PSIM gunakan Stadion Sultan Agung Bantul arungi musim 2026/2027

2 days ago  ·  3 min read
By Robert Davis
khrisna-edit-1784242930-339ad96476

PSIM Yogyakarta Konfirmasi Venue Kandang untuk Era Kompetisi Baru

PSIM gunakan Stadion Sultan Agung Bantul – Jakarta – PSIM gunakan Stadion Sultan Agung Bantul sebagai tempat bertanding utama dalam mengarungi musim kompetisi 2026/2027. Pengumuman resmi dari klub sepak bola asal Yogyakarta ini telah dikonfirmasi melalui kanal digital resmi mereka pada hari Jumat pekan lalu. Langkah strategis ini menandai kelanjutan hubungan harmonis antara tim dan pemerintah Kabupaten Bantul yang telah terjalin selama bertahun-tahun. Kepastian penggunaan venue ini lahir dari kesepakatan formal yang ditandatangani antara manajemen PSIM bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantul.

Proses Koordinasi dengan Instansi Pemerintah

Wendy Umar Seno Aji, Manajer Operasional PSIM Yogyakarta, menjelaskan bahwa seluruh tahapan koordinasi dengan instansi pemerintah daerah telah berjalan lancar. Ia menekankan bahwa komitmen ini bukan sekadar perjanjian administratif belaka, melainkan wujud nyata dari sinergi berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan prestasi tim di kancah kompetisi nasional. Dalam pernyataannya, Wendy menegaskan kembali posisi stadion sebagai venue kandang yang tetap dipertahankan untuk musim mendatang.

“Sesuai dengan komitmen bersama antara PSIM dan Dispora Kabupaten Bantul, kami memastikan bahwa venue kandang PSIM untuk tahun kompetisi 2026/2027 tetap berada di Stadion Sultan Agung (SSA),” ujar Wendy Umar Seno Aji.

Menurut informasi yang dihimpun, kesepakatan ini merupakan hasil dari rangkaian pertemuan intensif yang telah digelar sejak akhir musim sebelumnya. Pertemuan-pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh para petinggi Dispora Bantul, yang bertujuan untuk menyelaraskan visi dan misi dalam menyambut era kompetisi baru. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung kelangsungan aktivitas sepak bola di wilayahnya.

Dukungan Substantif dan Persiapan Administratif

Wendy menambahkan bahwa pemerintah setempat tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga dukungan substantif berupa legalitas resmi yang diperlukan untuk kelancaran operasional klub. Dukungan ini mencakup berbagai aspek hukum dan perizinan yang menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan kegiatan tim. Dengan adanya kepastian hukum tersebut, manajemen klub dapat lebih fokus pada pengembangan aspek teknis dan fasilitas.

Manajer Operasional PSIM Yogyakarta juga memastikan bahwa seluruh aspek persyaratan administratif telah rampung diselesaikan oleh tim manajemen. Kini, perhatian utama beralih kepada pemenuhan standar kelayakan stadion sesuai dengan regulasi yang berlaku. Langkah strategis ini mencakup serangkaian verifikasi ketat yang bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemain, ofisial, maupun penonton selama pertandingan berlangsung.

Renovasi dan Peningkatan Infrastruktur Stadion

Agenda penilaian risiko juga dijadwalkan akan digelar bersama pihak-pihak terkait dalam waktu dekat. Evaluasi ini akan mencakup berbagai aspek keamanan infrastruktur, sistem evakuasi, serta kesiapan fasilitas pendukung lainnya. Setelah proses verifikasi selesai, manajemen akan melanjutkan dengan program peningkatan fasilitas yang telah direncanakan secara matang.

“Lebih lanjut beberapa agenda ke depan manajemen akan menjalankan progres peningkatan fasilitas stadion, yang meliputi pemasangan single seat serta penambahan kapasitas lux lampu penerangan di Stadion Sultan Agung, untuk memenuhi regulasi kompetisi musim depan,” kata Wendy.

Pemasangan single seat atau kursi tunggal merupakan salah satu langkah penting untuk meningkatkan kenyamanan penonton dan memenuhi standar internasional. Selain itu, penambahan kapasitas lux lampu penerangan juga akan dilakukan agar pertandingan dapat berlangsung optimal bahkan pada malam hari. Kedua perbaikan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pihak yang terlibat dalam setiap laga PSIM Yogyakarta.

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, PSIM Yogyakarta optimis dapat meraih hasil terbaik di musim mendatang. Penggunaan Stadion Sultan Agung sebagai venue kandang bukan hanya soal lokasi, tetapi juga mencerminkan hubungan jangka panjang antara klub dan masyarakat Bantul yang saling mendukung dalam membangun prestasi sepak bola yang lebih gemilang.

MORE FROM THIS CATEGORY