New Policy: Indonesia Sustainability Award apresiasi komitmen ESG dan pemberdayaan berkelanjutan PNM
PNM Raih Empat Penghargaan di Indonesia Sustainability Award 2026
New Policy - Jakarta, 15 Mei 2026 – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperoleh empat penghargaan dalam acara Indonesia Sustainability Award (ISA) 2026, yang merupakan bentuk pengakuan terhadap komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Penghargaan ini menunjukkan bahwa upaya PNM dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam model bisnisnya telah mendapat respons positif dari dewan juri. Diantara penghargaan yang diraih adalah ESG Leadership Excellence Award, ESG Excellence kategori BUMN, Inclusive Social Impact Award, dan Best ESG in Financial Services.
Keberhasilan Membuktikan Konsistensi ESG
Ketua Penyelenggara ISA 2026, Maya Julianti, mengungkapkan bahwa pencapaian PNM menegaskan bagaimana prinsip keberlanjutan dapat diwujudkan secara nyata. "Hasil ini menunjukkan bahwa bisnis yang berkelanjutan tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang signifikan," kata Maya. Ia menambahkan, PNM telah menunjukkan keunggulan dalam menggabungkan nilai-nilai ESG dengan program pemberdayaan yang mencapai masyarakat luas.
Menurut Maya, pendekatan PNM dalam menghadirkan layanan keuangan tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga memastikan adanya keadilan dan keberlanjutan dalam setiap aspek operasional. "Komitmen terhadap keberlanjutan adalah bagian integral dari identitas perusahaan," jelasnya. Keberhasilan ini juga menjadi contoh bagaimana lembaga keuangan nonbank dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi kerakyatan, terutama di daerah-daerah yang kurang terjangkau.
ESG Leadership Excellence Award untuk Kepemimpinan Tangguh
Penghargaan ESG Leadership Excellence Award diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinan yang kuat dan konsisten yang ditunjukkan oleh Direktur Utama PNM, Kindaris. Ia dikenal sebagai tokoh yang mendorong inovasi dalam layanan keuangan inklusif, serta memastikan bahwa praktik bisnis perusahaan tetap berlandaskan tata kelola yang baik. "Kepemimpinan yang baik adalah fondasi utama untuk menciptakan keberlanjutan jangka panjang," katanya dalam wawancara terpisah.
Kindaris menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi melalui ESG tidak hanya berupa penyediaan dana, tetapi juga melibatkan pelatihan dan pendampingan bagi nasabah. "Kami percaya bahwa setiap usaha kecil dan menengah harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang," tegasnya. Pendekatan ini membantu meningkatkan kapasitas masyarakat, terutama perempuan yang secara historis kurang mendapat akses ke keuangan.
Program Pembiayaan yang Berdampak Nyata
Dalam kategori ESG Excellence BUMN, PNM dinilai sebagai perusahaan yang konsisten menerapkan prinsip keberlanjutan. Berbagai program pembiayaan dan pendampingan yang diluncurkan telah memberikan manfaat sosial yang berkelanjutan. Program ini tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat peran BUMN dalam mendorong inklusi keuangan dan kesetaraan sosial.
Salah satu inisiatif utama PNM adalah program pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) yang dirancang khusus untuk masyarakat terpencil. "Dengan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal, kami memastikan bahwa keberlanjutan mencakup semua lapisan masyarakat," tambah Kindaris. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari keterlibatan aktif tim internal dan kerja sama dengan berbagai lembaga.
Manfaat untuk Perempuan Prasejahtera
PNM mendapatkan Inclusive Social Impact Award atas keberhasilannya dalam memberdayakan jutaan perempuan prasejahtera hingga ke pelosok Indonesia. Dewan juri menilai bahwa upaya ini membuka akses ke modal usaha, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi para pelaku usaha. "Perempuan adalah kunci untuk transformasi ekonomi kerakyatan," jelas Ketua Penyelenggara ISA 2026. Ia menambahkan bahwa penghargaan ini menegaskan peran PNM sebagai penggerak inklusi dan pemberdayaan.
Program pemberdayaan yang dilakukan PNM tidak hanya fokus pada pemberian dana, tetapi juga pada pengembangan kapasitas nasabah. Dengan pendekatan yang terstruktur, perusahaan ini membantu masyarakat meraih kesempatan berusaha secara lebih optimal. "Dampak sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat adalah bukti bahwa ESG adalah kunci untuk keberlanjutan," kata Maya Julianti. Ia menyebutkan bahwa inisiatif PNM menjadi referensi bagi lembaga keuangan lainnya.
Penghargaan untuk Layanan Keuangan Berkelanjutan
Best ESG in Financial Services menjadi penghargaan terakhir yang diterima PNM. Penghargaan ini menegaskan bahwa layanan keuangan yang diberikan perusahaan ini tidak hanya efisien, tetapi juga membawa nilai keberlanjutan. "Setiap proses bisnis kami dirancang untuk mendukung lingkungan dan masyarakat secara seimbang," kata Kindaris. Ia menjelaskan bahwa integrasi ESG dalam layanan keuangan telah mengurangi risiko lingkungan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup nasabah.
Dalam beberapa tahun terakhir, PNM terus berinovasi dalam menyediakan solusi keuangan yang ramah lingkungan dan inklusif. Tahun ini, mereka mencatatkan peningkatan signifikan dalam jumlah nasabah yang terlayani dan kualitas program pendampingan. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi ESG dalam segala aspek bisnis," ujar Kindaris. Ia menegaskan bahwa komitmen tersebut tidak hanya terbatas pada kinerja finansial, tetapi juga pada dampak sosial yang berkelanjutan.
Perspektif Global dan Lokal
Penghargaan ini juga memperkuat posisi PNM sebagai salah satu lembaga keuangan nonbank yang mampu menjangkau wilayah 3T, yaitu terpencil, terluar, dan tertinggal. Dengan pendekatan yang mengedepankan inklusi, pendampingan, dan keberlanjutan, perusahaan ini dinilai mampu menyeimbangkan kinerja bisnis dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. "Kami tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat," tutur Kindaris.
Keberhasilan PNM dalam menyediakan akses keuangan yang berkelanjutan menjadi inspirasi bagi lembaga keuangan lainnya. Ia menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi kerakyatan memerlukan kolaborasi dan keberlanjutan dalam setiap langkah. "Setiap penghargaan adalah motivasi untuk terus berinovasi," katanya. Dengan inisiatif-inisiatif yang terus berkembang, PNM berharap dapat menjadi contoh bagi bisnis yang ingin berkontribusi pada keberlanjutan sosial dan ekonomi.
“Keberlanjutan tidak hanya kami wujudkan melalui tata kelola yang baik, tetapi juga melalui dampak sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelas Kindaris.
PNM berkomitmen untuk melanjutkan upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan, baik melalui program pembiayaan maupun pelatihan. Dengan berbagai inisiatif yang diterapkan, perusahaan ini terus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama para pelaku usaha yang berada di lapisan bawah ekonomi. "Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah jalan untuk membang