Asabri bekali anggota Polres Sambas literasi keuangan

2 hours ago  ·  4 min read
By David Garcia - fukushimask.com
khrisna-edit-1788522112-0138d528b2

Polres Sambas Terima Pembekalan Literasi Keuangan dari Asabri Jelang Masa Purnabakti

Fukushimask.com – Kesiapan finansial setelah mengakhiri masa dinas kerap menjadi tantangan tersendiri bagi anggota kepolisian. Gaji bulanan yang selama bertahun-tahun menjadi tumpuan utama mendadak hilang, sementara kebutuhan hidup dan keluarga tetap berjalan. Menyadari celah tersebut, PT Asabri (Persero) menggelar pelatihan pengelolaan keuangan bagi personel Kepolisian Resor Sambas, Kalimantan Barat, sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.

Kegiatan yang difasilitasi Kantor Cabang Asabri Pontianak ini mengusung nama Pelatihan Pengelolaan Uang dan Dana Investasi (PUNDI). Tujuannya bukan sekadar memberikan materi teori, melainkan membekali peserta dengan keterampilan praktis agar transisi dari masa aktif ke masa pensiun tidak menimbulkan tekanan ekonomi yang tidak perlu.

Pesan dari Pimpinan Cabang

Supriyadi, Kepala Kantor Cabang Asabri Pontianak, menegaskan bahwa inti dari pelatihan ini adalah membangun kemampuan peserta dalam merancang kehidupan yang berkelanjutan pasca-kedinasan. Ia menekankan bahwa pengelolaan keuangan yang bijak akan menjadi penopang kesejahteraan pribadi dan keluarga di masa mendatang.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu merencanakan kehidupan yang berkelanjutan setelah masa kedinasan, serta semakin bijak dalam mengelola keuangannya, sehingga kesejahteraan diri dan keluarga tetap terjaga di masa depan.”

Supriyadi merinci bahwa langkah awal pengelolaan keuangan yang sehat mencakup pencatatan arus kas secara rutin, penyusunan anggaran berbasis prioritas, pengelolaan kewajiban finansial, serta penyisihan dana untuk kebutuhan jangka panjang. Ia menambahkan bahwa pemahaman semacam ini idealnya ditanamkan sejak anggota masih aktif bertugas, sehingga perencanaan pensiun dapat dilakukan secara bertahap dan terstruktur.

Hak Perlindungan Sosial yang Dikelola Asabri

Di luar materi pengelolaan keuangan pribadi, sesi pelatihan juga memaparkan hak dan manfaat perlindungan sosial yang melekat pada setiap peserta. PT Asabri (Persero), sebagai badan usaha milik negara, bertugas mengelola empat program utama bagi prajurit TNI, anggota Polri, serta aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri, yakni Tabungan Hari Tua (THT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), dan program pensiun. Seluruh program dijalankan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Data internal perusahaan per Semester I 2025 mencatat total peserta mencapai 1.516.790 orang, yang terdiri atas 1.018.899 peserta aktif dan 497.790 peserta pensiun. Pada periode yang sama, Asabri telah melaksanakan 204 kegiatan sosialisasi dengan total peserta 22.030 orang. Sepanjang tahun 2025, penyaluran manfaat tercatat sebagai berikut: program THT menjangkau lebih dari 55 ribu penerima dengan nilai lebih dari Rp1,51 triliun; JKK diberikan kepada sekitar 4.500 penerima senilai lebih dari Rp99,6 miliar; JKm disalurkan kepada lebih dari 8.400 ahli waris senilai lebih dari Rp167,8 miliar; sedangkan program pensiun melayani lebih dari 500 ribu penerima dengan total nilai lebih dari Rp20,46 triliun.

Pemaparan mengenai hak-hak tersebut dimaksudkan agar setiap peserta memahami secara konkret apa yang menjadi jaring pengaman mereka, termasuk mekanisme pengajuan klaim ketika situasi darurat terjadi. Ketidaktahuan soal prosedur sering kali menjadi penghambat utama bagi penerima manfaat dalam mengakses haknya.

Dimensi Produktivitas Pasca-Dinas

Materi pelatihan tidak berhenti pada pengelolaan keuangan rumah tangga. Asabri juga mengarahkan peserta untuk mengembangkan kapasitas produktif setelah masa kedinasan berakhir. Hal ini mencakup kemampuan mengelola modal usaha, memisahkan secara tegas antara keuangan pribadi dan keuangan usaha, serta melakukan pencatatan arus kas secara disiplin. Pendekatan ini relevan mengingat banyak anggota kepolisian yang memiliki rencana berwirausaha atau mengelola aset setelah pensiun.

Respons dari Pihak Polres Sambas

AKP Acep Burhan Kurnadi, pelaksana sementara Kepala Bagian Logistik Polres Sambas, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan memberikan wawasan praktis yang langsung dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini tentunya memberikan banyak manfaat dan pengetahuan bagi kami, khususnya mengenai bagaimana mengelola keuangan secara bijak, terencana, dan bertanggung jawab.”

Acep menambahkan bahwa edukasi keuangan memiliki relevansi lintas tahapan karier kepolisian, mulai dari anggota yang baru mengakhiri pendidikan dan memasuki dinas aktif hingga mereka yang berada di ambang masa pensiun. Setiap tahap memiliki profil risiko dan kebutuhan finansial yang berbeda, sehingga pendekatan literasi keuangan perlu disesuaikan dengan konteks tersebut.

Ekspansi Program ke Seluruh Cabang

Kartika Rahmadayanti, Kepala Bidang Komunikasi Korporasi Asabri, menyatakan bahwa inisiatif literasi keuangan semacam ini tidak akan berhenti pada satu lokasi atau satu kali pelaksanaan. Perusahaan berencana memperluas jangkauan program melalui seluruh jaringan kantor cabang di berbagai wilayah Indonesia.

“Program ini secara paralel juga akan kami laksanakan melalui seluruh Kantor Cabang Asabri.”

Kartika menjelaskan bahwa tujuan akhir dari ekspansi program ini adalah memastikan setiap peserta tidak hanya memahami hak perlindungan sosial yang mereka miliki, tetapi juga memiliki kompetensi untuk merencanakan keuangan secara mandiri menghadapi masa purnabakti. Dengan pendekatan yang lebih luas dan berkelanjutan, Asabri berharap dapat mengurangi kesenjangan pengetahuan finansial di kalangan personel TNI, Polri, dan ASN yang selama ini lebih fokus pada tugas operasional daripada perencanaan ekonomi pribadi.

Frequently Asked Questions

What is Asabri bekali anggota Polres Sambas literasi?

Asabri bekali anggota Polres Sambas literasi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Asabri bekali anggota Polres Sambas literasi matter?

Asabri bekali anggota Polres Sambas literasi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category