Dirut ASDP kerahkan dua kapal urai kepadatan lintas Ketapang-Gilimanuk
Kepadatan kendaraan yang mengular sepanjang beberapa kilometer di kedua sisi Selat Bali memaksa PT ASDP Indonesia Ferry mengambil langkah darurat…
Sebuah momen bersejarah terjadi di kawasan hutan adat Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, ketika Putri Mahkota Swedia Victoria hadir langsung di tengah
Langit di atas Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, beberapa hari terakhir tampak kelabu pekat. Abu vulkanik yang terlempar dari Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda

Fukushimask.com – Kepadatan kendaraan yang mengular sepanjang beberapa kilometer di kedua sisi Selat Bali memaksa PT ASDP Indonesia Ferry mengambil langkah darurat operasional. Direktur Utama perusahaan pelat merah sektor transportasi penyeberangan itu, Heru Widodo, memutuskan mengerahkan dua unit kapal—KMP Jatra I dan KMP Portlink 0—guna menambah kapasitas angkut dan mempercepat penguraian antrean yang menumpuk di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, serta Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.
Keputusan tersebut diambil setelah pemantauan lapangan pada Minggu pagi menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan. Sekitar pukul 08.00 WIB, ekor antrean di sisi Ketapang telah merambat hingga kawasan Terminal Sri Tanjung dengan panjang total mencapai sekitar tiga kilometer. Di seberang selat, giliran Gilimanuk mencatat antrean sepanjang kurang lebih 1,6 kilometer, dengan ekor kendaraan berhenti di sekitar area Masjid Gilimanuk. Angka-angka itu mencerminkan tekanan yang sangat besar pada satu lintasan penyeberangan utama penghubung dua pulau terbesar di Indonesia.…
Sebuah pengiriman perdana berisi 40 ton daging ayam petelur afkir telah dilepas dari wilayah Jawa Timur menuju Makassar, Sulawesi Selatan.…
Sebuah fenomena budaya pop Asia kini merambah arena diplomasi tingkat tinggi. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum secara terbuka mengonfirmasi bahwa sebuah
Langit di atas Kota Bandarlampung tampak berkabut tipis sejak beberapa hari terakhir. Partikel debu vulkanik yang terbawa angin dari arah…
Operasi penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) harus dihentikan sementara pada dini hari Minggu, 6 September 2026, setelah partikel