Yang Dibahas: Cara Sukses Menulis di kumparan
Cara Menulis yang Efektif di Kumparan
Kumparan adalah wadah media kolaboratif yang memungkinkan siapa saja untuk mengunggah artikel, memberikan komentar, atau mengelola profil pribadi. Jika tulisanmu tidak diterima, biasanya ada dua aspek yang menjadi penyebab utama: identitas penulis dan kualitas konten. Berikut panduan untuk meningkatkan peluang tulisanmu diterima.
1. Memperbaiki Profil Pribadi
Moderasi di Kumparan mencakup pengecekan identitas. Pada bagian profil, pastikan nama yang tercantum sesuai dengan identitas sebenarnya, bukan nama samaran. Biodata juga perlu jelas, termasuk pekerjaan dan latar belakang. Jika kamu pelajar, tuliskan status siswa dan sekolahmu. Selain itu, unggah foto diri yang tajam dan teridentifikasi, agar moderator dapat mengenalmu secara visual.
2. Menjaga Kualitas Konten
Substansi tulisan menjadi faktor utama dalam penilaian. Pastikan opini atau cerita yang kamu tulis orisinal dan menarik. Gunakan bahasa yang sopan, serta dukung setiap kritik dengan data atau argumen yang kuat. Artikel yang sering ditolak adalah yang hanya menggunakan kalimat keras tanpa pendukung bukti.
Contoh artikel yang memenuhi syarat adalah “Bom Waktu itu Bernama Coronavirus: Apa yang Kita dan Pemerintah Harus Lakukan?” oleh Makhyan Jibril, seorang residen penyakit jantung dan pembuluh darah di Universitas Airlangga. Artikel ini bisa menjadi referensi untuk mengecek gaya penulisan yang sesuai.
3. Mengikuti Aturan Penulisan
Penulisan yang mematuhi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) sangat penting. Hindari menggunakan huruf kapital semuanya atau huruf kecil semuanya dalam judul. PUEBI memberikan panduan tentang penggunaan huruf kapital dan kecil. Kamu bisa mengakses Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) melalui tautan berikut: https://kbbi.kemdikbud.go.id/.
Salah satu kelemahan umum adalah kesalahan ejaan (tipo). Redaktur Kumparan hanya manusia dengan kapasitas terbatas, sehingga kesalahan kecil bisa memengaruhi hasil. Tips untuk menghindari hal ini: baca kembali tulisan, periksa secara teliti, dan jangan terburu-buru.
4. Menghindari Faktor Penolakan Lain
Beberapa elemen lain bisa menyebabkan penolakan, seperti: – Tulisan berisi spam, iklan, atau promosi komersial – Mengandung tautan ke laman luar Kumparan – Dianggap membahayakan atau menyerang pembaca – Konten mirip dengan artikel di platform lain – Tidak memberikan nilai tambah bagi pembaca
Mengapa Menulis di Kumparan Bermanfaat?
Menulis di Kumparan berarti berkontribusi pada komunitas yang luas, mencakup seluruh Indonesia dan bahkan penjuru dunia. Jika tulisanmu ditolak pertama kali, jangan menyerah. Perbaiki dan ajukan ulang. Seperti kata Pramoedya Ananta Toer,
“Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa meningkatkan kualitas tulisan dan memperluas pengaruhmu di dunia digital. Teruslah berkarya, karena setiap usaha menulis adalah langkah menuju keterlibatan dengan audiens yang lebih besar.
