Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Topics Covered: Kemarin, Prabowo minta dukungan Jerman hingga terima Menlu Qatar

Published June 16, 2026 · Updated June 16, 2026 · By Robert Davis

Update Politik Terkini: Prabowo dan Gibran Aktif dalam Berbagai Pertemuan Strategis

Topics Covered - Kota Jakarta menjadi pusat perhatian politik pada hari Senin lalu, dengan sejumlah kegiatan penting yang menarik. Di antara isu-isu yang menjadi sorotan, Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah aktif dalam memperkuat kerja sama ekonomi internasional, khususnya dengan Jerman. Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut melibatkan diri dalam diskusi dengan para mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi. Berikut rangkuman ANTARA terkait berita politik menarik yang diungkapkan pada hari Senin, dan layak dibaca kembali pada hari Selasa.

Prabowo Minta Dukungan Jerman untuk Finalisasi IEU-CEPA

Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, Senin lalu, menjadi momentum penting dalam upaya menyelesaikan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA). Prabowo menekankan pentingnya dukungan Jerman dalam proses finalisasi perjanjian tersebut, yang dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan hubungan ekonomi bilateral. Dalam pernyataan bersama setelah pertemuan, Prabowo menyampaikan bahwa kemitraan ekonomi dengan negara-negara Eropa menjadi fokus utama di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

“Kami juga berharap Jerman terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian internal di Eropa, sehingga dapat segera memberi manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara,” ujar Presiden Prabowo.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperluas kerja sama ekonomi dengan mitra Eropa, termasuk dalam hal kebijakan perdagangan dan investasi. Prabowo menekankan bahwa keberhasilan IEU-CEPA akan membuka peluang baru bagi ekspor-import dan alur modal yang lebih stabil.

Dasco Apresiasi Langkah BI Kurangi Ketergantungan pada Dolar AS

Di sisi lain, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan apresiasi terhadap kebijakan Bank Indonesia (BI) yang mencoba memperkuat posisi rupiah melalui penggunaan mata uang lokal dalam transaksi internasional. Dasco menyoroti langkah BI dalam menandatangani Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) dengan People's Bank of China (PBOC), yang menurutnya memberi dampak positif bagi ekonomi.

“Kesepakatan tersebut membuka ruang yang lebih luas bagi penggunaan rupiah dan renminbi dalam transaksi antara Indonesia, China Daratan, dan Hong Kong sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS,” kata Dasco dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Dasco menambahkan bahwa BCSA diharapkan menjadi langkah awal untuk menekan dominasi dolar AS dalam perdagangan internasional. Ini berpotensi meningkatkan keseimbangan valuta asing dan mengurangi risiko volatilitas pasar. BI dan PBOC telah sepakat untuk mendorong penggunaan rupiah serta renminbi sebagai alat transaksi dalam skala lebih besar, dengan fokus pada komitmen keuangan yang jelas.

Indonesia dan Jerman Sepakati Kemitraan Tenaga Kerja

Pertemuan bilateral antara Prabowo dan Steinmeier juga mencakup kesepakatan dalam bidang tenaga kerja. Kedua pihak sepakat untuk memperkuat kerja sama di sektor-sektor kritis seperti teknologi tinggi dan keperawatan. Prabowo menyoroti pentingnya kolaborasi ini dalam mengatasi kebutuhan tenaga kerja di kedua negara.

“Di bidang tenaga kerja kesehatan, kami sangat apresiasi penandatanganan Letter of Intent mengenai Global Skills Partnership di bidang keperawatan. Indonesia juga ingin memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Jerman termasuk di sektor teknologi tingkat tinggi,” ujar Prabowo.

Kemitraan ini diharapkan dapat menciptakan peluang kerja baru untuk warga Indonesia di negara-negara Eropa, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang yang paling dibutuhkan. Kebijakan ini juga memberi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di dalam negeri, karena mendorong aliran investasi dari Jerman yang diperkirakan akan lebih luas.

Lalu Hadrian Irfani Minta Kemendikdasmen Tindak Lanjuti Mundurnya Ratusan Kepsek di Sulawesi Selatan

Sementara itu, di kompleks parlemen Jakarta, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengajukan usulan untuk mengevaluasi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sulawesi Selatan (Sulsel). Irfani mengungkapkan bahwa ratusan kepala sekolah (kepsek) telah mengundurkan diri, yang diduga dipicu oleh masalah pengelolaan dana tersebut.

“Kemendikdasmen perlu segera melakukan evaluasi dan mencari tahu penyebab sebenarnya dari polemik pengelolaan dana BOS yang diduga menjadi faktor pengunduran diri ratusan kepsek tersebut,” kata Irfani.

Irfani menekankan bahwa Kemendikdasmen harus memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana BOS. Ia juga meminta pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota di Sulsel, untuk melakukan audit terhadap kebijakan tersebut. Kebijakan ini menjadi sorotan karena dikhawatirkan menyebabkan ketidakstabilan dalam sistem pendidikan lokal.

Prabowo Terima Menlu Qatar untuk Diskusi Investasi dan 50 Tahun Hubungan Diplomatik

Pada hari yang sama, Prabowo juga menerima kunjungan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar Sultan bin Saad Al-Muraikhi di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan tersebut fokus pada penguatan hubungan bilateral Indonesia-Qatar, termasuk kerja sama dalam bidang investasi dan persiapan memperingati 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

“Pertemuan ini memberi kesempatan untuk menjajaki potensi kerja sama ekonomi yang lebih luas, serta memperkuat ikatan kepercayaan antara kedua negara,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu Qatar menyampaikan salam hangat dan apresiasi dari Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani kepada Prabowo. Kebijakan luar negeri Qatar dinyatakan siap mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama melalui investasi di sektor yang strategis seperti energi dan infrastruktur. Prabowo optimis bahwa kerja sama ini akan berdampak signifikan dalam jangka panjang.

Kebijakan Ekonomi dan Kemitraan Regional

Usai pertemuan dengan Jerman dan Qatar, Prabowo juga menyoroti isu-isu ekonomi lainnya yang menjadi perhatian pemerintah. Salah satunya adalah rencana pemerintah untuk menurunkan ketergantungan pada dolar AS, yang dianggap sebagai langkah kritis dalam menghadapi fluktuasi pasar global. Kebijakan ini sejalan dengan upaya BI dan DPR dalam menciptakan sistem keuangan yang lebih mandiri.

Prabowo menegaskan bahwa kerja sama dengan Jerman dan Qatar adalah bagian dari strategi Indonesia untuk meningkatkan daya tahan ekonomi dalam menghad