Kemenag ingatkan penghulu layanan akad nikah harus profesional-santun
Kemenag Tekankan Pelayanan Akad Nikah yang Profesional dan Berempati
Fukushimask.com – Kementerian Agama menegaskan pentingnya sikap profesional, santun, dan penuh penghormatan dalam seluruh layanan kepada masyarakat, terutama ketika mendampingi prosesi akad nikah. Penegasan ini disampaikan setelah beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan seorang penghulu tampak kesal kepada fotografer saat pelayanan akad nikah berlangsung.
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama Ahmad Zayadi menyampaikan bahwa akad nikah bukan sekadar rangkaian administrasi atau prosedur keagamaan. Bagi pasangan serta keluarganya, prosesi tersebut merupakan peristiwa sakral yang perlu dijalankan dalam suasana tertib, nyaman, dan khidmat.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang timbul. Akad nikah merupakan momen sakral bagi pasangan dan keluarga. Karena itu pelayanan harus membantu mereka menjalani prosesi dengan tenang, khidmat, dan penuh rasa hormat,” ujar Ahmad Zayadi di Jakarta, Senin.
Kemenag telah menindaklanjuti persoalan yang menjadi perhatian publik itu dengan menghimpun penjelasan dari pihak-pihak terkait. Kronologi peristiwa juga sedang ditelaah secara menyeluruh untuk menjadi bahan evaluasi terhadap kualitas pelayanan dan penentuan langkah lanjutan sesuai aturan yang berlaku.
SOP Menjadi Acuan bagi Setiap Petugas
Dalam layanan kepenghuluan, setiap petugas memiliki standar operasional prosedur yang harus dijalankan. Kepatuhan terhadap SOP dipandang penting agar pelayanan akad nikah berlangsung konsisten, tertib, dan mampu memberi kepastian bagi masyarakat yang menggunakan layanan KUA.
Zayadi menekankan bahwa dugaan pelanggaran terhadap prosedur tidak akan diabaikan. Pemeriksaan dapat dilakukan sesuai ketentuan apabila terdapat indikasi petugas tidak menjalankan standar layanan sebagaimana mestinya. Hasil pemeriksaan akan menentukan bentuk tindak lanjut yang diperlukan, mulai dari pembinaan hingga tindakan yang sepadan dengan tingkat pelanggaran.
“Jika ditemukan dugaan pelanggaran terhadap SOP, akan dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan. Apabila terbukti terjadi pelanggaran, akan ditindaklanjuti dengan pembinaan atau tindakan sesuai dengan tingkat pelanggarannya,” ujar Zayadi.
Kemenag juga telah menerima informasi bahwa penghulu yang terlibat telah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Proses mediasi dan mitigasi akan melibatkan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia atau APRI dengan pendekatan dialogis serta persuasif.
Pelibatan organisasi profesi itu menjadi bagian dari upaya pembinaan, bukan hanya untuk menyelesaikan persoalan yang muncul, melainkan juga untuk memperkuat kualitas pelayanan kepenghuluan secara lebih luas. Dialog diperlukan agar seluruh pihak dapat memahami posisi, tanggung jawab, serta tata tertib yang berlaku dalam suatu prosesi akad nikah.
Etika dan Komunikasi Menentukan Kualitas Layanan
Penghulu hadir pada salah satu momen paling penting dalam kehidupan pasangan dan keluarga. Karena itu, kemampuan menjalankan ketentuan teknis perlu berjalan seiring dengan kepekaan terhadap situasi, empati, serta komunikasi yang baik kepada semua pihak yang berada di lokasi akad.
Profesionalitas tidak hanya terlihat dari kecermatan memeriksa dokumen, menyampaikan ijab kabul, atau memastikan prosedur dipenuhi. Cara menyampaikan arahan, memilih tutur kata, dan merespons perbedaan pemahaman juga menjadi bagian penting dari pelayanan publik yang bermartabat.
“Masyarakat adalah pihak yang kita layani. Karena itu, mereka harus dihormati dan dimuliakan. Profesionalitas bukan hanya menyangkut ketepatan prosedur, tetapi juga sikap, tutur kata, dan cara kita berinteraksi,” ujarnya.
Dalam praktiknya, akad nikah dapat melibatkan banyak pihak, termasuk pasangan, wali, saksi, keluarga, dokumentasi, dan petugas pendukung lainnya. Setiap aturan yang berkaitan dengan kelancaran prosesi perlu dijelaskan secara terbuka dan santun agar tidak memunculkan kesalahpahaman di tengah suasana yang seharusnya penuh kebahagiaan.
Apabila terjadi perbedaan pandangan saat pelaksanaan, penghulu diharapkan mengutamakan komunikasi dan penghormatan. Pendekatan yang tenang dapat membantu menjaga kewibawaan prosesi tanpa mengabaikan kebutuhan pasangan maupun keluarga.
“Petugas layanan membawa wajah negara di hadapan masyarakat. Sikap dan tutur katanya harus mencerminkan pelayanan negara yang ramah, humanis, dan bermartabat,” katanya.
Pembinaan Berkelanjutan untuk Penghulu
Kemenag menilai peningkatan kemampuan penghulu perlu mencakup lebih dari aspek teknis. Penguatan etika profesi, pemahaman tentang pelayanan publik, dan kemampuan berkomunikasi secara humanis menjadi bagian penting dalam pembinaan. APRI bersama pembina profesi memiliki peran untuk memperkuat kapasitas tersebut.
Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah akan terus menjalankan pembinaan serta pemantauan kinerja penghulu secara berkelanjutan. Evaluasi diarahkan agar masyarakat dapat merasakan perbaikan nyata melalui layanan yang tertib, ramah, profesional, dan berkualitas.
Kemenag juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan maupun masukan. Setiap keluhan dipandang sebagai bahan penting untuk memperbaiki layanan, terutama pada layanan yang berkaitan langsung dengan peristiwa penting dalam kehidupan warga.
“Kami terbuka terhadap setiap pengaduan dan masukan masyarakat. Setiap laporan perlu didengar dan ditindaklanjuti sebagai dasar untuk memperbaiki pelayanan,” kata Zayadi.
Penguatan pembinaan tersebut diharapkan membuat layanan kepenghuluan semakin mampu menjaga ketepatan prosedur sekaligus menghadirkan suasana yang menghormati pasangan dan keluarganya. Dengan demikian, akad nikah dapat berlangsung sebagai momen sakral yang tertib dan memberi pengalaman pelayanan publik yang baik bagi masyarakat.
“Kami akan terus memperkuat pembinaan dan pemantauan agar layanan kepenghuluan semakin profesional, bermartabat, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Kemenag ingatkan penghulu layanan akad nikah?Kemenag ingatkan penghulu layanan akad nikah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Kemenag ingatkan penghulu layanan akad nikah matter?Kemenag ingatkan penghulu layanan akad nikah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.