Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Basarnas cari remaja yang diduga tenggelam di Jagakarsa

Published July 31, 2026 · Updated July 31, 2026 · By Robert Davis - fukushimask.com

Foto : Robert Davis - fukushimask.com

Operasi Pencarian Zafran Ramadhan Selani di Sungai Ciliwung Berlanjut Hingga Jumat

Fukushimask.com – Tim SAR gabungan terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan Zafran Ramadhan Selani, seorang remaja berusia 14 tahun yang diperkirakan tenggelam di aliran Sungai Ciliwung. Operasi ini berlangsung di wilayah Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, sejak Kamis sore. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Desiana Kartika Bahari, yang juga menjabat sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), menyampaikan bahwa fokus utama operasi adalah penyisiran menyeluruh di sekitar lokasi kejadian.

Metode Pencarian dan Koordinasi Tim

Desiana Kartika Bahari menjelaskan bahwa tim SAR telah menerapkan metode penyisiran sistematis serta pengamatan visual secara intensif di sepanjang area sekitar tempat korban terakhir kali terlihat. "Operasi pencarian difokuskan pada penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat," ujarnya pada Kamis di Jakarta. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap sudut sungai dan tepian dapat diperiksa dengan cermat tanpa mengabaikan keselamatan para penyelamat.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR gabungan yang bekerja secara terkoordinasi. Unit Siaga SAR Bekasi menjadi komponen utama dalam operasi ini, didukung oleh Pemadam Kebakaran Pasar Rebo yang siap memberikan bantuan darurat jika diperlukan. BPBD Jakarta Selatan juga turut serta memberikan dukungan logistik dan koordinasi darat. Selain itu, Babinsa Koramil 03 Cijantung berperan dalam mengamankan area sekitar dan membantu evakuasi jika ditemukan korban. Masyarakat setempat pun dilibatkan aktif dalam proses pencarian sebagai mata dan telinga di wilayah mereka.

Insiden Tenggelam dan Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang diterima, insiden terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, Zafran bersama empat orang temannya sedang menikmati aktivitas mandi dan berenang di aliran Sungai Ciliwung. Menurut saksi mata, korban terlihat asyik berenang di area yang relatif dangkal. Namun, tanpa disadari, ia memasuki bagian sungai yang memiliki kedalaman lebih signifikan dibandingkan area sebelumnya. Kondisi ini menyebabkan Zafran kesulitan untuk menyelamatkan diri dari arus sungai.

"Korban kemudian terseret arus dan diduga tenggelam," jelas Desiana Kartika Bahari. Arus sungai yang cukup kuat di area tersebut menjadi faktor utama yang menyebabkan remaja tersebut terdorong menjauh dari tepian. Para saksi yang hadir saat kejadian segera berusaha membantu, namun upaya penyelamatan awal belum berhasil menemukan korban. Situasi ini mendorong dilakukannya operasi pencarian resmi oleh tim SAR gabungan.

Perkembangan Operasi dan Rencana Lanjutan

Pada hari pertama operasi pencarian, Kamis (30/7), tim SAR melakukan penyisiran komprehensif menggunakan metode pengamatan visual. Mereka memeriksa berbagai titik potensial di sepanjang sungai, termasuk area yang memiliki kedalaman berbeda dan arus yang kuat. Hingga pencarian dihentikan sementara pada malam hari, korban masih belum ditemukan. Operasi akan dilanjutkan pada Jumat (31/7) sesuai dengan rencana operasi SAR yang telah ditetapkan sebelumnya.

"Kami akan terus berupaya secara maksimal bersama seluruh unsur yang terlibat dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan personel selama pelaksanaan operasi SAR," kata Desiana Kartika Bahari.

Desiana menambahkan bahwa operasi pencarian tidak hanya mengandalkan personel darat, tetapi juga mempertimbangkan penggunaan alat bantu seperti perahu dan drone untuk menjangkau area yang sulit di akses. Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai utama di Jakarta yang sering mengalami perubahan kondisi arus, terutama pada musim hujan. Hal ini membuat proses pencarian menjadi lebih kompleks dan memerlukan ketelitian tinggi dari para penyelamat.

Masyarakat yang berada di sekitar area Lenteng Agung diminta tetap waspada dan melaporkan jika menemukan sesuatu yang mencurigakan. Tim SAR juga telah menyiapkan posko koordinasi di dekat lokasi kejadian untuk memudahkan komunikasi dan distribusi informasi kepada publik. Operasi pencarian ini menjadi contoh nyata pentingnya kerja sama antar lembaga dan masyarakat dalam menangani bencana alam di wilayah perkotaan.

Sementara itu, keluarga korban telah dimintai keterangan lengkap mengenai aktivitas Zafran pada hari kejadian. Informasi tambahan dari keluarga dapat membantu tim SAR mempersempit area pencarian. Desiana Kartika Bahari menyatakan bahwa setiap petunjuk baru akan segera diverifikasi dan diintegrasikan ke dalam strategi pencarian yang sedang berlangsung. Operasi ini diharapkan dapat segera menemukan Zafran dengan selamat atau setidaknya menentukan lokasi pasti korban untuk proses selanjutnya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Basarnas cari remaja yang diduga tenggelam?

Basarnas cari remaja yang diduga tenggelam is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Basarnas cari remaja yang diduga tenggelam matter?

Basarnas cari remaja yang diduga tenggelam matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.