Special Plan: Pemkab Bekasi sinergi pentahelix tingkatkan pendapatan
Pemkab Bekasi Terus Perkuat Kolaborasi Pentahelix untuk Meningkatkan PAD
Special Plan -
Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kembali memperkuat kerja sama dengan lima elemen pentahelix—yaitu pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media, serta masyarakat—untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Upaya ini bertujuan mengoptimalkan potensi keuangan daerah melalui pengawasan bersama dan partisipasi aktif semua pihak. Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengungkapkan, sinergi pentahelix menjadi strategi utama dalam membangun sistem pendapatan yang lebih efektif. "Di Pemkab Bekasi, tidak ada tokoh individu ajaib seperti Superman, melainkan tim bersama yang dibangun untuk meningkatkan PAD," jelasnya di Cikarang, Minggu.
Potensi PAD yang Dimaksimalkan Melalui Kolaborasi
Menurut Asep, Kabupaten Bekasi memiliki kapasitas besar dalam menghasilkan pendapatan daerah, terutama karena posisinya sebagai episentrum kawasan industri Asia Tenggara. "Wilayah kita menawarkan peluang besar dalam peningkatan PAD, asalkan didukung oleh partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat," tambahnya. Ia menekankan bahwa keterlibatan semua pihak diperlukan untuk memastikan potensi tersebut bisa dimanfaatkan secara optimal.
Dalam rangka ini, Pemkab Bekasi menyoroti beberapa sumber pendapatan yang memiliki potensi signifikan. Salah satu sumber utama adalah pajak air tanah, mengingat ribuan perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat mengandalkan sumber daya alam. Selain itu, sektor pajak bumi dan bangunan (PBB) serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) juga dianggap sebagai peluang besar. "Kami juga memperhatikan pajak kendaraan bermotor melalui skema bagi hasil dan opsen pajak, yang memiliki daya tarik untuk meningkatkan penerimaan daerah," katanya.
Kolaborasi Pentahelix: Strategi Berkelanjutan untuk PAD
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi Iwan Ridwan menegaskan pentingnya koordinasi lintas pemangku kepentingan dalam mengawasi pendapatan daerah. "Sinergi semua elemen menjadi kunci untuk menegakkan tata kelola keuangan yang transparan dan berkelanjutan," ujarnya. Ia menjelaskan, tim pengawasan yang dibentuk oleh Pemkab Bekasi bertujuan memastikan pengumpulan pajak dan retribusi berjalan efektif.
Pemkab Bekasi telah mengeluarkan Keputusan Bupati Bekasi nomor 100.3.3.2/Kep.381-Bapenda/2026 pada 11 Mei 2026, yang menetapkan kerangka kerja tim pengawasan. "Keputusan ini mengatur peran masing-masing pihak, termasuk akademisi yang memberikan analisis berbasis data, masyarakat yang terlibat dalam pengawasan sosial, dan media yang menjadi mitra edukasi," tambah Iwan.
Kolaborasi antara lima pilar pentahelix ini diharapkan mampu memperkuat kepatuhan wajib pajak. "Keterlibatan pelaku usaha, selain sebagai subjek pajak, juga penting dalam menciptakan pola kemitraan yang berkelanjutan," kata Iwan. Ia menambahkan, peran masyarakat dan media menjadi bagian kritis dalam memastikan transparansi dan kesadaran kolektif tentang pentingnya kontribusi pajak.
Peran Pentahelix dalam Penegakan Kepatuhan Pajak
Asep Surya Atmaja menjelaskan, sinergi pentahelix tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan, tetapi juga memastikan adanya kepatuhan dalam sistem perpajakan. "Dengan melibatkan semua pihak, kita bisa menciptakan lingkungan yang kondusif untuk meningkatkan PAD secara berkelanjutan," ujarnya. Menurutnya, akademisi berperan dalam menyediakan data dan rekomendasi, sementara masyarakat menjadi penegak kebijakan melalui partisipasi aktif.
Media, menurut Asep, memiliki peran dalam menyebarkan informasi tentang pentingnya pajak bagi pembangunan daerah. "Mereka menjadi alat edukasi yang efektif untuk membangun kesadaran publik," katanya. Sementara itu, pelaku usaha dianggap sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kepatuhan perpajakan, dan pemerintah bertugas mengawasi proses pengumpulan pendapatan.
Realisasi Pendapatan Daerah Tahun Ini
Menurut data terbaru hingga Jumat (5/6/2026), realisasi pendapatan daerah di Kabupaten Bekasi mencapai Rp1,257 triliun dari target tahun 2026 sebesar Rp3,8 triliun. "Kami terus memantau peningkatan PAD melalui berbagai sektor," kata Iwan. Dalam rincian, pajak bumi dan bangunan (PBB) telah terkumpul Rp242,71 miliar, sementara BPHTB mencatatkan realisasi Rp363,18 miliar.
Pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui skema bagi hasil dan opsen pajak juga memberikan kontribusi signifikan. "Pendapatan dari PKB mencapai Rp156,6 miliar, sedangkan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mengumpulkan Rp102,63 miliar," ujarnya. Selain itu, pajak reklame menyumbang Rp13,13 miliar, pajak air tanah mencapai Rp6,28 miliar, dan pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) sebesar Rp250,72 juta.
Pajak sarang burung walet tercatat Rp1.400.000, sedangkan sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) menghasilkan pendapatan Rp372,55 miliar. Dari total ini, PBJT tenaga listrik menyumbang Rp216,15 miliar, dan makanan serta minuman mencapai Rp124,1 miliar. "Realisasi ini menunjukkan progres yang baik, tetapi kami masih membutuhkan dukungan lebih besar untuk mencapai target yang ditetapkan," kata Iwan.
Menurutnya, keberhasilan pengoptimalan PAD tergantung pada kolaborasi yang solid. "Dengan partisipasi aktif semua pihak, kita bisa memastikan pendapatan daerah berjalan optimal," ujarnya. Ia menambahkan, hasil dari optimalisasi PAD nantinya akan kembali kepada masyarakat melalui peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, serta program pembangunan lainnya.
Dalam kesimpulan, Pemkab Bekasi berkomitmen untuk membangun sistem pendapatan yang lebih efektif melalui pendekatan pentahelix. "Kita tidak hanya ingin meningkatkan PAD, tetapi juga menciptakan keadilan dan kesejahteraan bersama," tutur Asep. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah penting dalam memastikan keberlanjutan pembangunan daerah.
Langkah Strategis untuk Meningkatkan Keterlibatan Seluruh Elemen
Para pemangku kepentingan di Kabupaten Bekasi sepakat bahwa sinergi pentahelix adalah kunci untuk mencapai PAD yang lebih tinggi. "Setiap elemen memiliki peran unik, tetapi saling melengkapi untuk mencapai tu