Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Djokovic tersingkir pada babak kedua Basel

Published October 30, 2026 · Updated October 30, 2026 · By Patricia Hernandez - fukushimask.com

Foto : Patricia Hernandez - fukushimask.com

Djokovic Gagal Melaju di Basel, Persaingan Menuju ATP Finals Kian Ketat

Fukushimask.com – Langkah Novak Djokovic di Swiss Indoors Basel terhenti lebih cepat dari yang diharapkan. Petenis Serbia itu kalah dari Jan-Lennard Struff pada putaran kedua dalam pertandingan sengit tiga set yang berlangsung selama dua jam 36 menit, sebuah hasil yang membuat peluangnya menuju ATP Finals di Turin semakin menantang.

Struff memenangi duel tersebut dengan skor 6-7(4), 7-5, 6-7(5). Kemenangan itu memiliki arti khusus bagi petenis Jerman berusia 36 tahun tersebut karena menjadi keberhasilan pertamanya atas Djokovic. Dalam delapan pertemuan sebelumnya, Djokovic selalu keluar sebagai pemenang.

Hasil di Basel juga berdampak langsung pada perburuan tiket menuju turnamen penutup musim. Djokovic semula berpeluang memperbaiki posisi di ATP Live Race To Turin setelah kekalahan Rafael Jodar membuka kesempatan untuk menyalip petenis Spanyol itu. Skenario tersebut membutuhkan gelar juara di Basel, tetapi kekalahan pada babak kedua membuat jarak poinnya justru tetap besar.

Djokovic kini berada 319 poin di belakang Jodar. Dengan Paris Masters sebagai satu-satunya turnamen tersisa sebelum ATP Finals, ruang untuk mengejar ketertinggalan tersebut menjadi semakin sempit. Setiap hasil pada pekan-pekan terakhir musim akan menentukan susunan peserta di Turin.

Servis Struff Menjadi Pembeda

Struff memasuki pertandingan dengan pendekatan yang jelas: mengambil inisiatif sejak awal dan tidak memberi Djokovic terlalu banyak kesempatan mengatur ritme. Ia mengandalkan pukulan servis bertenaga serta permainan menyerang untuk menekan lawannya sepanjang laga.

Saya tahu harus bermain menyerang. Hanya ada satu cara untuk menghadapi pertandingan ini. Saya sangat senang,

Strategi itu terlihat dari statistik servisnya. Struff membukukan 27 ace, termasuk satu servis tanpa balas ke arah tengah lapangan saat memperoleh match point. Pukulan tersebut memastikan salah satu kemenangan terbesar dalam perjalanannya di Basel.

Bukan hanya agresif ketika melakukan servis, Struff juga tampil kokoh pada momen-momen penting. Djokovic mendapatkan enam peluang break point sepanjang pertandingan, namun semuanya berhasil diselamatkan oleh Struff. Ketangguhan itu membuat petenis Jerman tersebut mampu bertahan saat tekanan meningkat dan tetap menjaga peluangnya hingga akhir laga.

Pertandingan berlangsung ketat sejak set pertama. Djokovic merebut tie-break pertama, tetapi Struff membalas pada set kedua dengan kemenangan 7-5 untuk membawa laga ke penentuan. Set ketiga kembali berjalan sangat rapat dan harus ditentukan melalui tie-break. Kali ini, Struff mampu menjaga ketenangannya untuk menuntaskan kejutan.

Catatan ATP Finals Djokovic Terancam Berhenti

ATP Finals merupakan panggung yang sangat akrab bagi Djokovic. Ia saat ini berbagi catatan dengan Roger Federer sebagai pemain dengan jumlah kelolosan terbanyak ke turnamen tersebut, yakni 18 kali. Rekor itu menunjukkan konsistensinya dalam bersaing di papan atas selama bertahun-tahun.

Namun, pencapaian masa lalu tidak mengurangi beratnya situasi saat ini. Untuk memperpanjang rekor keikutsertaannya, Djokovic harus mengejar ketertinggalan poin dalam waktu yang terbatas. Paris Masters menjadi kesempatan terakhirnya untuk mengubah posisi sebelum daftar peserta ATP Finals ditentukan.

Kekalahan di Basel bukan sekadar akhir dari perjalanannya pada satu turnamen. Bagi Djokovic, hasil ini mengubah kalkulasi menuju Turin. Ia tidak lagi memiliki peluang menambah poin dari Basel, sementara para pesaing di klasemen masih dapat menguatkan posisi mereka pada turnamen terakhir musim reguler.

Situasi tersebut membuat Paris Masters memiliki bobot yang jauh lebih besar. Turnamen itu akan menjadi tempat bagi Djokovic untuk mengejar hasil maksimal sekaligus menjaga harapan tampil di ATP Finals, kompetisi yang mempertemukan para pemain dengan perolehan poin terbaik sepanjang musim.

Kym Ciptakan Kejutan untuk Publik Tuan Rumah

Basel juga menghadirkan kejutan lain ketika Jerome Kym, pemain tuan rumah yang masuk melalui wildcard, menyingkirkan unggulan pertama Ben Shelton. Kym menang 6-3, 6-7(4), 7-6(1) dalam laga yang berlangsung dua jam 21 menit dan selesai pada Jumat pukul 00.41 waktu setempat.

Kemenangan atas Shelton, pemain peringkat keempat dunia, menjadi pencapaian terbesar dalam karier Kym. Petenis Swiss berusia 23 tahun itu tampil berani di hadapan pendukung sendiri dan menunjukkan daya tahan tinggi ketika pertandingan memasuki fase paling menegangkan.

Pada set ketiga, Kym dua kali berada dalam posisi untuk melakukan servis menuju kemenangan. Shelton berhasil menyelamatkan diri pada kedua kesempatan tersebut dan memaksa pertandingan berlanjut ke tie-break. Meski sempat kehilangan peluang, Kym tidak kehilangan fokus.

Di tie-break penentu, Kym tampil jauh lebih efektif. Ia hanya melepaskan satu poin sebelum memastikan kemenangan. Hasil itu membawanya ke perempat final turnamen level tur untuk kedua kalinya dalam kariernya.

Keberhasilan Kym juga memiliki arti bagi tenis Swiss. Ia menjadi petenis putra Swiss pertama yang mengalahkan pemain 10 besar dunia sejak Stan Wawrinka menundukkan Andrey Rublev di Stockholm pada 2024. Catatan tersebut menambah nilai penting dari kemenangan Kym di turnamen kandang.

Selanjutnya, Kym akan menghadapi Jiri Lehecka pada perempat final. Petenis Ceko itu memastikan tiket ke babak delapan besar setelah menang 7-5, 6-4 atas Daniel Altmaier. Pertemuan tersebut akan menjadi ujian berikutnya bagi Kym, sementara Basel terus menyajikan persaingan yang semakin terbuka setelah tersingkirnya sejumlah nama unggulan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Djokovic tersingkir pada babak kedua Basel?

Djokovic tersingkir pada babak kedua Basel is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Djokovic tersingkir pada babak kedua Basel matter?

Djokovic tersingkir pada babak kedua Basel matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.