Perumnas Optimalkan Akses Stasiun Rawa Buntu melalui Pemindahan Tapping Gate, Perkuat Konektivitas TOD Samesta Mahata Serpong

2 hours ago  ·  4 min read
By Richard Wilson - fukushimask.com
Pembukaan-Stasiun-Rawa-Buntu

Akses Stasiun Rawa Buntu Diuji untuk Memperkuat Konektivitas Samesta Mahata Serpong

Fukushimask.com – Perum Perumnas bersama KAI Commuter serta sejumlah pemangku kepentingan menggelar uji coba operasional pemindahan tapping gate di Stasiun Rawa Buntu pada Sabtu (3/10). Penataan akses ini ditujukan untuk membuat perjalanan penghuni Samesta Mahata Serpong dan pengguna KRL menjadi lebih nyaman, aman, serta lancar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan konsep Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Samesta Mahata Serpong. Integrasi antara hunian dan transportasi umum diharapkan memudahkan masyarakat berpindah dari kawasan tempat tinggal menuju stasiun, sekaligus memperbaiki pengalaman perjalanan bagi pengguna kereta komuter di sekitar Rawa Buntu.

Menata arus pengguna di stasiun dengan mobilitas tinggi

Stasiun Rawa Buntu merupakan salah satu titik transportasi dengan aktivitas penumpang yang padat. Rata-rata pengguna stasiun ini mencapai sekitar 40.000 hingga 45.000 penumpang setiap hari. Kondisi tersebut membuat pengaturan jalur keluar-masuk penumpang dan peningkatan akses menjadi kebutuhan penting bagi kelancaran layanan.

Pemindahan tapping gate diharapkan dapat membantu menciptakan pergerakan penumpang yang lebih tertata. Bagi penghuni kawasan hunian di sekitarnya, akses yang semakin terhubung dapat mengurangi hambatan saat menuju layanan KRL. Sementara itu, pengguna stasiun secara umum diharapkan memperoleh fasilitas yang lebih mudah dijangkau dan mendukung keamanan perjalanan.

Direktur Manajemen Risiko dan Legal Perumnas Nixon Sitorus menyampaikan bahwa hubungan nyata antara hunian dan angkutan publik menjadi unsur utama dalam pengembangan kawasan perkotaan yang terintegrasi.

“Bagi Perumnas, TOD bukan sekadar membangun hunian di dekat stasiun, tetapi bagaimana hunian tersebut benar-benar terhubung dengan transportasi publik dan mempermudah mobilitas masyarakat. Pemindahan tapping gate Stasiun Rawa Buntu menjadi salah satu langkah konkret untuk menghadirkan akses yang lebih nyaman, aman, dan efisien bagi penghuni Samesta Mahata Serpong maupun masyarakat pengguna KRL,” ujar Nixon.

Konsep TOD menempatkan transportasi publik sebagai bagian yang menyatu dengan kehidupan kawasan. Dalam penerapannya, kedekatan fisik dengan stasiun perlu disertai akses yang jelas, aman, dan mudah digunakan. Karena itu, penyesuaian fasilitas di Stasiun Rawa Buntu tidak hanya berkaitan dengan lokasi gate, tetapi juga dengan upaya memperkuat keterhubungan perjalanan sehari-hari masyarakat.

Kolaborasi lintas pihak dan evaluasi operasional

Nixon menekankan bahwa konektivitas kawasan tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Keterlibatan KAI, KAI Commuter, Kementerian Perhubungan, serta pemangku kepentingan lain diperlukan agar pengembangan hunian dan sistem transportasi dapat berjalan selaras.

“Kolaborasi dengan KAI, KAI Commuter, Kementerian Perhubungan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan integrasi kawasan dan transportasi publik. Perumnas akan terus mendorong pengembangan Stasiun Rawa Buntu dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, aksesibilitas, dan kenyamanan pengguna KRL,” tambah Nixon.

Uji coba yang dilakukan belum menjadi akhir dari proses penataan. Tahap ini digunakan untuk melihat langsung bagaimana akses baru bekerja dalam kondisi operasional, termasuk pola pergerakan penumpang dan kebutuhan fasilitas yang mungkin muncul di lapangan.

Train Services Facilities and Customer Care Vice President PT Kereta Commuter Indonesia, Adli Hakim Nasution, menyebut pembukaan akses di Rawa Buntu melanjutkan kerja sama pengembangan TOD bersama Perumnas. Kawasan ini menjadi proyek TOD ketiga yang dikembangkan bersama kedua pihak.

“Ini merupakan proyek TOD yang ketiga bersama Perumnas. Sebelumnya pada 2025 di Tanjung Barat, kemudian pada 2026 ada Pondok Cina dan Rawa Buntu yang sudah dibuka untuk area TOD. Semoga dengan pembukaan ini dapat menambah kemudahan bagi masyarakat secara umum, khususnya para penghuni, pengguna transportasi publik, serta tenant yang berada di kawasan,” ujar Adli.

Setelah masa pengujian, pihak-pihak terkait akan melakukan evaluasi bersama. Hasilnya akan digunakan untuk menentukan apakah diperlukan perubahan pengaturan ataupun penambahan tapping gate, dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna dan situasi operasional stasiun.

“Kami berharap setelah uji coba ini dapat dilakukan evaluasi bersama untuk melihat efektivitas dan kebutuhan di lapangan. Ke depan, penyesuaian maupun penambahan tapping gate dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi operasional sehingga sistem yang diterapkan dapat semakin optimal,” tambah Adli.

Mendukung rencana Stasiun Ultimate Rawa Buntu

Penguatan akses ini juga dikaitkan dengan tahapan pengembangan berikutnya di kawasan Rawa Buntu. Integrasi yang sedang diuji diharapkan turut mendukung rencana pembangunan Stasiun Ultimate Rawa Buntu serta konektivitas langsung menuju Samesta Mahata Serpong.

“Kami juga berharap integrasi ini dapat menjadi salah satu langkah yang mendukung kelancaran proses pembangunan Stasiun Ultimate serta pengembangan konektivitas langsung menuju Stasiun Rawa Buntu ke depannya,” jelas Adli.

Perumnas menyampaikan apresiasi kepada KAI, KAI Commuter, Kementerian Perhubungan, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan uji coba tersebut. Evaluasi atas hasil pengujian akan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengoptimalkan akses Stasiun Rawa Buntu dan memperluas manfaat konektivitas bagi masyarakat.

Frequently Asked Questions

What is Perumnas Optimalkan Akses Stasiun Rawa Buntu?

Perumnas Optimalkan Akses Stasiun Rawa Buntu is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Perumnas Optimalkan Akses Stasiun Rawa Buntu matter?

Perumnas Optimalkan Akses Stasiun Rawa Buntu matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *