Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Menkomdigi berharap Indonesia kembali jadi official broadcaster

Published July 20, 2026 · Updated July 20, 2026 · By Robert Davis - fukushimask.com

Foto : Robert Davis - fukushimask.com

Menkomdigi Berharap Indonesia Kembali Jadi Official Broadcaster Piala Dunia

fukushimask.com – Menkomdigi berharap Indonesia kembali jadi official broadcaster dalam penyelenggaraan Piala Dunia mendatang. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan aspirasi tersebut saat menghadiri acara nonton bareng final Piala Dunia di Medan pada hari Senin. Pernyataan ini mencerminkan optimisme tinggi terhadap potensi Indonesia untuk kembali menayangkan pertandingan-pertandingan sepak bola terbesar di dunia kepada masyarakat.

Sejarah Panjang dan Momen Bersejarah

Menurut Meutya Hafid, momen ini memiliki makna yang sangat spesial bagi bangsa Indonesia. Setelah melewati rentang waktu selama dua puluh empat tahun, Indonesia akan kembali menjadi broadcaster resmi Piala Dunia pada tahun 2026. Kehadiran Indonesia di kancah penyiaran internasional ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat. Menteri menjelaskan bahwa kemampuan untuk menayangkan ulang pertandingan-pertandingan penting merupakan kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan.

Setelah 24 tahun, pada 2026 ini kita kembali menjadi broadcaster Piala Dunia. Ke depan bisa menayangkan kembali, ujar Meutya Hafid.

Keberadaan Indonesia sebagai broadcaster bukan sekadar urusan teknis penyiaran, melainkan juga representasi identitas nasional di mata dunia. Seluruh laga Piala Dunia dapat ditayangkan secara utuh kepada masyarakat Indonesia, menjadikan siaran tersebut sebagai panggung hiburan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat dari Sabang hingga Merauke. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk menjadi pemain penting dalam industri penyiaran global.

Kontribusi Presiden Prabowo Subianto

Meutya tidak lupa memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kontribusi beliau dalam mewujudkan mimpi Indonesia menjadi official broadcaster. Menurut menteri, pencapaian ini tidak lepas dari visi dan niat tulus yang dimiliki oleh pemimpin negara. Prabowo Subianto memiliki kepedulian yang mendalam terhadap kebutuhan hiburan masyarakat Indonesia di manapun mereka berada.

Piala Dunia ini berkat Bapak Presiden Prabowo Subianto Indonesia. Niatan beliau untuk memberikan sungguhan hiburan bagi masyarakat Indonesia dimanapun berada, kata dia.

Komitmen pemerintah dalam mendukung industri penyiaran nasional semakin kuat dengan adanya inisiatif ini. Hal ini menunjukkan bahwa sektor komunikasi dan digital menjadi salah satu prioritas pembangunan yang mendapat perhatian serius dari tingkat tertinggi. Menkomdigi berharap Indonesia kembali jadi bagian dari ekosistem penyiaran internasional yang lebih luas.

Piala Dunia Sebagai Ruang Belajar Nasional

Selain aspek hiburan, perhelatan olahraga terbesar di dunia ini juga berfungsi sebagai media pembelajaran bagi masyarakat Indonesia. Meutya menjelaskan bahwa melalui Piala Dunia, masyarakat dapat menyerap berbagai nilai-nilai positif yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut mencakup sportivitas, semangat perjuangan, dan yang paling krusial adalah rasa persatuan.

Itu pesan Bapak Presiden. Perhelatan ini yang paling peting kegembiraan, keceriaan dan rasa persatuan, sebut dia.

Nilai-nilai sportivitas yang ditunjukkan melalui pertandingan-pertandingan internasional dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam berinteraksi satu sama lain. Semangat perjuangan para pemain di lapangan juga menginspirasi masyarakat untuk terus berusaha mencapai tujuan mereka masing-masing. Melalui siaran langsung, jutaan orang dapat merasakan pengalaman bersama yang memperkuat ikatan sosial.

Ajakan untuk Mendoakan Indonesia

Mengingat pentingnya peran Indonesia sebagai broadcaster, Meutya mengajak seluruh masyarakat Indonesia, termasuk warga Kota Medan, untuk mendoakan agar Indonesia kembali menjadi official broadcaster Piala Dunia di masa depan. Doa dan dukungan dari masyarakat merupakan bentuk partisipasi aktif dalam mendukung pencapaian ini.

Terima kasih semuanya yang telah hadir di Final Dunia 2026, ujar Menteri.

Kehadiran masyarakat di acara nonton bareng ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap sepak bola dan peran Indonesia di kancah penyiaran global. Menkomdigi berharap Indonesia kembali jadi official broadcaster bukan hanya sebagai pencapaian teknis, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan nasional. Meutya berharap semangat yang sama dapat terus dipertahankan untuk mendukung Indonesia meraih posisi yang lebih baik dalam industri penyiaran internasional di masa-masa mendatang.