menghadapi masa duka dan kebutuhan mendesak setelah korban ditemukan. Dinsos Garut bantu pemulangan satu korban Iyus sebagai bagian dari dukungan pemerintah daerah kepada warga yang terdampak insiden KM Virgo Transport 8.
FAQ Pemulangan Korban KM Virgo di Garut
Apa bantuan yang diterima keluarga korban? Keluarga Iyus menerima satu paket bantuan sosial dan santunan uang sebesar Rp2 juta untuk kebutuhan pemulasaraan.
Di mana Iyus dimakamkan? Iyus dimakamkan di wilayah keluarga korban di Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.
Berapa warga Garut yang masih belum ditemukan? Setelah Iyus ditemukan dan diidentifikasi, sembilan warga Garut masih dinyatakan belum ditemukan dalam insiden tersebut.
Siapa yang menangani pencarian korban tersisa? Perkembangan pencarian menunggu informasi resmi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan serta arahan dari pihak terkait di tingkat pusat.