Video

Historic Moment: Penglipuran Bali jadi acuan pengembangan desa wisata nasional

sata Nasional Historic Moment - Desa Penglipuran yang terletak di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, telah ditetapkan sebagai salah satu contoh terbaik dalam

Desk Video
Published July 10, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Historic Moment: Penglipuran Jadi Acuan Desa Wisata Nasional

Historic Moment – Desa Penglipuran yang terletak di Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, telah ditetapkan sebagai salah satu contoh terbaik dalam pengembangan desa wisata di tingkat nasional. Penetapan ini didasarkan pada evaluasi komprehensif yang dilakukan oleh Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melalui kunjungan kerja spesifik yang menyasar berbagai aspek pengelolaan desa tersebut. Momen bersejarah ini menandai pengakuan resmi terhadap keberhasilan model pengelolaan yang telah diterapkan selama bertahun-tahun oleh masyarakat setempat.

Model Pengelolaan Berbasis Masyarakat yang Unggul

Salah satu keunggulan utama Desa Penglipuran terletak pada sistem pengelolaan yang sepenuhnya melibatkan masyarakat lokal. Model ini telah terbukti efektif dalam memperkuat sektor pariwisata daerah sekaligus menjaga kelestarian adat istiadat dan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Masyarakat setempat tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat ekonomi, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai budaya yang menjadi daya tarik wisata bagi pengunjung dari berbagai penjuru nusantara.

Pendekatan berbasis masyarakat ini memungkinkan setiap elemen masyarakat memiliki peran dan tanggung jawab dalam pengembangan desa. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program wisata, semua dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Hal ini menciptakan rasa memiliki yang kuat dan memastikan bahwa pengembangan wisata berjalan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik lokal. Historic Moment ini juga menunjukkan bagaimana masyarakat dapat mengelola sumber daya mereka sendiri tanpa ketergantungan berlebihan pada pihak eksternal.

Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI

Kunjungan kerja spesifik yang dilakukan oleh Komisi VII DPR RI memberikan kesempatan untuk melakukan penilaian mendalam terhadap berbagai aspek pengelolaan Desa Penglipuran. Tim evaluator melakukan observasi langsung terhadap infrastruktur, pelayanan wisata, serta mekanisme pengelolaan yang diterapkan di desa tersebut. Mereka juga berdiskusi dengan para tokoh masyarakat dan melihat langsung bagaimana sistem gotong royong diterapkan dalam kehidupan sehari-hari warga.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model yang diterapkan di Penglipuran memiliki potensi untuk menjadi acuan bagi pengembangan desa wisata di berbagai wilayah di Indonesia. Beberapa aspek yang mendapat perhatian khusus meliputi transparansi pengelolaan keuangan, keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan, serta integrasi antara pelestarian budaya dengan pengembangan ekonomi wisata. Historic Moment ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pengembangan desa wisata di Indonesia.

Dampak terhadap Sektor Pariwisata Nasional

Keberhasilan Desa Penglipuran dalam mengembangkan pariwisata berbasis komunitas memberikan inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia. Model ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi tidak harus bertentangan, melainkan dapat saling memperkuat satu sama lain. Masyarakat yang memahami nilai-nilai budayanya cenderung lebih aktif dalam melestarikan dan mempromosikan warisan leluhur mereka kepada generasi mendatang.

Selain itu, keberhasilan Penglipuran juga berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Pendapatan dari sektor wisata digunakan untuk berbagai program pembangunan desa, termasuk perbaikan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Hal ini menciptakan siklus pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif, di mana setiap anggota masyarakat merasakan manfaat langsung dari pengembangan pariwisata di wilayah mereka.

Dengan demikian, Desa Penglipuran tidak hanya menjadi destinasi wisata yang menarik, tetapi juga laboratorium hidup bagi pengembangan desa wisata di seluruh Indonesia. Model pengelolaan yang telah terbukti efektif ini diharapkan dapat diadopsi oleh berbagai daerah untuk menciptakan desa-desa wisata yang mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. Historic Moment di Penglipuran menjadi bukti nyata bahwa masyarakat dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam pembangunan nasional.

Model pengelolaan berbasis masyarakat yang diterapkan di Penglipuran dinilai mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus melestarikan adat dan budaya.

Sumber: Rita Laura/Dudy Yanuwardhana/I Gusti Agung Ayu N

Leave a Comment