Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Putin bertemu PM Ethiopia di sela-sela KTT BRICS

Published September 13, 2026 · Updated September 13, 2026 · By Patricia Hernandez - fukushimask.com

Foto : Patricia Hernandez - fukushimask.com

Putin dan Abiy Ahmed Bahas Penguatan Hubungan Rusia-Ethiopia di New Delhi

Fukushimask.com – Presiden Rusia Vladimir Putin menggelar pembicaraan bilateral dengan Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed di sela agenda Konferensi Tingkat Tinggi BRICS di New Delhi, India, Sabtu. Pertemuan tersebut berlangsung setelah sesi para pemimpin negara BRICS dan menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Putin selama tiga hari ke ibu kota India.

Putin tiba di New Delhi pada Jumat untuk menghadiri kegiatan KTT BRICS yang berlangsung pada 12-13 September. Di tengah agenda forum multilateral itu, Rusia dan Ethiopia memanfaatkan kesempatan untuk membahas hubungan kedua negara, termasuk kerja sama ekonomi serta perkembangan isu internasional.

Hubungan lama di Afrika

Dalam pertemuan dengan Abiy Ahmed, Putin menekankan posisi Ethiopia sebagai mitra penting Rusia di kawasan Afrika. Ia menyampaikan bahwa hubungan kedua negara terus bertumbuh dengan semangat kesetaraan dan manfaat bersama.

Ethiopia merupakan mitra lama dan terpercaya Rusia di Benua Afrika. Saya senang mencatat bahwa hubungan Rusia-Ethiopia terus berkembang berdasarkan prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan.

Pernyataan itu menegaskan pentingnya hubungan bilateral yang telah dibangun dalam waktu panjang. Rusia dan Ethiopia selama ini menjaga kontak politik secara aktif, sementara kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan pendidikan juga menjadi bagian dari pembicaraan kedua negara.

Putin juga menilai Ethiopia memberikan peran konstruktif dalam kerja sama BRICS. Keterlibatan negara-negara Afrika dalam forum tersebut menjadi perhatian tersendiri karena BRICS mempertemukan sejumlah negara untuk membahas kepentingan ekonomi, politik, dan isu global yang lebih luas.

Ucapan Tahun Baru dan undangan ke Moskow

Selain membicarakan hubungan antarnegara, Putin menyampaikan ucapan selamat kepada Abiy Ahmed atas Tahun Baru Ethiopia yang baru dimulai sehari sebelumnya sesuai kalender Ethiopia. Momen itu memberi sentuhan khusus dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di tengah padatnya agenda KTT.

Presiden Rusia kemudian mengundang Perdana Menteri Ethiopia untuk menghadiri KTT Rusia-Afrika yang dijadwalkan berlangsung di Moskow pada 28-29 Oktober. Undangan tersebut membuka peluang bagi pembahasan lanjutan mengenai hubungan Rusia dengan negara-negara Afrika, termasuk kerja sama yang melibatkan Ethiopia.

Bagi Ethiopia, forum Rusia-Afrika dapat menjadi kesempatan untuk melanjutkan dialog mengenai kepentingan bilateral yang telah disampaikan dalam pertemuan di New Delhi. Bagi Rusia, agenda itu juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi politik dan ekonomi dengan mitra-mitranya di benua Afrika.

Perdagangan, investasi, dan pendidikan

Abiy Ahmed menyoroti perkembangan positif dalam kerja sama perdagangan dan investasi antara Ethiopia dan Rusia. Ia juga menyampaikan apresiasi atas beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa Ethiopia untuk melanjutkan pendidikan di Rusia.

Kerja sama pendidikan menjadi salah satu unsur yang memiliki arti jangka panjang dalam hubungan antardua negara. Beasiswa memungkinkan mahasiswa Ethiopia menempuh studi di Rusia, sekaligus memperluas hubungan antarmasyarakat di luar komunikasi tingkat pemerintahan.

Dalam konteks hubungan bilateral, perdagangan dan investasi sering menjadi indikator penting untuk melihat keberlanjutan kemitraan. Pembahasan mengenai dua sektor itu menunjukkan adanya perhatian dari kedua pihak terhadap peluang kerja sama yang bersifat praktis dan saling memberi manfaat.

Pertemuan Putin dan Abiy Ahmed juga memperlihatkan bahwa agenda BRICS tidak hanya menjadi tempat pertemuan multilateral. Forum tersebut turut menyediakan ruang bagi para pemimpin untuk melakukan diplomasi langsung dan membicarakan isu yang lebih spesifik antara dua negara.

Isu internasional turut menjadi perhatian

Sebelum pertemuan berlangsung, Penasehat Presiden Rusia Yuri Ushakov menyatakan bahwa pembicaraan Putin dan Abiy Ahmed diperkirakan mencakup persoalan bilateral serta isu internasional yang sedang berkembang. Situasi di Timur Tengah dan persoalan terkait Iran disebut sebagai beberapa topik yang dapat dibahas.

Masuknya isu-isu tersebut dalam agenda menunjukkan bahwa hubungan Rusia-Ethiopia tidak semata berkaitan dengan perdagangan, investasi, atau pendidikan. Pertukaran pandangan mengenai perkembangan internasional juga menjadi bagian dari komunikasi politik antara kedua pemerintah.

Timur Tengah dan Iran merupakan isu yang mendapat perhatian luas dalam diplomasi global. Pembahasan di antara para pemimpin negara memberi peluang untuk memahami posisi masing-masing pihak terhadap persoalan yang berdampak pada stabilitas kawasan dan hubungan internasional.

Ushakov sebelumnya menggambarkan rencana pertemuan kedua pemimpin sebagai pembicaraan yang menarik dan penting bagi Rusia maupun Ethiopia. Penilaian itu sejalan dengan sejarah hubungan persahabatan kedua negara serta intensitas kontak politik yang terus dijaga.

Diplomasi bilateral di tengah agenda BRICS

KTT BRICS di New Delhi menjadi latar bagi sejumlah pertemuan tingkat tinggi, termasuk dialog Putin dan Abiy Ahmed. Pertemuan bilateral semacam ini memungkinkan pemimpin negara membahas prioritas nasional mereka secara langsung, tanpa mengesampingkan agenda bersama dalam forum yang lebih besar.

Bagi Rusia dan Ethiopia, pembicaraan tersebut memperkuat kesinambungan hubungan yang sudah lama terjalin. Fokus pada kesetaraan, kepentingan bersama, pendidikan, perdagangan, dan investasi memperlihatkan bidang-bidang utama yang menjadi perhatian kedua pihak.

Undangan Putin kepada Abiy Ahmed untuk datang ke Moskow pada akhir Oktober juga memberi penanda bahwa komunikasi Rusia-Ethiopia akan berlanjut setelah KTT BRICS berakhir. Pertemuan di New Delhi dengan demikian tidak hanya menjadi agenda singkat di sela konferensi, melainkan bagian dari dialog diplomatik yang lebih berkesinambungan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Putin bertemu PM Ethiopia di sela?

Putin bertemu PM Ethiopia di sela is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Putin bertemu PM Ethiopia di sela matter?

Putin bertemu PM Ethiopia di sela matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.