Sentuhan tenun Benteng Tiworo ditampilkan di BTN IFW 2026

4 hours ago  ·  4 min read
By David Garcia - fukushimask.com
beac516b-6289-4aaa-9c4c-497960f9a445

Kolaborasi Tenun Tradisional dan Mode Modern di IFW 2026

Fukushimask.com – Sentuhan tenun Benteng Tiworo ditampilkan di BTN – Jakarta menjadi saksi sejarah ketika kain tenun khas Sulawesi Tenggara kembali bersinar di kancah fashion nasional. Dalam ajang bergengsi BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026, Dekranasda Kabupaten Muna Barat bekerja sama dengan desainer ternama AIDA AHO memamerkan koleksi busana yang mengangkat warisan budaya lokal. Pameran ini berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, pada hari Rabu, 29 Juli 2026, dan berhasil menarik perhatian para pecinta mode serta budaya. Kehadiran karya ini menunjukkan betapa tenun tradisional Indonesia masih memiliki daya tarik yang kuat di era modern.

Simfoni Tenun yang Menggugah Jiwa

Koleksi yang diberi nama “Simfoni Tenun Muna Barat Benteng Tiworo” ini bukan sekadar pajangan busana biasa. Setiap helai kain yang ditampilkan membawa cerita panjang tentang identitas masyarakat Muna Barat. Desainer Siti Nur Aida Aho menjelaskan bahwa karya ini lahir dari tekad kuat untuk melestarikan tenun Benteng Tiworo Liwu Mokesa, sebuah warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Proses pembuatan tenun ini melibatkan teknik tradisional yang dijaga ketat oleh para perajin lokal.

“Motif geometri pada tenun ini bukan sekedar hiasan, melainkan simbol filosofi hidup masyarakat Muna Barat, keseimbangan, ketertiban, dan harmoni,” ujar Siti Nur Aida Aho saat memaparkan konsep koleksinya di hadapan para tamu undangan.

Setiap benang yang ditenun oleh para perajin lokal Muna Barat menjadi bagian dari narasi besar tentang ketekunan, identitas, dan kebanggaan daerah. Kolaborasi ini di bawah asuhan Ketua Dekranasda Kabupaten Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin, berhasil menghadirkan karya yang memadukan keindahan tradisional dengan sentuhan kontemporer. Sentuhan tenun Benteng Tiworo ditampilkan dengan cara yang memukau, menunjukkan bahwa warisan budaya bisa tetap relevan di zaman sekarang.

Modernisasi Tanpa Melestarikan Jiwa Tradisional

Konsep desain yang diterapkan dalam koleksi ini menggabungkan siluet modern dan adibusana dengan material tradisional tenun Benteng Tiworo. Desainer AIDA AHO menekankan bahwa kemewahan ditampilkan melalui detail potongan yang tegas dan struktur yang kuat, namun tetap menghormati pakem motif asli yang telah ada sejak lama. Pendekatan ini memungkinkan tenun tradisional untuk bersaing di pasar global tanpa kehilangan identitasnya.

“Tujuannya untuk membuat tenun Muna barat relevan untuk pasar global dan ready to wear mewah tanpa menghilangkan jiwanya,” tambah desainer tersebut dengan penuh semangat.

Upaya ini menunjukkan bahwa warisan budaya tidak harus tertinggal di masa lalu. Dengan pendekatan yang tepat, tenun tradisional dapat bersaing di pasar internasional tanpa kehilangan esensi aslinya. Para perajin lokal Muna Barat kini mendapatkan pengakuan yang lebih luas atas keahlian mereka dalam menenun kain berkualitas tinggi. Sentuhan tenun Benteng Tiworo ditampilkan sebagai bukti bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan.

IFW 2026: Platform untuk Kreativitas Nusantara

BTN IFW 2026 yang diinisiasi oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) mengangkat tema “Ulos Simetria”. Tema ini menggambarkan kekayaan wastra dan budaya Nusantara sekaligus kreativitas daerah di Indonesia. Acara yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat ini berlangsung dari tanggal 29 Juli hingga 2 Agustus 2026. Lebih dari sekadar pameran busana, BTN IFW 2026 menghadirkan berbagai program yang dirancang untuk membangun ekosistem fesyen yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.

Program-program tersebut mencakup pagelaran busana, pameran dagang, talkshow, forum kreatif, pertunjukan hiburan, dan kuliner. Semua elemen ini bekerja sama untuk menciptakan pengalaman menyeluruh bagi pengunjung. Kehadiran desainer dan tenant dari seluruh Indonesia menunjukkan bahwa fashion Indonesia semakin beragam dan kaya akan variasi. Setiap daerah membawa keunikan tersendiri yang memperkaya panorama mode nasional.

Kehadiran desainer dan tenant dari seluruh Indonesia menunjukkan bahwa fashion Indonesia semakin beragam dan kaya akan variasi. Setiap daerah membawa keunikan tersendiri yang memperkaya panorama mode nasional. Kolaborasi antara Dekranasda Kabupaten Muna Barat dengan AIDA AHO menjadi contoh nyata bagaimana daerah dapat berkontribusi dalam industri fashion Indonesia. Sentuhan tenun Benteng Tiworo ditampilkan sebagai representasi kekayaan budaya Indonesia di panggung internasional.

Keberhasilan pameran ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi para perajin Muna Barat untuk memasarkan produk mereka ke pasar yang lebih luas. Tenun Benteng Tiworo Liwu Mokesa kini tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga di kancah nasional bahkan internasional. Warisan budaya ini terus hidup dan berkembang sesuai dengan zaman tanpa kehilangan identitas aslinya.

Frequently Asked Questions

Apa itu tenun Benteng Tiworo? Tenun Benteng Tiworo adalah kain tradisional khas Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, yang telah diwariskan secara turun-temurun dengan motif geometri yang mengandung filosofi hidup masyarakat setempat.

Kapan dan di mana BTN IFW 2026 berlangsung? BTN IFW 2026 berlangsung dari tanggal 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat.

Siapa saja yang terlibat dalam pameran tenun Benteng Tiworo? Pameran ini melibatkan Dekranasda Kabupaten Muna Barat yang dipimpin oleh Rhika Purwaningsih Darwin, serta desainer AIDA AHO (Siti Nur Aida Aho) yang merancang koleksi “Simfoni Tenun Muna Barat Benteng Tiworo”.

Apakah tenun Benteng Tiworo sudah dikenal di pasar internasional? Ya, melalui pameran BTN IFW 2026, tenun Benteng Tiworo Liwu Mokesa mulai dikenal di kancah internasional dan diharapkan dapat membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi para perajin lokal.

MORE FROM THIS CATEGORY