Prabowo sampaikan rasa bangga ke petani seluruh Indonesia

5 hours ago  ·  3 min read
By Joseph Wilson
khrisna-edit-1784302358-f2f20e44dd

Prabowo Ungkap Kebanggaan Terhadap Petani di Seluruh Nusantara

Prabowo sampaikan rasa bangga ke petani – Jakarta – Kepala Negara Prabowo Subianto secara resmi menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh petani Indonesia atas dedikasi mereka dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pernyataan tersebut diucapkan saat memimpin acara panen raya yang diselenggarakan secara serentak di 43 lokasi berbeda di seluruh wilayah Indonesia. Acara ini dimulai dari Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh yang terletak di Malang, Jawa Timur, pada hari Jumat. Kehadiran para petani dari berbagai daerah menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program ketahanan pangan yang digagas pemerintah.

Presiden menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan yang kini mulai dirasakan oleh masyarakat tidak lepas dari usaha keras para petani di berbagai daerah. Menurutnya, kontribusi petani merupakan fondasi utama dalam memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Selama ini, sektor pertanian telah menjadi tulang punggung ekonomi nasional yang memberikan lapangan kerja bagi jutaan orang.

Respons Terhadap Isu Harga Beras

Kepala Negara juga menanggapi pandangan sebagian kalangan yang menilai harga beras saat ini tergolong mahal. Prabowo berpendapat bahwa mereka yang mengkritik perlu memahami betul proses dan jerih payah petani dalam menanam padi. Dari proses penanaman hingga panen, petani menghadapi berbagai tantangan mulai dari cuaca hingga hama tanaman.

“Yang mengatakan beras mahal, suruh ikut tanam beras! Kalau petani beras enggak dapat penghasilan tinggi, suruh mereka tanam sendiri. Suruh tanam sendiri, enak aja,” ujarnya.

Ungkapan tersebut mencerminkan kepedulian Presiden terhadap kesejahteraan petani yang selama ini menjadi tulang punggung sektor pertanian nasional. Prabowo juga menekankan bahwa harga beras yang stabil merupakan hasil dari kerja keras seluruh komponen bangsa, termasuk petani, distributor, dan pemerintah.

Tanda Kesejahteraan Petani Meningkat

Presiden juga membagikan informasi menarik mengenai kondisi ekonomi petani yang semakin membaik. Ia mengaku menerima laporan dari sejumlah petani yang memanfaatkan waktu luang untuk berlibur ke luar negeri. Hal ini menjadi indikator positif bahwa taraf hidup petani terus meningkat seiring dengan program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah.

“Ada beberapa petani yang lapor ke saya, dia sekarang sedang libur ke Hong Kong. Wih, senang ya kan,” ucap Prabowo dengan nada antusias.

Perjalanan ke destinasi internasional seperti Hong Kong menunjukkan bahwa petani tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memiliki kemampuan finansial untuk menikmati perjalanan ke luar negeri. Hal ini membuktikan bahwa program-program pemerintah telah menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Peran TNI dan Polri dalam Ketahanan Pangan

Selain memberikan apresiasi kepada petani, Presiden juga mengungkapkan rasa bangga terhadap kontribusi TNI dan Polri dalam kegiatan panen raya serta program-program ketahanan pangan lainnya. Keterlibatan kedua institusi tersebut menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bertugas menjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga hadir sebagai bagian integral dari masyarakat.

Menurut Prabowo, kehadiran TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat merupakan wujud nyata bahwa kedua institusi tersebut merupakan anak kandung rakyat yang harus selalu bersatu dengan masyarakat. Kesulitan yang dihadapi rakyat dianggap sebagai kesulitan bersama yang harus diselesaikan secara kolektif. Program-program seperti bantuan bibit, pupuk, dan infrastruktur pertanian telah membantu meningkatkan produktivitas petani.

“TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia. TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat, di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri,” kata Prabowo.

Presiden juga menyebutkan bahwa panen raya bersama TNI yang digelar saat ini, serta panen raya jagung yang dilakukan Polri pada bulan Mei lalu, merupakan bukti bahwa ketahanan pangan telah menjadi gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa. Selama masih ada rakyat yang hidupnya sulit, maka menjadi kewajiban semua komponen masyarakat untuk bersatu dan mengambil langkah-langkah nyata dalam mengatasi permasalahan tersebut.

“Selama ada rakyat yang hidupnya susah, itu adalah kewajiban semua komponen untuk bersatu, bahu-membahu, membuat langkah-langkah yang besar, langkah-langkah yang nyata untuk mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat itu,” imbuhnya.

Terakhir, Presiden menyampaikan rasa bangga dan haru atas berbagai kontribusi TNI dan Polri di tengah masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur dan penyediaan akses air bersih di berbagai daerah. Kehadiran kedua institusi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh. Prabowo juga berpesan agar seluruh elemen bangsa terus bekerja sama demi terwujudnya Indonesia yang lebih sejahtera dan mandiri.

“Saya bangga dengan TNI. Saya bangga dengan TNI. Saya bangga dengan Polri. Terima kasih,” ujarnya.

MORE FROM THIS CATEGORY