Humaniora

TNI salurkan bantuan sosial kepada masyarakat perbatasan di Kaltara

TNI Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Perbatasan Malinau TNI salurkan bantuan sosial kepada masyarakat - Kabupaten Malinau di Provinsi Kalimantan Utara

Desk Humaniora
Published July 17, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

TNI Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Perbatasan Malinau

TNI salurkan bantuan sosial kepada masyarakat – Kabupaten Malinau di Provinsi Kalimantan Utara kembali menjadi sorotan positif setelah TNI salurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan. Sebanyak 1.800 paket bantuan telah didistribusikan secara bertahap kepada warga yang membutuhkan di wilayah perbatasan Republik Indonesia dengan Malaysia. Penyaluran ini dilakukan melalui Komando Distrik Militer (Kodim) 0910/Malinau sebagai wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat perbatasan. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kehadiran negara di wilayah-wilayah terpencil yang memiliki nilai strategis bagi kedaulatan bangsa.

Program Binkattaswilnas 2026

Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0910/Malinau, Letkol Inf Mochammad Syaiful Arif, menjelaskan bahwa bantuan sosial ini merupakan bagian dari program Pembinaan Masyarakat Perbatasan Wilayah Nasional (Binkattaswilnas) yang diselenggarakan oleh Staf Teritorial (Ster) TNI. Program ini bertujuan untuk memperkuat pembinaan teritorial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Melalui program ini, TNI tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan dasar masyarakat perbatasan.

“Bantuan sosial itu merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Sebanyak 1.800 paket disalurkan secara bertahap agar dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk di desa-desa dan wilayah perbatasan,” ujar Dandim Malinau dalam keterangan persnya di Malinau, Kamis.

Menurut Letkol Arif, program Binkattaswilnas merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI dalam memperkuat pembinaan teritorial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Program ini juga menjadi sarana untuk memastikan bahwa masyarakat perbatasan tidak merasa terabaikan dari pembangunan nasional.

Kehadiran Negara di Perbatasan

Wakil Bupati (Wabup) Malinau, Jakaria, menegaskan bahwa pemberian bantuan sosial oleh TNI ini merupakan salah satu tanda hadirnya negara di wilayah perbatasan RI-Malaysia, khususnya di Kabupaten Malinau. Ia menyatakan bahwa ini merupakan wujud nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan. Kehadiran TNI di wilayah ini tidak hanya terbatas pada fungsi keamanan, tetapi juga mencakup aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

“Ini wujud nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan. Pemkab Malinau apresiasi atas upaya TNI yang selama ini tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga aktif membantu dan mendampingi masyarakat melalui Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas),” ujar Wabup Jakaria.

Wabup Jakaria menyebutkan bahwa Kabupaten Malinau memiliki garis perbatasan sepanjang kurang lebih 504 kilometer yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia. Kawasan tersebut mencakup empat kecamatan serta dihuni masyarakat yang membutuhkan perhatian dan kehadiran negara secara berkelanjutan. Dengan luas wilayah yang cukup besar, Kabupaten Malinau memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Selain menjaga kedaulatan wilayah, TNI juga berperan memberikan edukasi, motivasi, serta membangun semangat masyarakat agar tetap merasa diperhatikan oleh negara. Kehadiran TNI juga membantu masyarakat dan memberikan rasa aman,” katanya.

Fokus Pemberdayaan Masyarakat

Perwira Pembantu Utama (Paban) VI/Pembinaan Wilayah Nasional Staf Teritorial TNI, Kolonel Laut Agus Izudin, menjelaskan bahwa bantuan sosial Binkattaswilnas TNI Tahun 2026 difokuskan pada pemberdayaan masyarakat di daerah perbatasan. TNI telah menyiapkan sebanyak 1.800 paket bantuan sosial berupa sembako yang didistribusikan kepada masyarakat melalui Kodim dan Satgas Pamtas yang bertugas di wilayah masing-masing. Program ini menunjukkan komitmen TNI untuk terus hadir dan membantu masyarakat perbatasan dalam berbagai aspek kehidupan.

“TNI telah menyiapkan sebanyak 1.800 paket bantuan sosial berupa sembako yang didistribusikan kepada masyarakat melalui Kodim dan Satgas Pamtas yang bertugas di wilayah masing-masing,” katanya.

Kolonel Laut Agus menegaskan kehadiran TNI di wilayah perbatasan tidak hanya untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai garda terdepan bangsa. Wilayah perbatasan menjadi perhatian utama TNI karena selain menjaga keamanan, TNI juga ingin hadir melalui program pemberdayaan masyarakat agar kehidupan warga semakin baik. Program ini juga menjadi sarana untuk memastikan bahwa masyarakat perbatasan dapat merasakan manfaat dari pembangunan nasional secara merata.

“Wilayah perbatasan menjadi perhatian kami. Selain menjaga keamanan, TNI juga ingin hadir melalui program pemberdayaan masyarakat agar kehidupan warga semakin baik,” ujarnya.

Diketahui TNI melalui Kodim 0910/Malinau menggelar pelepasan kendaraan pengangkut 1.800 paket bantuan sosial dalam rangka Binkattaswilnas Ster TNI Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kodim 0910/Malinau, Kamis. Kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI untuk terus hadir dan membantu masyarakat perbatasan dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan program-program seperti ini, diharapkan masyarakat perbatasan dapat merasakan manfaat pembangunan secara lebih optimal dan berkelanjutan.

Leave a Comment