Piala HB Jassin 2026 Tetapkan Para Pemenang di Puncak Festival Sastra
Fukushimask.com – Malam Anugerah Piala HB Jassin 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (17/10), menjadi penutup rangkaian Festival Sastra HB Jassin sekaligus bagian dari Festival Pustakarsa 2026. Ajang tersebut mengumumkan pemenang dari empat cabang kompetisi dan memberikan penghormatan kepada tokoh sastra Saini KM.
Kompetisi Piala HB Jassin tahun ini mempertemukan peserta dari berbagai wilayah melalui pembacaan puisi, penulisan cerpen, kritik sastra, serta musikalisasi puisi. Kehadiran kategori yang beragam memperlihatkan bahwa karya sastra dapat dihayati melalui tulisan, suara, pertunjukan, dan kolaborasi musik.
Daftar pemenang dari empat kategori
Pada lomba Baca Puisi Tingkat Nasional, Nayla Yuliandri dari Sukabumi meraih posisi pertama. Ersya Nurul Ihza dari Kuningan menempati peringkat kedua, sedangkan Lisa Resty Abriani dari Jepara memperoleh juara ketiga.
Kategori Penulisan Cerpen Tingkat Nasional dimenangkan oleh Kristianus Jimy Pratama dari Jakarta. Posisi kedua diraih Andi Makkaraja asal Bulukumba, sementara Praseyo Ari Wahyudi dari Jakarta menjadi pemenang ketiga.
Yohan Fikri Mu’tashim dari Ponorogo keluar sebagai juara pertama lomba Kritik Sastra Tingkat Internasional. Mikael Yudha Erawan dari Jakarta menyusul di peringkat kedua, dan Ridwanul Hakim Authonul Muther dari Malang berada pada urutan ketiga.
Prestasi peserta pelajar Jakarta juga terlihat pada lomba Musikalisasi Puisi untuk SMA di wilayah Jabodetabek. Grup D’lasvara dari SMAN 89 Jakarta menjadi juara pertama. Grup Aksarasa dari SMAN 47 Jakarta meraih peringkat kedua, sedangkan grup Serenata dari SMA Labschool Kebayoran Baru memperoleh posisi ketiga.
Partisipasi hampir 15 ribu peserta
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono menyampaikan bahwa total partisipasi Piala HB Jassin 2026 mencapai 14.988 orang, baik peserta individu maupun kelompok. Angka tersebut berasal dari empat jenis perlombaan yang dibuka dalam penyelenggaraan tahun ini.
Lomba Baca Puisi Tingkat Nasional diikuti 3.700 peserta. Penulisan Cerpen Tingkat Internasional menarik 10.011 peserta, sementara lomba Penulisan Kritik Sastra Tingkat Internasional diikuti 1.069 peserta. Untuk Musikalisasi Puisi tingkat SMA atau sederajat di Jabodetabek, tercatat 208 grup ambil bagian.
“Beragam kategori ini menunjukkan bahwa sastra dapat berkembang melalui berbagai bentuk ekspresi, mulai dari pembacaan puisi, penulisan cerita pendek, kritik sastra, hingga perpaduan bahasa dan musik dalam pertunjukan,” terang Nasruddin.
Seluruh proses pendaftaran serta pengiriman karya dilakukan secara digital melalui platform Jaklitera. Penggunaan platform ini menjadi bagian dari pengembangan layanan perpustakaan yang ditujukan untuk memperluas kesempatan masyarakat terlibat dalam kegiatan literasi. Sistem digital juga memberi ruang bagi peserta dari berbagai daerah untuk mengikuti kompetisi tanpa bergantung pada proses pengumpulan karya secara langsung.
Sastra dalam perjalanan Jakarta
Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto menilai kegiatan tersebut penting untuk memperkuat lingkungan sastra Indonesia dan memperbesar keterlibatan publik dalam kegiatan literasi. Festival dan kompetisi dipandang sebagai ruang agar masyarakat dapat berkenalan dengan karya sastra, menikmati hasil kreativitas, serta menyampaikan ekspresi mereka sendiri.
“Kegiatan ini menjadi menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem sastra Indonesia sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan literasi dengan menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk mengenal, menikmati, dan mengekspresikan karya sastra,” kata Uus.
Ia juga menempatkan cerita dan pengetahuan sebagai unsur yang penting dalam perkembangan sebuah kota. Jakarta, dalam pandangannya, tidak hanya hadir melalui pembangunan fisik, melainkan juga lewat kisah-kisah yang terus lahir dan diwariskan.
“Jakarta bukan hanya kota yang terus dibangun, tetapi juga kota yang terus ditulis, diceritakan, dan diwariskan,” ujar Uus.
Piala HB Jassin turut dikaitkan dengan Gerakan Literasi lima Abad Jakarta, menjelang momentum 2027. Peringatan lima abad Jakarta diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk menghimpun pengetahuan, merekam beragam pengalaman, serta melahirkan karya yang tetap dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.
“Peringatan lima abad Jakarta diharapkan tidak sekadar menjadi penanda waktu, tetapi juga menjadi upaya menghimpun pengetahuan, merekam keberagaman pengalaman, dan menghasilkan karya yang dapat dinikmati generasi mendatang,” papar Uus.
Melanjutkan jejak HB Jassin
Piala HB Jassin merupakan agenda utama Festival Sastra HB Jassin 2026. Kompetisi ini pertama kali digelar pada 1993 oleh Bengkel Deklamasi dan menjadi bagian dari perjalanan pelestarian kesusastraan Indonesia. Setelah sempat mengalami sejumlah jeda, ajang tersebut kembali diselenggarakan secara berkelanjutan selama lima tahun, dari 2022 sampai 2026.
Penyelenggaraan kompetisi meneruskan semangat Hans Bague Jassin dalam mengumpulkan, mendokumentasikan, dan menjaga karya sastra Indonesia. Melalui ruang kompetisi seperti ini, peluang kreatif bagi penulis diharapkan semakin terbuka, bibit sastrawan baru dapat tumbuh, dan warisan kesusastraan bisa diteruskan kepada generasi mendatang.
Puncak acara juga memberikan Anugerah Sastra HB Jassin 2026 kepada Saini KM. Penghormatan itu diberikan atas perjalanan berkarya lebih dari 50 tahun dalam sastra Indonesia, mencakup puisi, drama, prosa, kritik sastra, pendidikan, serta pembinaan generasi muda.
Penetapan Saini KM sebagai penerima penghargaan dilakukan oleh Dewan Kurator yang beranggotakan Melani Budianta, Mustari Irawan, dan Djoko Saryono. Penganugerahan tersebut memperlihatkan dua sisi yang sama-sama penting dalam kehidupan sastra: penghargaan atas ketekunan tokoh yang telah lama berkarya serta dukungan bagi lahirnya talenta baru melalui kompetisi.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pemenang Piala HB Jassin 2026 diumumkan?
Pemenang Piala HB Jassin 2026 diumumkan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pemenang Piala HB Jassin 2026 diumumkan matter?
Pemenang Piala HB Jassin 2026 diumumkan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

