Foto

Ribuan pelari dari 52 negara ramaikan Jakarta International Marathon 2026

Ribuan Pelari dari 52 Negara Ramaikan Jakarta International Marathon 2026 Ribuan pelari dari 52 negara ramaikan - Menjelang hari kedua penyelenggaraan Jakarta

Desk Foto
Published June 14, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Ribuan Pelari dari 52 Negara Ramaikan Jakarta International Marathon 2026

Ribuan pelari dari 52 negara ramaikan – Menjelang hari kedua penyelenggaraan Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026, kawasan Monas di Jakarta dipenuhi oleh ribuan pelari dari berbagai belahan dunia. Acara ini menjadi ajang penting untuk merayakan HUT ke-499 Provinsi DKI Jakarta, dengan peserta berasal dari 52 negara yang berpartisipasi dalam empat kategori lomba, yaitu marathon, half marathon, 10K, dan 5K. Kehadiran peserta yang bervariasi membuat Monas menjadi pusat perhatian bagi ribuan penonton dan penggemar olahraga lari.

Kategori Lari yang Beragam

Total peserta mencapai 45.500 orang, terdiri dari 8.600 pelari kategori marathon, 16.400 untuk half marathon, 15.000 untuk 10K, dan 5.500 peserta 5K. Kehadiran peserta di setiap kategori menunjukkan keberagaman partisipasi, mulai dari atlet profesional hingga pecinta lari pemula. Kategori marathon, yang menjadi paling menantang, menarik minat dari pelari internasional yang ingin mencoba medan jalan kaki di sekitar ibukota.

“BTN JAKIM 2026 tidak hanya sekadar acara olahraga, tetapi juga ajang promosi DKI Jakarta sebagai pusat kegiatan sportif dan budaya,” ujar salah satu pelari elite yang turut serta dalam lomba.

Bagi peserta dari kategori 5K, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengikuti lomba singkat namun tetap menguji stamina. Sementara pelari 10K dan half marathon menyajikan tantangan yang lebih berat, dengan rute yang melewati jalur kota yang penuh dengan pemandangan menarik. Dengan total peserta sebanyak 45.500, JAKIM 2026 menunjukkan keterlibatan masyarakat luas dalam mendukung olahraga lari sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Peluncuran oleh Pejabat Terkemuka

Hari kedua JAKIM 2026 diawali dengan melepas peserta oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Ia didampingi oleh Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, dan Direktur BTN Nixon LP Napitupulu. Upacara pelepasan ini berlangsung di Monas, di mana para pelari diberi semangat untuk menyelesaikan lomba dengan baik.

Erick Thohir, yang dikenal sebagai penggemar olahraga, berharap acara ini mampu membangkitkan semangat kompetisi di kalangan masyarakat. “Lomba lari seperti ini menjadi wadah untuk memperkuat rasa persatuan dan kebanggaan terhadap ibukota,” katanya sambil mengucapkan selamat berlari kepada peserta. Dony Oskaria menambahkan, event ini juga bertujuan meningkatkan promosi Jakarta sebagai destinasi yang ramah untuk kegiatan olahraga internasional.

Ambisi Membangun Budaya Lari

Sebagai salah satu event lari terbesar di Asia Tenggara, JAKIM 2026 menawarkan pengalaman unik bagi peserta. Rute lomba yang dirancang memadukan jalur sejarah dan modern Jakarta, memungkinkan pelari untuk menikmati alam serta keindahan arsitektur kota. Acara ini juga menjadi ajang bagi pelari lokal untuk berlomba dengan atlet internasional, meningkatkan kualitas kompetisi secara keseluruhan.

Salah satu peserta, yang berasal dari Singapura, mengatakan bahwa partisipasi dalam JAKIM 2026 adalah pengalaman yang tak terlupakan. “Saya terkesan dengan antusiasme masyarakat Jakarta yang menyambut kami dengan tumbuh-tumbuhan dan suasana hangat,” imbuhnya. Kehadiran ribuan penonton yang mendukung pelari selama perjalanan lomba menunjukkan betapa pentingnya acara ini bagi masyarakat setempat.

“HUT ke-499 DKI Jakarta adalah momen istimewa untuk menunjukkan kemajuan dan semangat sportif kota ini,” papar Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta, dalam sambutan di acara pembukaan.

Di sisi lain, pelari dari kelas Elite menghadapi tantangan yang lebih spesifik. Mereka harus menyelesaikan rute lomba dalam waktu yang ketat, sekaligus mempertahankan performa terbaik mereka. Meski demikian, kehadiran mereka memberikan dampak positif bagi penggemar lari di tingkat nasional. “Kami berharap bisa memberikan contoh yang baik dalam olahraga sehat,” kata salah satu pelari dari kategori Elite.

Sebagai event tahunan, JAKIM 2026 mencerminkan komitmen terhadap pengembangan olahraga lari di Indonesia. Dengan peserta yang terus meningkat dari tahun ke tahun, acara ini semakin menjadi sarana untuk membangun komunitas pelari yang kuat. Di tahun ini, jumlah peserta mencapai rekor baru, menunjukkan peningkatan minat terhadap olahraga tersebut. Selain itu, event ini juga membuka peluang bagi penyelenggaraan kompetisi serupa di kota-kota lain, sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong olahraga massal.

Di Monas, suasana yang penuh semangat mengiringi pelari yang memulai perjalanan mereka. Banyak dari peserta menikmati suasana perayaan yang penuh dengan kemeriahan, mulai dari tata lomba yang terorganisir hingga pelayanan yang ramah dari panitia. Meski jalanan terkadang terasa padat, sistem perayaan yang diterapkan menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh peserta. Sejumlah pelari dari negara-negara tetangga menyatakan bahwa pengalaman di JAKIM 2026 membawa mereka ke tempat yang tidak hanya menantang tetapi juga memperkaya pengalaman lari mereka.

Sebagai penutup, JAKIM 2026 tidak hanya menjadi acara olahraga, tetapi juga upaya untuk memperkuat identitas Jakarta sebagai kota yang dinamis dan berbudaya. Kehadiran ribuan pelari dari berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa DKI Jakarta mampu menjadi tujuan lomba yang menarik. Dengan pembukaan yang penuh semangat dan keikutsertaan para pejabat penting, acara ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam mendorong partisipasi masyarakat terhadap olahraga massal.

Leave a Comment