TVRI Memperketat Pengawasan Nobar Piala Dunia 2026 di Ruang Publik
Key Strategy –
Banjarmasin – Edward, Plt Kepala TVRI Stasiun Kalimantan Selatan, mengungkapkan bahwa acara tonton bola bersama (nobar) untuk Piala Dunia 2026 di ruang publik harus terdaftar melalui barcode. Hal ini berlaku baik untuk kegiatan yang berbayar maupun gratis, sebagai bagian dari upaya mengawasi hak siar resmi turnamen sepak bola internasional tersebut. “Sistem barcode diterapkan untuk mengumpulkan data penyelenggara nobar sekaligus memastikan pertandingan diputar sesuai peraturan lisensi penyiaran yang berlaku,” jelas Edward setelah menghadiri acara “Semarak Bola Gembira” di Banjarmasin, Jumat.
Keputusan Baru untuk Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat
Edward menyatakan bahwa kewajiban pendaftaran nobar di ruang publik merupakan langkah strategis untuk memastikan pemutaran pertandingan tetap berjalan secara resmi. Ia menegaskan, kebijakan ini diterapkan untuk semua penyelenggara, tanpa membeda-bedakan jenis kegiatan. “TVRI perlu mengawasi pemanfaatan hak siar di berbagai daerah agar tidak ada pelanggaran yang terjadi,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Edward menyoroti bahwa nobar di ruang pribadi tidak lagi dibebani prosedur pendaftaran. “Masyarakat bisa menonton pertandingan di rumah tanpa perlu mendaftar, tetapi kegiatan di tempat umum harus tercatat,” tambahnya.
Peningkatan Akses dan Peran UMKM
Dalam upaya memperluas akses, seluruh stasiun daerah TVRI di Indonesia diwajibkan mengadakan nobar di halaman kantor masing-masing. Tujuan dari kebijakan ini adalah agar lebih banyak orang, terutama di daerah-daerah, dapat menikmati pertandingan Piala Dunia secara gratis melalui siaran resmi TVRI. Edward menjelaskan, langkah ini juga bertujuan untuk menggandeng peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam acara nobar. “Dengan melibatkan UMKM, kita dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat selama masa penyelenggaraan turnamen,” katanya.
Edward menyatakan, pemanfaatan lisensi siar oleh UMKM akan menciptakan interaksi lebih dalam antara industri lokal dan pertandingan sepak bola internasional. “UMKM bisa berperan sebagai penyelenggara, sponsor, atau penjual makanan dan minuman selama nobar berlangsung,” ujarnya.
Penindakan Hak Siar yang Ketat
TVRI juga memperingatkan masyarakat untuk tidak menyiarkan pertandingan secara ilegal melalui media sosial atau menjual tautan siaran tanpa izin. “Pengawasan hak siar dilakukan secara ketat selama turnamen berlangsung,” tegas Edward.
Ia menambahkan bahwa TVRI telah menerima instruksi dari pusat bahwa pengawasan terhadap pelanggaran hak siar akan melibatkan Bareskrim Polri. Organisasi kepolisian tersebut akan fokus pada aktivitas ilegal yang bisa merugikan pemegang lisensi resmi siaran. “Kami memastikan setiap siaran pertandingan hanya bisa dilakukan melalui jaringan yang telah disetujui,” jelasnya.
Selain itu, TVRI bekerja sama dengan FIFA mengawasi ulangan tayangan pertandingan di platform digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. “Media sosial menjadi sarana utama penyebaran siaran ilegal, terutama untuk pertandingan berskala internasional,” katanya.
Penyesuaian Teknologi untuk Kualitas Siaran
Edward juga mengimbau masyarakat untuk memindai ulang kanal televisi digital dan menggunakan antena luar agar siaran Piala Dunia melalui TVRI bisa diterima dengan optimal. “Beberapa orang masih menggunakan antena dalam, sehingga kualitas gambar digital TVRI belum maksimal,” ujarnya.
Menurut Edward, pertandingan internasional seperti Piala Dunia membutuhkan kejernihan dan stabilitas gambar yang lebih tinggi. “Antena luar akan memberikan sinyal lebih kuat, terutama di daerah dengan keterbatasan akses ke jaringan televisi,” tambahnya.
Alternatif untuk Wilayah dengan Keterbatasan Sinyal
Dalam upaya menjaga kualitas siaran, TVRI menawarkan alternatif akses melalui platform Bola Play dan layanan Maxstream milik Telkomsel. “Kami bekerja sama dengan Telkomsel untuk memastikan siaran bisa sampai ke seluruh wilayah Indonesia,” kata Edward.
Platform ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang mengalami kesulitan menerima siaran melalui televisi digital. “Bola Play dan Maxstream akan memperluas jangkauan siaran resmi TVRI, terutama di daerah yang minim fasilitas teknologi,” jelasnya.
Persiapan dan Jadwal Piala Dunia 2026
Edward menegaskan bahwa kebijakan pendaftaran nobar ini sudah direncanakan sejak awal. “Kami ingin memastikan semua pertandingan diputar sesuai aturan, agar tidak ada kebingungan dalam distribusi hak siar,” ujarnya.
Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan jadwal pertandingan dimulai pada 11 Juni hingga 19 Juli. “Jadwal tersebut telah ditetapkan FIFA, dan TVRI akan memastikan siaran resmi dapat disajikan tanpa gangguan,” tambah Edward.
Kebutuhan Edukasi dan Kolaborasi
Edward berharap masyarakat lebih memahami pentingnya mematuhi aturan hak siar. “Dengan pendaftaran via barcode, kita bisa melacak siapa saja yang mengadakan nobar, dan menghindari penyebaran siaran ilegal,” ujarnya.
Menurut Edward, kebijakan ini juga bertujuan membangun kesadaran bersama tentang perlindungan hak siar. “Edukasi terhadap masyarakat sangat penting, agar mereka tidak secara tidak sengaja menyebar siaran melalui jalur yang tidak diizinkan,” jelasnya.
Penutup: Memastikan Kualitas dan Kesetiaan
Dalam wawancara terpisah, Edward menegaskan bahwa TVRI akan terus berupaya memberikan kualitas siaran terbaik untuk masyarakat. “Kami ingin Piala Dunia 2026 bisa dinikmati secara optimal, baik melalui televisi maupun platform digital,” ujarnya.
Edward menambahkan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen TVRI untuk menjaga integritas siaran resmi. “Seluruh kegiatan nobar harus diawasi, agar tidak ada bentuk penyelundupan hak siar yang merugikan pihak yang berwenang,” pungkasnya.
“Selain untuk pendataan, kebijakan tersebut juga untuk mendorong keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada kegiatan nobar sehingga dapat menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat selama pelaksanaan Piala Dunia,” kata Edward.
Dengan langkah-langkah ini, TVRI berharap dapat menjaga kualitas siaran serta meningkatkan partisipasi masyarakat. Keberhasilan pengawasan hak siar akan menjadi penjamin agar siaran resmi Piala Dunia tetap menjadi sumber informasi dan hiburan yang terpercaya.
