Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

KJRI Guangzhou dukung konser Mocca di Tiongkok

Published September 30, 2026 · Updated September 30, 2026 · By Linda Martin - fukushimask.com

Foto : Linda Martin - fukushimask.com

Mocca Tuntaskan Tur China dengan Konser di Guangzhou

Fukushimask.com – Kelompok musik Indonesia Mocca menutup rangkaian “China Unforgotten Tour” melalui pertunjukan di Livehouse MAO Guangzhou pada Minggu (27/9/2026). Penampilan tersebut menjadi konser terakhir dari tur yang membawa band beraliran swing itu ke empat kota di Tiongkok: Shanghai, Hangzhou, Shenzhen, dan Guangzhou.

Tur ini mendapat dukungan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou serta Handshake Records, label independen China yang menjadi mitra Mocca dalam memperkenalkan musik mereka kepada pendengar setempat. Kehadiran musisi Indonesia di panggung-panggung China dipandang sebagai salah satu cara memperluas perkenalan industri kreatif Tanah Air di pasar internasional.

“Kami mendukung penuh setiap upaya-upaya yang mempromosikan industri kreatif Indonesia di China, khususnya di wilayah kerja KJRI Guangzhou,” kata Konsul Jenderal RI di Guangzhou Arianto Surojo.

19 Lagu untuk Mocca Friends di Guangzhou

Dalam konser pamungkasnya, Mocca membawakan 19 lagu bagi penggemar yang dikenal dengan sebutan Mocca Friends. Sejumlah karya populer turut mengisi daftar penampilan, di antaranya I Remember, Secret Admirer, Be My Bee, Me Against the World, serta Me and My Boyfriend.

Band asal Indonesia ini digawangi Arina sebagai vokalis dan pemain flute, Riko pada gitar, Toma pada bass, dan Indra di drum. Penampilan mereka di Guangzhou menjadi bagian dari upaya membuka kembali peluang tampil di China setelah rencana memasuki pasar tersebut sempat tertunda selama beberapa tahun.

“Kami ingin mencoba pasar Tiongkok setelah tertunda beberapa tahun,” kata Toma, basis Mocca.

Salah satu momen yang menarik perhatian adalah saat Arina menyanyikan lagu Mandarin berjudul Cai Yun Zhui Yue (彩云追月). Lagu itu mengangkat kerinduan kepada orang tercinta yang berada jauh di seberang lautan, dengan bulan sebagai simbol harapan untuk dapat berkumpul kembali.

Pilihan lagu tersebut memiliki nuansa yang selaras dengan suasana libur pertengahan musim gugur di China. Perayaan itu kerap dikaitkan dengan bulan purnama dan tradisi menikmati kue bulan bersama keluarga maupun orang-orang terdekat.

Musik sebagai Ruang Pertukaran Antarwarga

Bagi KJRI Guangzhou, kegiatan musik lintas negara tidak hanya berkaitan dengan pertunjukan hiburan. Industri kreatif juga dapat menjadi ruang perjumpaan yang lebih dekat antara masyarakat Indonesia dan China, sekaligus membuka percakapan baru mengenai karya, budaya, serta peluang ekonomi kreatif.

“Harapan kami industri kreatif Indonesia seperti musik bisa diterima oleh publik China dan menjadi jembatan penghubung bagi penguatan hubungan antar masyarakat kedua negara serta memperluas peluang ekonomi kreatif Indonesia,” ungkap Arianto.

China merupakan salah satu mitra penting Indonesia dalam berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, sosial, dan budaya. Dalam konteks tersebut, pertukaran antarmasyarakat atau people-to-people exchanges mempunyai peran tersendiri karena hubungan budaya dapat tumbuh melalui pengalaman langsung, termasuk menyaksikan konser dan mengenal karya musisi dari negara lain.

Riko melihat perkembangan ekosistem kreatif di China sebagai pengalaman yang berkesan bagi band. Ketersediaan panggung konser dan platform pendukung memberi ruang bagi musisi untuk bertemu audiens secara langsung.

“Kami terkesan dengan perkembangan industri kreatif di Tiongkok dengan adanya platform yang mendukung seperti tempat konser yang memadai ini”, tutur Riko, gitaris.

Antusiasme Penggemar dan Rencana Konser Berikutnya

Antusiasme penonton terlihat dari perjalanan sejumlah penggemar untuk menyaksikan penampilan Mocca. Anita, seorang warga China, bahkan menempuh perjalanan udara selama sekitar satu jam dari Haikou, Provinsi Hainan, menuju Guangzhou demi menghadiri konser tersebut.

Handshake Records menyambut positif respons penonton dan Mocca Friends di China. Meski jumlah penggemar band itu di negara tersebut belum sebesar basis pendengarnya di Indonesia, respons selama rangkaian tur dinilai memberi alasan untuk melanjutkan perkenalan Mocca kepada publik yang lebih luas.

Label independen itu pun berencana mengadakan kembali konser Mocca di China pada tahun depan. Rencana tersebut menunjukkan bahwa perjalanan empat kota ini bukan sekadar penampilan tunggal, melainkan langkah awal untuk membangun hubungan yang lebih berkelanjutan antara karya musik Indonesia dan pendengar di China.

Dengan menutup tur di Guangzhou, Mocca membawa pengalaman panggung Indonesia ke hadapan audiens baru sekaligus memperlihatkan bagaimana musik dapat melampaui batas bahasa. Lagu-lagu yang dibawakan, interaksi dengan penggemar, serta keterlibatan mitra budaya dan industri menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan kreatif Indonesia di tingkat internasional.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is KJRI Guangzhou dukung konser Mocca di Tiongkok?

KJRI Guangzhou dukung konser Mocca di Tiongkok is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does KJRI Guangzhou dukung konser Mocca di Tiongkok matter?

KJRI Guangzhou dukung konser Mocca di Tiongkok matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.