David Nuban Klaim Hornbills Lebih Solid Dibanding Pelita Jaya
Jakarta, Jumat (19/6)
Latest Program – Jakarta – David Nuban, salah satu pemain Bogor Hornbills, mengungkapkan bahwa timnya siap bersaing dengan sikap kompak dan kualitas yang dianggapnya tidak kalah, bahkan lebih unggul dibandingkan Pelita Jaya Jakarta dalam pertandingan pertama babak final IBL 2026. Pertandingan ini akan berlangsung di GMSB, Jakarta, dan berformat best-of-five, yang menurut Nuban memberikan peluang besar bagi timnya untuk menunjukkan kekuatan.
Nuban menyatakan bahwa seluruh pemain Hornbills telah menyiapkan diri dengan optimal untuk menghadapi laga pembuka final yang berlangsung hari ini. “Pemain asing mereka tidak lebih superior dari pemain asing kami, jadi kami percaya diri dan siap memperlihatkan kemampuan di lapangan,” ujarnya setelah sesi latihan di GMSB, Jakarta, Kamis (18/6). Ia menekankan bahwa kepercayaan diri tim adalah kunci utama untuk meraih kemenangan.
“Tentunya pemain asing mereka tidak lebih bagus dari pemain asing kami, jadi tim percaya dengan kemampuan diri sendiri dan akan berusaha menunjukkan itu di lapangan nanti,” kata Nuban.
Nuban menjelaskan bahwa strategi utama tim fokus pada pertahanan yang disiplin, terutama untuk menghalangi permainan para pemain kunci Pelita Jaya. “Peran pertahanan sangat penting karena lawan kami memiliki banyak pemain berpengalaman dan kualitas individu yang merata di setiap posisi,” tambahnya. Ia juga menyoroti pentingnya mengatur tempo permainan agar tidak terjebak dalam tekanan.
Pelita Jaya, yang dilatih David Singleton, dikenal memiliki keunggulan dalam pengalaman dan konsistensi. Nuban mengakui bahwa tim ini memiliki kelebihan di babak final, namun ia yakin kekompakan Hornbills bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga. “Kami telah mempelajari cara bermain mereka dan menyiapkan penyesuaian strategi untuk meminimalkan keuntungan mereka,” tuturnya. Pemainan bebas para pemain asing lawan, seperti Jeff Withey dan Perrin Buford, juga menjadi target utama.
Nuban menegaskan bahwa dirinya akan berusaha memaksimalkan kontribusi dalam segi penyerangan dan pertahanan, terutama saat menghadapi pemain asing lawan yang menjadi pilar utama permainan. “Tim pelatih yang dipimpin Cesar Camara sudah membuat rencana jitu untuk menghadapi karakter permainan lawan,” katanya. Ia menambahkan bahwa Pelita Jaya berbeda dari musim reguler lalu, sehingga perlu adaptasi yang cepat.
Dalam persiapan menghadapi laga ini, Hornbills juga menekankan latihan khusus untuk meningkatkan akurasi tembakan tiga angka. “Kemampuan menembak jarak jauh menjadi senjata penting bagi kami, terutama untuk memperbesar peluang mencetak poin kritis,” ungkap Nuban. Ia menilai bahwa aspek ini bisa menjadi kejutan bagi lawan yang mungkin tidak memperkirakannya.
Nuban tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk memuji penampilan Andakara Prastawa Dhyaksa, kapten Pelita Jaya. “Prastawa adalah salah satu pemain terbaik Indonesia dengan pengalaman dan prestasi yang luar biasa,” kata pria yang sering disapa Nuban itu. Meski mengakui keunggulan sang kapten, ia berharap performa shootingnya tidak mencapai tingkat puncak saat laga pertama final.
Pertandingan final IBL 2026 dianggap sebagai momen bersejarah bagi kedua tim. Bagi Hornbills, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan perkembangan selama musim kompetisi, sementara Pelita Jaya ingin mempertahankan dominasi mereka. Nuban menilai bahwa persiapan timnya lebih matang karena fokus pada detail kecil, termasuk koordinasi antar pemain dan konsistensi dalam setiap serangan.
Dalam wawancara eksklusif, Nuban juga menyebutkan bahwa kekompakan internal tim menjadi aset terbesar. “Kami saling mendukung dan berkomunikasi dengan baik, sehingga bisa meredam kekuatan lawan secara efektif,” katanya. Ia menambahkan bahwa latihan intensif selama beberapa minggu terakhir membantu mengurangi kesalahan kecil yang sering terjadi dalam pertandingan tingkat tinggi.
Sebagai pemain All-Star 2026, Nuban memiliki tanggung jawab besar untuk memimpin tim menuju kemenangan. “Saya berharap semua pemain bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya, termasuk dalam menghadapi tantangan dari lawan yang memiliki reputasi menggigil,” katanya. Ia yakin bahwa kebersamaan dan semangat juang seluruh elemen Hornbills bisa menjadi jaminan untuk meraih kemenangan pertama dalam babak final.
Kemajuan tim yang dipimpin Cesar Camara juga diakui Nuban. “Perubahan dalam taktik dan penyesuaian strategi memberikan dampak signifikan pada performa kami, terutama saat menghadapi variasi permainan lawan,” ujarnya. Ia berharap persiapan ini bisa berbuah hasil maksimal di GMSB, Jakarta.
Nuban menutup wawancara dengan semangat tinggi. “Kami tidak hanya berharap menang, tetapi ingin memperlihatkan bahwa Hornbills layak menjadi juara,” katanya. Ia meyakini bahwa kesiapan dan keyakinan tim akan menjadi penggerak utama dalam menghadapi pertandingan panas ini.
