Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Meeting Results: Pratinjau Skotlandia vs Maroko: Saatnya Tartan Army ke babak gugur

Published June 19, 2026 · Updated June 19, 2026 · By Jessica Martin

Pratinjau Skotlandia vs Maroko: Saatnya Tartan Army ke Babak Gugur

Meeting Results - Beberapa tahun terakhir, Skotlandia terus berusaha mengakhiri puasa keberhasilan di babak gugur Piala Dunia. Sejak 1954, negara ini telah mengikuti delapan edisi turnamen sepak bola internasional, tetapi belum pernah maju lebih jauh dari babak grup. Dengan Piala Dunia 2026 menjadi kesembilanannya, tim berjaket tartan ini menargetkan peluang untuk terlewatkan babak grup dan memasuki fase eliminasi. Kemenangan pertama mereka dalam turnamen ini datang melalui pertandingan 1-0 melawan Haiti, yang menjadi langkah awal menuju ambisi kini.

Sejarah Kecelakaan di Piala Dunia

Semangat tartan army ditempa oleh pengalaman lalu yang penuh rintangan. Dalam Piala Dunia 1974 di Jerman Barat, mereka hampir meraih tiket ke babak gugur tetapi gagal karena selisih gol tipis. Kesempatan terakhir mereka dalam mengikuti babak gugur terjadi di Piala Dunia 1998 di Prancis, di mana mereka dijegal oleh Maroko dalam pertandingan Grup A. Saat itu, Maroko mengalahkan Skotlandia dengan skor 3-0, meski Skotlandia bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-54. Gol-gol Maroko dicetak oleh Salaheddine Bassir dan Abdeljalil Hadda, yang mengubur harapan tartan army untuk melangkah lebih jauh.

Kampanye Skotlandia di Piala Dunia 2026

Di Piala Dunia 2026, Skotlandia berada dalam Grup C bersama Yugoslavia, Brasil, dan Zaire. Sejauh ini, mereka telah menunjukkan performa stabil dengan tiga kemenangan berturut-turut, termasuk dua poin dari kemenangan 2-0 atas Zaire dan hasil imbang 0-0 melawan Brasil. Namun, kemenangan 1-1 melawan Yugoslavia membuat mereka tetap berada di babak grup. Dengan hasil ini, tim Skotlandia menghadapi tantangan besar: memastikan kemenangan melawan Maroko di babak gugur, agar tidak mengulangi kekecewaan Piala Dunia 1974.

Kemenangan 1-0 atas Haiti dan Tantangan Berikutnya

Setelah menumbangkan Haiti dengan skor tipis, Skotlandia kini fokus pada laga berikutnya di Stadion Boson, Foxborough, Sabtu (20/6) pukul 05.00 WIB. Pertandingan ini menjadi penentu kritis bagi mereka, karena Maroko sebagai tim yang pernah mencapai semifinal pada 2022 di Qatar, memiliki jejak kuat di turnamen ini. Kemenangan atas Skotlandia di babak grup akan memberi peluang besar bagi Maroko untuk melangkah, sementara kekalahan berarti menjauhkan dari target mereka.

Riwayat Pertemuan Skotlandia dan Maroko

Dua puluh delapan tahun setelah Piala Dunia 1998, Skotlandia kembali berhadapan dengan Maroko. Meski sebelumnya kalah, kali ini mereka memiliki ambisi lebih besar. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua tim, dengan skotlandia ingin memperbaiki catatan historis, sementara Maroko ingin membuktikan konsistensi mereka. Pertandingan kini dianggap sebagai pertarungan untuk keberhasilan, bukan sekadar pertemuan biasa.

Perkataan dari Kapten dan Pemain Muda

“Kami harus fokus pada performa kami sendiri. Tujuan kami adalah memenangkan pertandingan ini, dan tujuan mereka juga sama. Semoga saat peluit akhir berbunyi, kamilah yang tersenyum,” kata Andrew Robertson, kapten Skotlandia yang baru saja hijrah dari Liverpool ke Tottenham Hotspur. Sebagai pemain dengan 95 caps, Robertson menekankan pentingnya konsentrasi dan ketekunan dalam menghadapi tim yang dianggap kuat.

Di sisi lain, Samir El Mourabet, pemain muda Maroko berusia 20 tahun, menyatakan bahwa laga melawan Skotlandia sangat krusial. “Kami mempersiapkan setiap pertandingan dengan cara yang sama. Kami datang untuk menang, telah melakukan persiapan dengan matang, dan seluruh pemain berada dalam kondisi yang baik. Besok kami akan berusaha menunjukkan rasa terima kasih kepada suporter Maroko melalui penampilan kami di lapangan,” ungkap El Mourabet, yang baru lima kali tampil membela timnas.

Skotlandia dan Maroko kini berada dalam situasi serupa: kedua tim harus mengumpulkan poin maksimal untuk memperbesar peluang lolos. Dalam laga pertama, Skotlandia mengalahkan Zaire 2-0, sementara Maroko menahan imbang Brasil 1-1. Hasil ini menunjukkan bahwa keduanya mampu bersaing, meski kemenangan atas Skotlandia akan menjadi langkah signifikan bagi Maroko.

Kesempatan untuk Mewujudkan Harapan

Dalam Piala Dunia 2026, keberhasilan Skotlandia tidak hanya bergantung pada kemenangan melawan Maroko, tetapi juga pada konsistensi mereka di babak grup. Tim yang saat ini berada di Grup C membutuhkan tiga poin tambahan untuk menempati posisi teratas. Namun, jalan ke babak gugur tidak mudah, terutama karena adanya tim kuat seperti Brasil dan Yugoslavia.

Kemenangan melawan Maroko akan menjadi puncak dari kampanye Skotlandia, yang dianggap sebagai kunci untuk mengakhiri puasa mereka. Sejarah