Internasional

What Happened During: Scaloni akan rotasi pemain timnas Argentina saat hadapi Yordania

Scaloni akan Rotasi Pemain Timnas Argentina Saat Hadapi Yordania What Happened During - Jakarta - Lionel Scaloni, pelatih Tim Nasional Argentina

Desk Internasional
Published June 26, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Scaloni akan Rotasi Pemain Timnas Argentina Saat Hadapi Yordania

What Happened During – Jakarta – Lionel Scaloni, pelatih Tim Nasional Argentina, mengungkapkan rencananya untuk merotasi sejumlah pemain saat menghadapi Yordania dalam laga penutup Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, pada hari Minggu (28/6) waktu setempat. Kebijakan ini dilakukan karena skuad La Albiceleste telah memastikan tiket ke babak 32 besar sebagai juara grup, sehingga pertandingan ini tidak lagi menjadi pertaruhan utama bagi kedua tim. Dalam sebuah wawancara dengan media Argentina TyC Sport, Scaloni menyatakan, “Tujuannya adalah memberi kesempatan kepada sebagian besar pemain untuk tampil. Saya yakin mereka layak mendapatkan momen tersebut, dan selama situasi pertandingan memungkinkan, kami akan melakukannya.”

Persiapan untuk Laga Akhir Grup

Timnas Argentina, yang telah meraih kemenangan dramatis 3-0 atas Aljazair dan 2-0 melawan Austria, kini berada di posisi puncak Grup J. Hasil ini memastikan mereka lolos tanpa perlu memperjuangkan tiket ke babak selanjutnya. Meski begitu, Scaloni tetap ingin memanfaatkan laga ini untuk memperkaya pengalaman pemain, terutama mereka yang kurang banyak bermain dalam dua pertandingan sebelumnya. Strategi ini terutama ditujukan pada pemain muda seperti Nico Paz, yang dikenal sebagai salah satu bakat tersembunyi di lini tengah.

“Saya tidak datang dalam kondisi terbaik untuk memainkan laga-laga uji coba, tetapi sekarang saya merasa sangat sehat. Saya hanya berusaha membantu tim dan menjalankan peran yang diberikan kepada saya,” ujar Julian Alvarez, pemain yang baru tampil sebagai pengganti dalam dua pertandingan terakhir.

Alvarez, yang mencatatkan penampilan pertamanya di Piala Dunia sejak laga melawan Austria, mengakui kondisi fisiknya telah pulih setelah menjalani pemulihan intensif. Hal ini membuatnya menjadi salah satu kandidat kuat untuk mengisi posisi penting di laga kontra Yordania. Selain itu, Nicolas Tagliafico dan Leandro Paredes juga diperkirakan mendapat kesempatan lebih besar untuk tampil. Kedua pemain tersebut telah menunjukkan performa konsisten di kompetisi sebelumnya, tetapi belum bisa merasakan kepuasan maksimal karena pembatasan menit di dua pertandingan awal.

Di sisi lain, Lionel Messi, kapten tim, kemungkinan akan diberi jeda sejenak. Meski mencetak lima gol dalam dua pertandingan terakhir, pemain berusia 39 tahun ini baru saja pulih dari cedera otot dan harus menghadapi tekanan tambahan untuk mempertahankan kinerja maksimalnya. Scaloni memperkirakan bahwa Messi akan menjadi bagian dari rencana rotasi, tetapi jadwal pertandingan akhir mungkin memberinya ruang untuk mengistirahatkan diri. “Messi adalah bintang utama, tetapi kami juga ingin memberikan kepercayaan kepada pemain lain agar mereka bisa menunjukkan kemampuan di laga final,” tambah Scaloni.

Cedera yang Mempengaruhi Lini Belakang

Di lini pertahanan, Cristian Romero, bek tengah yang menjadi andalan Argentina, mungkin tidak bisa tampil karena cedera yang dideritanya saat menghadapi Austria. Hal ini memaksa Scaloni untuk mengubah formasi dan mempercayai Nicolas Otamendi untuk mengisi posisi yang ditinggalkan. Otamendi, yang kembali ke tim utama setelah absen beberapa laga, akan menjadi pilihan utama untuk menjaga stabilitas pertahanan. Pemainan ini juga memberikan kesempatan kepada pemain lain untuk menunjukkan kemampuan mereka di laga terakhir.

