Veda Ega dan Mario sowan Sri Sultan HB X di Keraton Yogyakarta

3 days ago  ·  3 min read
By Matthew Taylor - fukushimask.com
khrisna-edit-1784494458-f60b4acef7

Veda Ega dan Mario Sowon ke Keraton Yogyakarta Menjemput Doa Restu Sri Sultan HB X

fukushimask.com – Keraton Yogyakarta kembali menjadi saksi sejarah ketika dua pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, melakukan sowan ke hadapan Sri Sultan Hamengku Buwono X. Kunjungan istimewa ini dilakukan untuk mendapatkan doa restu dan wejangan spiritual sebelum melanjutkan perjalanan mereka di kancah balap motor dunia pada musim 2026. Veda Ega yang berlaga di kelas Moto3 serta Mario dari kelas Moto2 membawa serta harapan besar bagi dunia motorsport Indonesia.

Momentum Bersejarah bagi Motorsport Tanah Air

Pelaksana Tugas Direktur Utama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Ahmad Fajar, mengungkapkan bahwa kunjungan kedua pembalap ini merupakan wujud silaturahmi yang sangat berarti. Menurut Ahmad, kehadiran Veda Ega dan Mario Suryo Aji di ajang balap motor kelas dunia merupakan fenomena yang sangat jarang terjadi dalam sejarah motorsport Indonesia. Keduanya berhasil menembus kompetisi internasional dan membawa nama harum bangsa.

“Mereka sebagai anak Indonesia yang mampu menembus Moto3 dan Moto2 merupakan momentum yang langka, terlebih Veda berasal dari DIY,” ujarnya dengan penuh kebanggaan.

Ahmad Fajar menambahkan bahwa pertemuan di Keraton Yogyakarta ini juga menjadi momen berharga untuk memohon doa restu kepada Sri Sultan. Harapannya, kedua pembalap muda tersebut mampu meraih hasil terbaik pada seri-seri balapan yang akan datang. Indonesia kini mulai dikenal di kancah dunia melalui kehadiran dua pembalap ini, dan semoga kehadiran mereka bisa menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya yang bercita-cita menjadi pembalap profesional.

Doa dan Pesan Spiritual dari Sri Sultan HB X

Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan harapannya yang besar kepada kedua pembalap muda Indonesia tersebut. Sebagai pembalap muda Indonesia, keduanya dinilai mampu bersaing dengan para pesaing dari berbagai negara di ajang balap motor dunia. Sri Sultan menegaskan bahwa kedua pembalap ini adalah generasi muda bangsa yang patut dibanggakan dan menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Yogyakarta maupun Indonesia.

“Mereka berdua adalah generasi muda kita, saya memberikan doa restu dan pesan kepada mereka,” katanya dengan penuh kehangatan.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Sultan berpesan agar kedua pembalap tetap mempertahankan kepercayaan diri, semangat juang, dan sikap pantang menyerah saat menghadapi persaingan di level internasional. Beliau mengingatkan bahwa ketika seseorang telah memilih jalan menjadi pembalap, tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa tantangan itu sulit, berat, atau tidak bisa diatasi. Jika hal itu terjadi, berarti seseorang sudah kalah sebelum bahkan memulai pertandingan.

“Karena sudah memilih menjadi pembalap, jangan mengatakan susah, berat, atau tidak bisa, kalau begitu, sudah kalah sebelum bertanding,” ujarnya dengan tegas namun penuh kasih sayang.

Sri Sultan juga meminta Veda dan Mario untuk terus berjuang keras serta mengendalikan rasa khawatir sebelum menjalani setiap perlombaan. Yang terpenting adalah menumbuhkan motivasi internal untuk meraih kemenangan. Setiap pembalap harus memiliki kemauan dari dalam diri sendiri, karena pihak Keraton hanya bisa menyampaikan harapan dan doa. Kepercayaan diri menjadi kunci utama dalam meraih prestasi gemilang.

“Harus punya motivasi untuk memenangkan setiap pertandingan, kemauan itu harus muncul dari diri sendiri, karena kami hanya bisa menyampaikan harapan,” katanya.

Menurut pandangan Sri Sultan, setiap pembalap harus mampu membangun motivasi dan keyakinan yang kuat dalam dirinya sendiri sebelum bertanding di level internasional. Jika hati seseorang kecil, maka akan terasa sulit untuk meraih kemenangan. Kemantapan untuk menang harus sudah ada dalam diri setiap pembalap sejak awal perjalanan karir mereka.

“Kalau dirinya sendiri hatinya kecil, ya susah, kemantapan untuk menang itu harus sudah ada,” ujarnya.

Kunjungan ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga mencerminkan hubungan harmonis antara dunia olahraga modern dan nilai-nilai kearifan lokal Yogyakarta. Kedua pembalap membawa serta kebanggaan sebagai putra-putri Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah global melalui prestasi mereka di ajang balap motor dunia. Semoga kunjungan ini menjadi awal dari banyak pencapaian gemilang di masa depan.

MORE FROM THIS CATEGORY

khrisna-edit-1784357812-cd41ba5fdb

Bagnaia sukses jalani operasi lengan

ngan: Pemulihan Menuju MotoGP Inggris Bagnaia sukses jalani operasi lengan - Pecco Bagnaia telah membuktikan bahwa ia adalah pembalap tangguh setelah Bagnaia