Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Wantimpres maksimalkan tokoh nasional beri masukan Presiden

Published October 2, 2026 · Updated October 2, 2026 · By Patricia Hernandez - fukushimask.com

Foto : Patricia Hernandez - fukushimask.com

Wantimpres Maksimalkan Tokoh Nasional Beri Masukan untuk Presiden

Fukushimask.com – Wantimpres maksimalkan tokoh nasional beri masukan kepada Presiden Prabowo Subianto melalui pengalaman, keahlian, dan latar belakang para anggota yang baru dilantik. Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Pratikno menyatakan keberagaman anggota menjadi kekuatan penting agar lembaga tersebut dapat menjalankan amanatnya secara optimal.

Pernyataan itu disampaikan Pratikno setelah pelantikan jajaran Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Jumat. Menurut dia, anggota yang bergabung merupakan tokoh nasional dari beragam bidang, agama, dan profesi yang telah memiliki pengalaman dalam mengabdi kepada Indonesia.

“Anggota-anggota Wantimpres yang baru ini adalah tokoh-tokoh nasional dari berbagai bidang, dari berbagai agama, dari berbagai profesi yang sudah berpengalaman membaktikan diri pada negeri kita tercinta,” kata Pratikno.

Keberagaman tersebut diharapkan memperkaya pandangan yang disampaikan kepada Presiden. Setiap anggota membawa pengalaman masing-masing, baik dari lingkungan pemerintahan, keagamaan, politik, hukum, keamanan, ekonomi, dunia usaha, maupun kehidupan sosial.

Fungsi Wantimpres dalam Memberikan Pertimbangan

Wantimpres memiliki peran yang berbeda dengan kementerian atau lembaga yang menjalankan program pemerintah secara langsung. Dewan ini berfokus memberikan pertimbangan, saran, dan pandangan kepada Presiden terkait persoalan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pratikno menjelaskan bahwa tugas Wantimpres memiliki penerima manfaat yang jelas, yaitu Presiden. Karena itu, seluruh proses koordinasi dan penghimpunan pemikiran anggota diarahkan untuk menghasilkan masukan yang relevan dengan kebutuhan kepemimpinan nasional.

“Tugas kami memang khusus dengan satu beneficiary (penerima manfaat) yaitu Bapak Presiden,” ujarnya.

Dalam menjalankan fungsi tersebut, Wantimpres maksimalkan tokoh nasional beri pandangan dari sudut yang berbeda-beda. Keragaman perspektif dapat membantu memperluas bahan pertimbangan Presiden ketika menghadapi agenda strategis, tantangan pembangunan, maupun isu yang memerlukan perhatian lintas sektor.

Masukan dari anggota tidak menggantikan kewenangan kementerian atau lembaga negara lain. Namun, pengalaman para tokoh yang tergabung dalam dewan dapat menjadi pelengkap dalam proses penilaian terhadap kebijakan dan arah pemerintahan.

Koordinasi oleh Pimpinan Baru

Pratikno memimpin Wantimpres bersama Wakil Ketua Hatta Rajasa dan Sekretaris Qodari. Ketiganya akan mengoordinasikan kerja anggota agar setiap tokoh dapat menyampaikan pemikiran serta kontribusinya secara maksimal.

Koordinasi menjadi penting karena anggota berasal dari jalur pengabdian dan pengalaman profesional yang tidak sama. Dengan ruang diskusi yang tertata, pertimbangan yang dihimpun dapat mencakup berbagai sisi persoalan tanpa mengabaikan fokus utama lembaga, yakni mendukung Presiden dalam mengambil keputusan.

Pratikno menekankan pentingnya memfasilitasi seluruh anggota untuk menjalankan peran mereka. Kehadiran tokoh dari beragam latar belakang dipandang bukan hanya sebagai susunan keanggotaan, tetapi juga sebagai modal untuk menghasilkan pertimbangan yang lebih luas dan mendalam.

Daftar Anggota Wantimpres yang Dilantik

Selain Pratikno sebagai ketua, Hatta Rajasa sebagai wakil ketua, dan Qodari sebagai sekretaris, Presiden Prabowo melantik sejumlah tokoh sebagai anggota Wantimpres. Mereka ialah Shinta Nuriyah Wahid, Muhammad Quraish Shihab, Bambang Soesatyo, Agum Gumelar, Budi Gunawan, Chairul Tanjung, Salim Segaf Aljufri, KH Anwar Iskandar, KH Said Aqil Siradj, KH Yahya Cholil Staquf, Philip Kuncoro Wijaya, dan Budi Tanuwibowo.

Anggota lainnya adalah Ida Bagus Purwalaksana, Soekarwo, Jusuf Hamka, Dato’ Sri Tahir, Jusuf Wanandi, Margarito Kamis, Rocky Gerung, Mohamad Hatta, Anwar Usman, Ignasius Jonan, serta Murdaya Poo.

Keragaman Latar Belakang sebagai Kekuatan

Komposisi tersebut memperlihatkan hadirnya tokoh dengan rekam jejak yang beragam. Ada tokoh agama, mantan pejabat, pelaku usaha, figur hukum, serta individu yang dikenal melalui pengalaman di bidang politik, keamanan, dan sosial kemasyarakatan.

Dalam konteks tugas dewan, keberagaman ini dapat memperluas sudut pandang terhadap persoalan nasional. Sebuah isu dapat dipahami dari aspek ekonomi, hukum, sosial, politik, dan kemasyarakatan secara bersamaan, sehingga pertimbangan yang diberikan kepada Presiden menjadi lebih komprehensif.

Wantimpres maksimalkan tokoh nasional beri masukan dengan menghimpun pengalaman tersebut dalam satu forum pertimbangan. Harapannya, setiap anggota dapat memberikan kontribusi terbaik sesuai bidang yang dikuasai, sekaligus memperkuat kualitas nasihat bagi Presiden Prabowo Subianto.

Dengan jajaran pimpinan dan anggota baru, Wantimpres diharapkan mampu menjalankan fungsi konstitusionalnya secara efektif. Fokus lembaga tetap pada penghimpunan pemikiran strategis dari tokoh nasional untuk mendukung agenda pemerintahan dan kepentingan nasional.

Pertanyaan Umum tentang Wantimpres

Apa tugas utama Wantimpres?

Wantimpres bertugas memberikan pertimbangan, saran, dan pandangan kepada Presiden. Lembaga ini tidak menjalankan program kementerian atau layanan publik sehari-hari, melainkan berperan sebagai sumber masukan bagi kepala negara.

Siapa yang memimpin Wantimpres?

Wantimpres dipimpin oleh Pratikno sebagai ketua, didampingi Hatta Rajasa sebagai wakil ketua dan Qodari sebagai sekretaris.

Mengapa anggota Wantimpres berasal dari banyak bidang?

Beragamnya latar belakang anggota memungkinkan munculnya pandangan yang lebih luas dalam membahas persoalan nasional. Pengalaman dari berbagai profesi dan bidang pengabdian dapat saling melengkapi saat dewan menyusun pertimbangan bagi Presiden.

Related Reading