Fukushimask
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Menpora sebut MotoGP Mandalika bawa dampak penguatan sport tourism

Published June 19, 2026 · Updated June 19, 2026 · By Matthew Taylor

Menpora Sebut MotoGP Mandalika Berkontribusi Penguatan Sport Tourism

Pengembangan Ekonomi Melalui Ajang Balap Motor Internasional

Menpora sebut MotoGP Mandalika bawa dampak - Pemerintah Indonesia terus memperkuat strategi pembangunan ekonomi dengan memanfaatkan berbagai ajang internasional, salah satunya ajang MotoGP Mandalika. Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menjelaskan bahwa keberadaan balap motor ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan sektor pariwisata, khususnya sport tourism, sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam wawancara bersama media, Thohir menekankan bahwa event ini tidak hanya memperlihatkan kemajuan teknologi dan olahraga, tetapi juga menjadi sarana promosi destinasi wisata baru di Nusa Tenggara Barat.

MotoGP Mandalika, yang diadakan di sirkuit Lombok, telah menarik perhatian ribuan penggemar sekaligus mengundang turis dari berbagai belahan dunia. Thohir menyebutkan bahwa ajang ini berpotensi meningkatkan jumlah pengunjung yang berkunjung ke daerah tersebut, sekaligus memperluas jaringan ekonomi lokal. "Dengan adanya MotoGP Mandalika, kita bisa membangun industri pariwisata yang lebih berkelanjutan dan mengintegrasikannya dengan olahraga," ujarnya. Ia menambahkan bahwa pemerintah telah memperhatikan kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung untuk memastikan event ini berjalan optimal dan memberi dampak luas.

"Pengembangan sport tourism akan menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menarik investasi dan meningkatkan pendapatan daerah," kata Thohir.

Menurut Menpora, keberhasilan event MotoGP Mandalika tidak hanya terlihat dari segi pertunjukan balap motor yang seru, tetapi juga dari dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Ia menyebutkan bahwa potensi ekonomi dari sektor ini bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah sekitar sirkuit. "Selain meningkatkan minat wisatawan, sport tourism juga dapat mendorong pertumbuhan UMKM lokal, seperti restoran, penginapan, dan pusat oleh-oleh," jelasnya. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan pariwisata sebagai bidang utama pendorong pertumbuhan nasional.

Sebagai acara olahraga tingkat internasional, MotoGP Mandalika diharapkan menjadi contoh bagus bagaimana olahraga dapat menjadi penggerak perekonomian. Thohir menyatakan bahwa pemerintah telah merancang kebijakan yang mendukung pengembangan sektor ini, termasuk pelibatan berbagai pihak seperti swasta, masyarakat, dan pihak asing. "Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan event seperti ini," ucapnya. Dengan adanya event besar seperti MotoGP, pemerintah bisa membangun jaringan kerja sama yang lebih luas, baik dalam hal promosi maupun investasi.

Pengembangan sport tourism tidak hanya melibatkan sektor pariwisata saja, tetapi juga menggandeng industri olahraga dan teknologi. Menpora Erick Thohir menuturkan bahwa event ini memberikan peluang bagi pengembangan infrastruktur olahraga, seperti fasilitas latihan, pusat rehabilitasi atlet, dan sistem keamanan yang canggih. "Selain itu, pemerintah juga ingin memanfaatkan momentum ini untuk menarik wisatawan yang tertarik pada kegiatan olahraga, seperti trek bike, hiking, dan aktivitas lainnya di sekitar lokasi event," tuturnya. Ia menambahkan bahwa sport tourism memiliki potensi besar untuk mengubah cara masyarakat mengakses dan memanfaatkan destinasi wisata secara lebih dinamis.

Sejumlah data yang dirilis oleh pemerintah menunjukkan bahwa keberadaan MotoGP Mandalika memberi kontribusi signifikan pada sektor pariwisata dan ekonomi. Dalam beberapa bulan pertama setelah event diadakan, terjadi peningkatan jumlah pengunjung yang mencapai 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan bahwa ajang olahraga tingkat dunia berhasil menarik perhatian masyarakat baik dalam maupun luar negeri. Thohir juga menyebutkan bahwa dampak ekonomi dari event ini tidak hanya terbatas pada saat acara berlangsung, tetapi juga berlanjut dalam jangka panjang melalui promosi destinasi wisata dan pengembangan infrastruktur.

"Kami ingin mengubah cara masyarakat melihat pariwisata, dari sekadar destinasi liburan menjadi pengalaman yang lebih berkesan melalui olahraga," ujar Menpora Erick Thohir.

Dalam rangka mendukung penguatan sport tourism, pemerintah telah melakukan beberapa inisiatif, seperti mengoptimalkan transportasi umum, memperbaiki aksesibilitas destinasi, dan memperkenalkan berbagai atraksi baru yang dapat diminati wisatawan. Thohir menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan ini. "Kami tidak hanya membangun sirkuit, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung pengembangan sport tourism secara holistik," jelasnya. Ia menambahkan bahwa event ini menjadi langkah awal dalam mengembangkan pariwisata berbasis olahraga di Indonesia.

Kebijakan pemerintah dalam mendorong sport tourism juga diiringi oleh peningkatan investasi di sektor pariwisata. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah memprioritaskan pengembangan destinasi wisata dengan pendekatan berbasis olahraga, sebagai bagian dari upaya menciptakan daya tarik baru. Thohir menyebutkan bahwa MotoGP Mandalika menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan ini, karena mampu mengubah persepsi tentang destinasi wisata di Indonesia. "Event seperti ini bisa menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk menjadi pusat kegiatan olahraga internasional," katanya.

Dengan adanya MotoGP Mandalika, pemerintah juga berharap dapat membangun hubungan kerja sama dengan berbagai negara, termasuk dalam hal pertukaran olahraga dan kebudayaan. Thohir menyebutkan bahwa event ini memberikan peluang untuk memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Nusa Tenggara Barat kepada dunia. "Kami ingin memastikan bahwa setiap event yang diadakan tidak hanya memperkenalkan keindahan alam, tetapi juga membangun ekosistem yang berkelanjutan dan bermuara pada penguatan ekonomi lokal," tuturnya. Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh untuk mengembangkan sport tourism sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional.

Kebijakan yang diterapkan oleh Menpora Erick Thohir diharapkan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia. Dengan model yang diusung, pemerintah ingin menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi bagian dari pengembangan pariwisata yang lebih modern. Dalam beberapa tahun ke depan, pemerintah berencana memperluas program serupa ke berbagai daerah, dengan memastikan setiap event memiliki dampak ekonomi yang optimal. "MotoGP Mandalika adalah langkah awal, tetapi kita masih punya banyak potensi untuk mengembangkan sport tourism lebih lanjut," pungkas Thohir. Harapan ini semakin kuat karena keberhasilan event besar seperti ini dapat memberikan contoh konkretnya kepada masyarakat dan investor.