Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Nathan Barki maju ke semifinal ITF M15 Bali

Published September 11, 2026 · Updated September 11, 2026 · By Sandra Jones - fukushimask.com

Foto : Sandra Jones - fukushimask.com

Nathan Barki Menjaga Harapan Indonesia di ITF M15 Bali

Fukushimask.com – Nathan Barki memastikan langkah ke semifinal seri kelima ITF World Tennis Tour M15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship 2026 setelah melewati pertarungan panjang di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, Jumat. Petenis Indonesia berusia 21 tahun itu menyingkirkan unggulan keenam asal Selandia Baru, Isaac Becroft, dengan skor 6-4, 2-6, 7-6 (4).

Kemenangan tersebut diraih Nathan dalam waktu 2 jam 51 menit, menandai salah satu laga paling menuntut pada perjalanan turnamennya. Hasil ini juga membuat peluang Indonesia untuk memiliki wakil di fase yang lebih tinggi tetap terbuka pada rangkaian turnamen tenis internasional di Bali.

“Dengan motivasi yang tinggi, fokus di setiap gim serta tekad kuat untuk menang, akhirnya sebuah hasil menggembirakan dapat terwujud,” kata Nathan dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Jumat.

Pertarungan Tiga Set yang Menguras Tenaga

Nathan memulai pertandingan dengan cukup meyakinkan. Ia mampu merebut set pembuka 6-4 atas Becroft, yang datang ke laga perempat final sebagai salah satu pemain unggulan. Keunggulan awal itu menunjukkan ketenangan Nathan dalam memanfaatkan kesempatan pada momen-momen penting.

Namun, Becroft tidak membiarkan pertandingan berjalan satu arah. Finalis seri keempat M15 pada pekan sebelumnya tersebut bangkit pada set kedua dan membalas dengan kemenangan 6-2. Kedudukan menjadi imbang, sehingga tiket semifinal harus ditentukan melalui set ketiga.

Set penentuan berlangsung ketat karena kedua pemain saling menjaga peluang. Nathan memilih pendekatan yang menuntut fisik lawan dengan mengajak Becroft terlibat dalam reli-reli panjang. Pola permainan ini memberi tekanan tambahan dalam pertandingan yang telah berjalan cukup lama.

Strategi tersebut akhirnya menghasilkan keuntungan bagi Nathan. Saat laga memasuki fase paling menentukan, ia terlihat lebih bugar dan mampu menjaga ketenangan. Tie-break menjadi penentu, dan Nathan menutup perlawanan Becroft dengan skor 7-6 (4) untuk merebut kemenangan.

Dalam pertandingan tenis, tie-break biasanya dimainkan ketika set mencapai skor 6-6. Situasi ini menuntut pemain untuk tetap disiplin karena setiap poin dapat mengubah arah pertandingan. Keberhasilan Nathan memenangkan fase tersebut memperlihatkan kemampuannya menjaga fokus setelah lebih dari dua setengah jam bermain.

Kejutan Kedua dalam Perjalanan Turnamen

Kemenangan atas Becroft menjadi kejutan kedua yang dibuat Nathan pada seri kelima turnamen ini. Sebelumnya, ia telah lebih dulu menghentikan langkah unggulan teratas, Anthon Shepp. Dua kemenangan itu menempatkan Nathan sebagai salah satu pemain yang patut diperhitungkan menjelang akhir kompetisi.

Pencapaian tersebut memiliki arti penting karena Nathan tidak hanya menghadapi lawan dengan status unggulan, tetapi juga harus melewati pertandingan dengan intensitas tinggi. Keberhasilan mengatasi Becroft memperpanjang momentumnya dan memberi bekal kepercayaan diri menuju semifinal.

Turnamen ITF World Tennis Tour menjadi arena penting bagi petenis untuk mengumpulkan pengalaman pertandingan internasional serta membangun konsistensi. Dalam format kompetisi seperti ini, kemampuan menyesuaikan diri dari satu laga ke laga berikutnya sangat menentukan, terutama ketika jadwal berlangsung berdekatan.

Alexander Chang Menanti di Semifinal

Pada semifinal yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, Nathan akan berhadapan dengan petenis kidal Amerika Serikat, Alexander Chang. Chang melaju setelah mengalahkan rekan tandingnya di nomor ganda, Pablo Perez Ramos, secara meyakinkan dengan skor 6-1, 6-0.

Chang juga membawa catatan sebagai juara UTR PTT 2026. Pertemuan melawan Nathan akan menjadi ujian berikutnya bagi wakil Indonesia, terutama setelah ia menjalani laga perempat final yang berlangsung hampir tiga jam. Kondisi fisik, pemulihan, dan kemampuan membaca permainan lawan akan menjadi unsur penting dalam duel menuju final tersebut.

Permainan petenis kidal kerap menghadirkan sudut pukulan berbeda dibandingkan lawan yang menggunakan tangan kanan. Karena itu, Nathan akan membutuhkan penyesuaian yang tepat untuk menghadapi karakter permainan Chang. Meski demikian, hasil-hasil sebelumnya menunjukkan Nathan telah mampu menjaga daya juang saat bertemu lawan dengan status lebih diunggulkan.

Final Ganda Putra Sudah Terbentuk

Sementara itu, persaingan nomor ganda putra telah menghasilkan dua pasangan finalis. Unggulan kedua Alexander Chang dan Pablo Perez Ramos merebut tiket final setelah mengalahkan Ashwin Ryan Sharma dan Ha Minh Duc Vu dengan skor 6-1, 6-2.

Pasangan lain yang akan tampil pada laga puncak adalah Isaac Becroft dan Flack. Mereka mengatasi Nick Beamish dan Matthew Shearer dalam pertandingan yang lebih ketat, 6-4, 3-6, 10-4.

Hasil di nomor ganda memperlihatkan bahwa Chang dan Becroft tetap memiliki agenda penting meski perjalanan mereka di nomor tunggal berbeda. Chang masih berpeluang mengejar final tunggal sekaligus tampil pada final ganda, sedangkan Becroft akan mengalihkan fokusnya untuk mengejar gelar melalui nomor berpasangan.

Bagi Nathan, semifinal menjadi kesempatan untuk melanjutkan penampilan positifnya di hadapan publik Indonesia. Setelah mengalahkan unggulan teratas dan unggulan keenam, ia kini tinggal satu kemenangan lagi untuk mencapai final seri kelima ITF M15 Bali.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Nathan Barki maju ke semifinal ITF M15?

Nathan Barki maju ke semifinal ITF M15 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Nathan Barki maju ke semifinal ITF M15 matter?

Nathan Barki maju ke semifinal ITF M15 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.