Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Topics Covered: India: Kerja sama rudal dengan RI untuk tingkatkan kemandirian

Published July 8, 2026 · Updated July 8, 2026 · By Daniel Johnson

Kerja Sama Rudal India-Indonesia: Langkah Strategis untuk Kemandirian Pertahanan

Topics Covered – India dan Indonesia terus memperkuat hubungan bilateral melalui kolaborasi teknologi pertahanan, khususnya pengembangan rudal jelajah supersonik BrahMos dan sistem rudal udara-udara. Pada kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Jakarta, kerja sama ini dianggap sebagai komitmen jangka panjang untuk meningkatkan kemandirian militer kedua negara. Kementerian Luar Negeri India melalui Rudrendra Tandon menegaskan bahwa pendekatan ini menekankan keahlian lokal dan teknologi yang bisa digunakan secara mandiri.

Kemitraan Rudal sebagai Pendorong Kebangkitan Pertahanan

Kerja sama teknologi rudal ini tidak hanya menguntungkan kedua negara secara ekonomi, tetapi juga memperkuat kemampuan pertahanan Indonesia. Tandon menegaskan bahwa kolaborasi ini membuka jalan bagi pengembangan senjata strategis yang mampu menjangkau berbagai arah ancaman. Dengan BrahMos, yang memiliki kecepatan dan akurasi tinggi, Indonesia dapat memperkaya armada udara dan laut. Sementara sistem rudal udara-udara akan meningkatkan kapasitas pertahanan udara negara tersebut.

“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya membangun kekuatan pertahanan yang lebih mandiri. Dengan teknologi yang kita kuasai, Indonesia bisa mengurangi ketergantungan pada negara lain,” ujar Tandon dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa malam.

Sebagai negara berkembang, India dan Indonesia memandang pentingnya membangun kemampuan teknis bersama. Tandon menjelaskan bahwa negara-negara seperti mereka memerlukan kolaborasi untuk saling mendukung dalam pengembangan kemampuan pertahanan. “Kita sepakat bahwa pengadaan rudal melalui kerja sama bilateral adalah langkah yang strategis dan berkelanjutan,” katanya, menyoroti kebutuhan untuk mengakses teknologi canggih secara lokal.

Detail Kerja Sama dan Keterlibatan Perusahaan Teknologi

Proses pengadaan rudal BrahMos dilakukan oleh BrahMos Aerospace, yang bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Indonesia. Sementara sistem rudal udara-udara dielola oleh Bharat Dynamics Limited (BDL) bersama Republikorp. Tandon menyebutkan bahwa diskusi teknis dan komersial telah dilakukan secara mendalam, tetapi keputusan akhir ditentukan oleh perusahaan-perusahaan yang berwenang. “Ini menunjukkan bahwa kedua pihak sudah membangun fondasi yang kuat,” tambahnya.

Kerja sama ini diumumkan saat Modi melakukan kunjungan ke Jakarta, bersama Presiden Joko Widodo. Total ada 16 dokumen kerja sama yang ditandatangani dalam acara tersebut, termasuk beberapa bidang pertahanan. Tandon menekankan bahwa kolaborasi ini bukan hanya tentang pengadaan, tetapi juga tentang penguasaan teknologi untuk keperluan jangka panjang.

“Kita berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan, manajemen bencana, dan keamanan, khususnya di wilayah Samudera Hindia,” kata Modi dalam pernyataan bersama dengan Presiden Prabowo Subianto.

Peningkatan kemandirian pertahanan melalui pengadaan rudal ini diharapkan bisa mendukung keamanan nasional Indonesia. Tandon menyatakan bahwa dengan membangun sistem rudal sendiri, negara ini tidak hanya mengurangi biaya impor, tetapi juga meningkatkan kemampuan operasional. “Kita fokus pada pengembangan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan lokal,” katanya, menyoroti pentingnya adaptasi teknologi untuk situasi spesifik.

Secara keseluruhan, Topics Covered dalam kerja sama rudal India-Indonesia menunjukkan komitmen untuk membangun kekuatan pertahanan yang lebih mandiri. Tandon menjelaskan bahwa ini adalah bagian dari Kemitraan Strategis Komprehensif yang telah disepakati. “Kerja sama seperti ini akan menjadi fondasi untuk keamanan jangka panjang,” tambahnya, mengingatkan bahwa pendekatan teknis dan strategis perlu terus dikembangkan.