Internasional

Historic Moment: Susunan pemain Belgia vs Mesir, De Bruyne dan Salah “starter”

Mesir, De Bruyne dan Salah "starter" Historic Moment - Jakarta - Pertandingan pembuka Grup G Piala Dunia 2026 antara Timnas Belgia dan Mesir akan berlangsung

Desk Internasional
Published June 16, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Susunan Pemain Belgia vs Mesir, De Bruyne dan Salah “starter”

Historic Moment – Jakarta – Pertandingan pembuka Grup G Piala Dunia 2026 antara Timnas Belgia dan Mesir akan berlangsung di Seattle Stadium, Selasa pukul 02.00 WIB. Kedua tim membagikan susunan pemain mereka untuk menghadapi laga yang krusial dalam persaingan grup yang melibatkan Iran dan Selandia Baru. Hasil pertandingan ini akan menjadi batu loncatan penting bagi kedua tim dalam membangun strategi untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar. Belgia, yang dikenal sebagai tim kuat di kancah sepak bola internasional, tampil optimistis setelah mengoleksi dua kemenangan dalam laga uji coba, sementara Mesir juga membawa komposisi yang dinilai matang untuk menghadapi tantangan baru.

Kekuatan Tim Belgia: Pemain Berpengalaman dan Kreativitas Muda

Belgia memasuki Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi, berdasarkan pencapaian positif dalam pertandingan persiapan. Dalam dua laga uji coba, The Red Devils mengalahkan Tunisia dan Kroasia dengan total tujuh gol, menunjukkan dominasi mereka di lini serang. Performa ini memberi indikasi kuat bahwa Belgia siap memperlihatkan kekuatan tajam mereka di Grup G. Dalam susunan pemain, Kevin De Bruyne dipilih sebagai starter, memimpin lini tengah dengan pengalaman dan kemampuan mengelola bola. Pemain-pemain muda seperti Jeremy Doku dan Charles De Ketelaere juga dianggap sebagai faktor penentu, karena kemampuan mereka dalam mengubah ritme pertandingan.

“Pertandingan ini akan menjadi ujian pertama untuk tim-tim yang bersaing di Grup G. Belgia memperlihatkan kesiapan mereka dengan formasi yang seimbang, sementara Mesir berusaha membangun konsistensi,” tulis sumber dari laman resmi FIFA.

Strategi Belgia terlihat jelas dalam susunan pemain mereka, dengan formasi 4-2-3-1 yang menggabungkan kekuatan bertahan dan serangan. Gelandang bertahan seperti Amadou Onana dan Youri Tielemans ditempatkan untuk mengontrol bola di tengah lapangan, sementara Leandro Trossard dan Kevin De Bruyne di lini depan berperan sebagai senjata utama. Pemain muda seperti Doku dan De Ketelaere, yang memiliki kemampuan melesat dan mengalirkan bola, akan diberikan ruang untuk menunjukkan potensi mereka. Para ahli sepak bola menilai bahwa Belgia memperkuat lini serang mereka dengan pilihan ini, terutama dalam menghadapi lawan yang memiliki kecepatan tinggi.

Tim Mesir: Konsistensi di Depan dan Kesiapan Taktis

Mesir, yang sebelumnya meraih kemenangan 1-0 atas Rusia dan kalah tipis 1-2 dari Brasil dalam laga uji coba, memasuki Piala Dunia 2026 dengan taktik yang telah diujicobakan. The Pharaohs memilih untuk mempertahankan duet Mohamed Salah dan Omar Marmoush di lini depan, yang diperkirakan menjadi kunci utama dalam menembus pertahanan Belgia. Salah, yang telah menjadi andalan utama dalam beberapa tahun terakhir, dikenal karena kecepatannya yang luar biasa dan kemampuan mencetak gol. Sementara Marmoush, meskipun lebih berpengalaman, tetap menjadi pilihan utama karena kemampuannya dalam menciptakan peluang.

Formasi 4-2-3-1 yang dipilih Mesir dirancang untuk memaksimalkan kecepatan serta kreativitas mereka. Dalam laga uji coba, Mesir menunjukkan kemampuan menembus lini belakang lawan, terutama melalui serangan cepat yang diawali oleh Salah. Pemain-pemain di posisi gelandang seperti Mostafa Ziko dan Mohanad Lasheen diharapkan bisa mengontrol tempo permainan, sementara bek-bek yang dianggap stabil akan menjadi penghalang bagi serangan Belgia. Kombinasi antara pemain berpengalaman dan pemain muda diharapkan bisa menciptakan keseimbangan taktis yang baik.

Analisis Susunan Pemain Kedua Tim

Berdasarkan laman resmi FIFA, berikut susunan pemain Belgia dan Mesir yang akan diturunkan:

  • Belgia (4-2-3-1):Thibaut Courtois (Kiper) – Thomas Meunier, Nathan Ngoy, Brandon Mechele, Timothy Castagne (Bek) – Amadou Onana, Youri Tielemans (Gelandang Bertahan) – Leandro Trossard, Kevin De Bruyne, Jeremy Doku (Gelandang) – Charles De Ketelaere (Striker)
  • Mesir (4-2-3-1):Mostafa Ahmed Shobeir (Kiper) – Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, Hamdi Fathi (Bek) – Mostafa Ziko, Mohanad Lasheen (Gelandang Bertahan) – Marwan Ateya, Ahmed Abou El Fotouh, Emam Ashour (Gelandang) – Mohamed Salah, Omar Marmoush (Striker)

Susunan ini menunjukkan bahwa Belgia lebih fokus pada penguasaan bola dan kerja sama tim, sementara Mesir mengandalkan kecepatan serta insting penyerang individu. Para analis sepak bola memperkirakan bahwa pertandingan ini akan berlangsung sengit, dengan keunggulan Belgia di sektor pertahanan, namun potensi Mesir di lini depan menjadi ancaman besar.

Grup G Piala Dunia 2026 diprediksi sebagai salah satu grup yang paling kompetitif, karena mengumpulkan tim-tim dengan performa stabil. Belgia dan Mesir akan saling bersaing untuk mendapatkan kemenangan pertama, yang bisa menjadi titik awal dalam membangun dominasi mereka. Tim-tim lain seperti Iran dan Selandia Baru juga tidak akan tinggal diam, sehingga pertandingan antara Belgia dan Mesir bisa menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak penyisihan grup.

Dalam pertandingan ini, penampilan pemain-pemain muda menjadi faktor penting, terutama bagi Belgia yang ingin memastikan bahwa generasi muda mereka siap menghadapi tekanan tinggi. Sementara Mesir, yang telah memperkuat tim dengan penyerang berbakat, akan memanfaatkan momentum kemenangan mereka melawan Rusia untuk menunjukkan kualitas di babak pertama. Para pemain yang terpilih akan diberikan tekanan besar, karena hasil pertandingan ini akan menentukan arah langkah mereka di Piala Dunia 2026.

Dengan susunan pemain yang siap dan strategi yang jelas, kedua tim diharapkan bisa memberikan pertunjukan terbaik mereka. Belgia, dengan kekuatan lini serang yang

Leave a Comment