Dalam pertandingan sebelumnya, Argentina berhasil menguasai kedua laga grup dengan dominasi yang kuat. Kemenangan atas Aljazair dan Austria menggarisbawahi kekuatan mereka sebagai juara grup. Namun, Scaloni tetap ingin memastikan bahwa semua pemain bisa merasakan kepuasan sebagai bagian dari perjalanan ke Piala Dunia 2026. “Ini adalah pertandingan terakhir, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menutup babak grup dengan cara yang baik bagi seluruh pemain,” jelasnya.

Yordania Tersingkir, Tapi Masih Memperjuangkan Kesan Positif

Yordania, yang telah dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026, akan melakoni pertandingan terakhir mereka di Grup J. Tim tersebut kalah 1-3 dari Austria dan 1-2 dari Aljazair, sehingga tidak bisa lagi mencuri tiket ke babak 32 besar. Meski demikian, pelatih Yordania Jamal Sellami menilai laga melawan Argentina tetap menjadi kesempatan berharga untuk menutup turnamen dengan penampilan yang membanggakan. “Meskipun kami tidak bisa melaju lebih jauh, pertandingan ini memberi kami kesempatan untuk menunjukkan perjuangan kami di level internasional,” kata Sellami.

Sellami juga menyoroti peran pemain muda dalam timnya, yang telah memberikan semangat baru sepanjang babak grup. Meski kalah, Yordania tetap berusaha mempersembahkan pertandingan terbaik mereka di Piala Dunia. Dengan menghadapi Argentina, yang dianggap sebagai tim kuat, mereka ingin meninggalkan kesan positif yang tidak mudah dilupakan. “Kami menghargai setiap pertandingan, terutama melawan juara bertahan. Ini adalah langkah penting untuk menunjukkan kemampuan kami di kancah internasional,” ujarnya.

Dalam pertandingan ini, Argentina akan fokus pada strategi yang mengutamakan kestabilan dan keberagaman pemain. Scaloni menyebutkan bahwa laga kontra Yordania akan menjadi “ujian akhir” untuk melihat bagaimana tim bisa memperkuat keseimbangan antara pengalaman dan keberanian pemain muda. “Kami ingin menunjukkan bahwa tim ini bisa bermain dengan berbagai kombinasi, tidak hanya bergantung pada satu atau dua pemain utama,” tambahnya.

Menariknya, Yordania juga dianggap sebagai lawan yang tangguh. Meski telah dipastikan keluar dari grup, mereka tetap menampilkan sikap bertahan dan mencoba memperoleh poin maksimal. Dengan waktu yang terbatas, Scaloni menilai bahwa Argentina harus bermain secara cerdas untuk memastikan hasil yang optimal. “Pertandingan ini adalah bagian dari perjalanan, dan kami ingin menutup babak grup dengan cara yang memuaskan,” pungkas pelatih asal Argentina tersebut.

Analisis Kesiapan Timnas Argentina

Sebelum menghadapi Yordania, Argentina telah mengalami beberapa ujian di babak grup. Mereka memperlihatkan konsistensi dalam kemenangan, tetapi juga mengalami kekacauan di beberapa momen kritis. Scaloni menyebutkan bahwa laga terakhir ini adalah waktu terbaik untuk memperkuat mental pemain, terutama mereka yang kurang banyak bermain. “Ini adalah pertandingan untuk mengukir kesan akhir, dan kami ingin semua pemain merasa puas,” katanya.

Persiapan fisik dan mental menjadi prioritas utama dalam menghadapi Yordania. Meski Argentina sudah lolos, Scaloni menekankan bahwa keberhasilan tim tidak hanya tergantung pada hasil akhir, tetapi juga pada bagaimana mereka bisa memanfaatkan setiap kesempatan di lapangan. “Kami ingin menunjukkan bahwa keberhasilan grup bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang pengembangan pemain,” ujarnya.

Dalam laga ini, pemain muda seperti Nico Paz akan menjadi sorotan. Paz, yang sebelumnya jarang tampil di laga resmi, diharapkan bisa menunjukkan kemampuan di depan

Leave a Comment