Politik

Special Plan: Korpasgat bangun kedekatan dengan rakyat lewat Jumat Berkah

n Rakyat Melalui Jumat Berkah Special Plan - Jakarta, Jumat – Prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI AU terus berupaya memperkuat hubungan dengan

Desk Politik
Published June 26, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Korpasgat Bangun Kedekatan dengan Rakyat Melalui Jumat Berkah

Special Plan – Jakarta, Jumat – Prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI AU terus berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui berbagai program sosial. Salah satu inisiatif yang digagas oleh jajaran Brigade Parako I Pasgat adalah kegiatan “Jumat Berkah,” yang hari ini dilaksanakan dengan memberikan bantuan sembako dan makanan siap saji kepada warga di Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Aktivitas ini merupakan bagian dari komitmen Korpasgat untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial masyarakat sekitar.

Penggalangan Kebutuhan Masyarakat

Kegiatan Jumat Berkah ini tidak hanya sebatas simbolisasi, tetapi diharapkan bisa memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan. “Tujuan kami adalah meringankan beban masyarakat, terutama yang terdampak ekonomi dan membutuhkan bantuan pangan,” jelas Komandan Brigade Parako I Pasgat Kolonel Pas Helmi A. Nange saat diwawancara di Jakarta, Jumat. Menurutnya, bantuan tersebut diberikan secara rutin sebagai bentuk tanggung jawab pasukan Korpasgat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran pasukan Korpasgat di tengah rakyat harus menjadi kekuatan yang bermanfaat, bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk mendukung kualitas hidup warga,” tambah Nange.

Program ini dijelaskan Nange sebagai upaya untuk membangun kemitraan yang lebih kuat antara prajurit dan masyarakat. Dengan memberikan bantuan pangan, Korpasgat ingin menunjukkan bahwa mereka tidak hanya menjadi penjaga keamanan, tetapi juga mitra yang aktif dalam menjaga harmoni dan kesejahteraan bersama. Aktivitas Jumat Berkah ini, kata Nange, menjadi salah satu cara untuk merasakan langsung kebutuhan warga, terutama yang berada di lingkungan binaan.

Menurut Nange, keberadaan Korpasgat di tengah masyarakat harus memiliki dampak yang berkelanjutan. “Kami ingin menunjukkan bahwa bantuan ini tidak sekadar sekali saj, tetapi berkelanjutan dan teratur,” ungkapnya. Dengan membangun hubungan yang harmonis, ia berharap masyarakat semakin merasa dekat dengan institusi militer. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kepercayaan warga terhadap tugas dan peran pasukan Korpasgat.

Sejarah dan Pengembangan Program

Korpasgat TNI AU telah menjalankan program Jumat Berkah sejak beberapa tahun silam. Nange mengungkapkan, ia memulai kegiatan ini saat menjabat sebagai Danyon Parako 461 pada 2019. “Sejak awal, saya berkomitmen untuk menjadikan Jumat Berkah sebagai bagian dari rutinitas bakti sosial,” katanya. Dari masa ke masa, program tersebut terus dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Jumat Berkah menjangkau berbagai wilayah yang membutuhkan, termasuk beberapa daerah pedesaan di sekitar Jakarta. Nange menyatakan, sasaran utama dari program ini adalah warga yang kesulitan mengakses bahan pangan. “Kami memilih lokasi yang secara teratur dikunjungi dan menilai bahwa bantuan ini bisa memberikan manfaat maksimal,” jelasnya.

“Tujuan utama kami adalah membangun hubungan yang saling menguntungkan antara Korpasgat dan masyarakat. Dengan begitu, kehadiran kami di tengah rakyat tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan,” tegas Nange.

Program Jumat Berkah juga memberikan kesempatan bagi prajurit untuk mengenal langsung kondisi masyarakat. “Selama ini, kami selalu berada di lapangan, tetapi Jumat Berkah memungkinkan kami untuk merasakan kehidupan warga secara langsung,” ujar Nange. Ia menjelaskan bahwa setiap kegiatan ini dilakukan dengan rasa tanggung jawab penuh, sekaligus menjaga citra Korpasgat sebagai institusi yang peduli pada kebutuhan umum.

Menurut Nange, konsistensi program Jumat Berkah menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat. “Kami memberikan bantuan secara rutin agar warga semakin merasa nyaman dan terbantu,” katanya. Ia menambahkan bahwa program ini juga menjadi sarana untuk mempererat ikatan antara prajurit dan warga sekitar, terutama di masa pandemi yang masih menghantui sebagian besar masyarakat.

Kerja Sama dan Kontribusi Korpasgat

Korpasgat TNI AU menegaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah tidak hanya dilakukan secara individu, tetapi sebagai bagian dari kerja sama antara seluruh jajaran. “Setiap prajurit di bawah komando Brigade Parako I Pasgat turut serta dalam memastikan program ini berjalan lancar,” kata Nange. Dengan berbagai koordinasi, kegiatan ini bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

Nange juga menyebutkan bahwa program Jumat Berkah dirancang agar masyarakat merasa didukung dalam menghadapi tantangan sehari-hari. “Tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan,” katanya. Ia berharap kegiatan ini menjadi contoh bagaimana pasukan gerak cepat bisa menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat, bukan hanya sebagai penjaga ketertiban.

Dalam beberapa tahun terakhir, Korpasgat telah mengembangkan program ini menjadi lebih luas. Selain memberikan bantuan makanan, kegiatan Jumat Berkah juga termasuk kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan, pembagian alat pangan, dan pendistribusian bantuan lainnya. Nange menuturkan, program tersebut terus dikembangkan sesuai dengan perubahan kebutuhan masyarakat.

Korpasgat menegaskan bahwa Jumat Berkah bukan hanya kegiatan rutin, tetapi sebagai upaya membangun komunikasi dua arah dengan warga. “Kami ingin mendengarkan keluhan masyarakat dan memberikan solusi sesuai dengan kapasitas kami,” kata Nange. Dengan demikian, kegiatan ini bisa menjadi jembatan antara TNI AU dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Sebagai bagian dari TNI AU, Korpasgat terus berupaya meningkatkan kualitas kehadiran mereka di tengah rakyat. Nange menjelaskan bahwa kegiatan seperti Jumat Berkah menjadi bentuk konkret dari komitmen tersebut. “Kami ingin menunjukkan bahwa TNI AU tidak hanya siap bertindak saat ada keadaan darurat, tetapi juga aktif dalam menunjang kehidupan sehari-hari masyarakat,” pungkasnya.

Dengan kegiatan Jumat Berkah, Korpasgat TNI AU berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan saling mendukung. Nange menambahkan bahwa keberhasilan program ini tergantung pada partisipasi aktif prajurit dan warga sekitar. “Kami membutuhkan kerja sama dari semua pihak agar program ini bisa berlanjut dan memberikan dampak yang lebih besar,” jelasnya.

Leave a Comment