Bisnis

Latest Program: ASDP dukung pelestarian laut demi kelancaran penyeberangan-logistik

ASDP Berkomitmen Melestarikan Laut untuk Dukung Kinerja Logistik Nasional Latest Program - Di tengah tantangan global dalam menjaga lingkungan, perusahaan

Desk Bisnis
Published June 9, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

ASDP Berkomitmen Melestarikan Laut untuk Dukung Kinerja Logistik Nasional

Latest Program – Di tengah tantangan global dalam menjaga lingkungan, perusahaan pelayaran penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menunjukkan peran aktifnya dalam pelestarian ekosistem laut. Langkah ini bertujuan memastikan keberlanjutan sumber daya alam maritim yang mendukung operasional layanan penumpang serta distribusi logistik secara efisien. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan bahwa sebagai badan usaha milik negara (BUMN) yang beroperasi di wilayah pesisir dan perairan, perusahaan ini memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kebersihan dan keseimbangan lingkungan lautan.

Kegiatan Ocean Clean Up Day 2026 sebagai Bentuk Partisipasi

Pada 2026, ASDP mengadakan serangkaian kegiatan yang disebut Ocean Clean Up Day. Acara ini digelar secara bersamaan di seluruh area operasional perusahaan, sebagai bentuk perayaan Hari Laut Sedunia yang diadakan setiap tahun. Heru Widodo menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang bertajuk “Bridging the Nation, Protecting Our Oceans.” Tujuan utama kegiatan ini adalah membersihkan kawasan pesisir, pelabuhan, dan perairan lintasan penyeberangan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Melalui Ocean Clean Up Day 2026, kami ingin mengajak seluruh insan ASDP dan stakeholder untuk ambil bagian aktif dalam menjaga kebersihan laut dan kawasan pesisir,” ujar Heru Widodo.

Kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan lebih dari 13 ton sampah dari berbagai titik strategis, termasuk jalur pelayaran utama. Heru menekankan bahwa aksi ini bukan hanya upaya menjaga kebersihan, tetapi juga menjadi bentuk nyata komitmen ASDP dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Menurutnya, lingkungan perairan yang sehat sangat berpengaruh pada kelancaran operasional layanan penyeberangan, baik dalam hal keselamatan maupun efisiensi.

Peran Kolaborasi dalam Mewujudkan Lingkungan Bersih

Menyadari pentingnya ekosistem laut sebagai basis keberlanjutan industri pelayaran, ASDP menggandeng berbagai pihak untuk mengambil bagian dalam menjaga kualitas lingkungan. Tercatat lebih dari 400 peserta yang turut serta dalam kegiatan Ocean Clean Up Day 2026, dengan titik pelaksanaan mencakup 27 wilayah cabang perusahaan. Partisipasi besar ini mencerminkan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, yang terus diupayakan ASDP dalam menjaga kebersihan laut.

“Tingginya partisipasi dari berbagai pihak menunjukkan bahwa komitmen melestarikan lingkungan tidak hanya menjadi tugas ASDP, tetapi juga melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” kata Heru.

Menurut Heru, aksi ini juga bertujuan memperkuat kesadaran masyarakat akan dampak negatif sampah terhadap ekosistem. Ia menambahkan bahwa sampah yang diangkat selama kegiatan ini berasal dari berbagai sumber, seperti aktivitas nelayan, pelabuhan, dan jalur transportasi laut. Dengan mengurangi limbah, ASDP berharap dapat menciptakan lingkungan perairan yang lebih bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat serta pengguna jasa penyeberangan.

Upaya ASDP untuk Mendukung SDGs 14

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa Ocean Clean Up Day 2026 bukan hanya fokus pada pembersihan lingkungan, tetapi juga bertujuan mendukung agenda pembangunan berkelanjutan nasional. Ia menekankan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 14 tentang ekosistem laut. Menurut Windy, SDG 14 menekankan pentingnya perlindungan kawasan pesisir dan pengurangan limbah plastik yang berdampak besar terhadap keanekaragaman hayati laut.

“Ia berharap aksi kolaboratif ini dapat memperkuat budaya peduli lingkungan dan mendorong terciptanya kawasan pesisir, pelabuhan, dan perairan yang bersih secara berkelanjutan,” tambah Windy.

Windy juga mengungkapkan bahwa ASDP terus memperkuat komitmen lingkungan melalui berbagai inisiatif yang dijalankan secara konsisten. Program TJSL, misalnya, telah menjadi platform utama untuk menjaga keberlanjutan sumber daya alam maritim. Selain itu, perusahaan juga berupaya meningkatkan efisiensi operasional dengan mengadopsi teknologi ramah lingkungan, seperti penggunaan bahan bakar alternatif dan pengurangan emisi karbon.

Peran Laut dalam Ekonomi Nasional dan Keberlanjutan

Menurut Windy, kawasan pesisir dan perairan tidak hanya menjadi jalur transportasi vital, tetapi juga komponen penting dalam pembangunan ekonomi. Kebersihan lingkungan lautan secara langsung memengaruhi kinerja logistik, karena kondisi air yang tercemar dapat mengganggu operasional kapal, menyebabkan kecelakaan, atau mengurangi daya dukung sumber daya alam. Dengan menjaga kebersihan laut, ASDP berkontribusi pada pencapaian SDGs, terutama dalam mengurangi sampah plastik yang sering kali mengalir ke lautan dari daratan.

Program Ocean Clean Up Day 2026 dianggap sebagai langkah strategis ASDP dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Setiap ton sampah yang diangkat dari perairan mencerminkan upaya nyata perusahaan untuk mengurangi dampak lingkungan yang merusak ekosistem laut. Windy menegaskan bahwa ASDP tidak hanya berfokus pada pelayanan logistik yang optimal, tetapi juga ingin menjadi pelaku utama dalam menjaga lingkungan. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mengurangi sampah plastik, khususnya di wilayah pesisir yang menjadi kawasan vital.

Langkah Berkelanjutan untuk Masa Depan Indonesia

Dalam konteks jangka panjang, ASDP menggarisbawahi bahwa keberlanjutan ekosistem laut tidak bisa tercapai tanpa partisipasi aktif masyarakat. Keterlibatan seluruh pihak, termasuk nelayan, pelaku logistik, dan pengguna jasa, menjadi kunci keberhasilan program seperti ini. Windy menyampaikan bahwa ASDP terus berinovasi dalam pengelolaan lingkungan, seperti menyediakan alat pengumpul sampah berbasis teknologi, serta memberikan pelatihan kepada masyarakat lokal untuk berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan.

Heru Widodo menambahkan bahwa pengelolaan sampah dan kebersihan laut adalah bagian dari strategi ASDP dalam menjaga kualitas sumber daya alam. Ia menekankan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan ini bertujuan menciptakan ekosistem laut yang sehat, yang pada gilirannya mendukung perekonomian nasional melalui jalur transportasi yang aman dan efektif. Dengan menggabungkan inisiatif lingkungan dan kinerja operasional, ASDP berupaya menjadi contoh bagus bagi perusahaan lain dalam menjalankan bisnis dengan tanggung jawab sosial.

Program TJSL yang dijalankan ASDP menunjukkan komitmen terhadap penyeberangan logistik yang berkelanjutan. Selain membersih

Leave a Comment