Kunjungan Penting: Viral Spanduk ‘TNI Pembunuh’ di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar
Viral Spanduk ‘TNI Pembunuh’ di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar
Massa aksi dari Universitas Trisakti menempelkan spanduk protes di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Gatsu Benhil, Jakarta, pada Selasa malam.
“TAUKAH KALIAN KALAU TNI KITA PEMBUNUH!”
tulis narasi spanduk yang menyoroti dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) masa lalu.
Konten Viral untuk Minta TGPF
Aksi ini bertujuan sebagai bagian dari konten media sosial untuk menuntut Presiden Prabowo Subianto membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dalam penyelidikan kasus pelanggaran HAM. Spanduk besar yang diperlihatkan dalam video viral mencakup beberapa insiden, seperti tragedi Marsinah, Trisakti, Semanggi I dan II, serta kasus Andrie Yunus.
Lokasi Tidak Terlalu Terpengaruh
Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menyatakan peserta aksi langsung membongkar spanduk setelah menyelesaikan proses pengambilan konten. “Semalam mereka cuma buat konten aja. Nggak sampai dipasang, selesai bikin konten langsung di take out,” tutur Satriadi.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan sekelompok orang menempelkan spanduk protes di JPO yang terletak dekat Halte Transjakarta Gerbang Pemuda. Dokumentasi tersebut disajikan secara dramatis dengan tambahan teks overlay berwarna merah, memperkuat pesan protes di tengah arus lalu lintas ibu kota.
Patroli Satpol PP Mengakhiri Kegiatan
Kehadiran petugas patroli di lokasi membuat kelompok yang membentangkan spanduk segera membubarkan diri. “Tadi malam waktu petugas patroli, pas mau dilakukan peneguran, mereka juga sudah langsung bubar,” tambah Satriadi.
Saat ini, situasi di titik lokasi dipastikan sudah bersih dari atribut spanduk. “Tadi pagi, kami cek sudah tidak ada,” pungkas Satriadi. Aksi ini diduga sebagai upaya kampanye kesadaran publik yang dipimpin oleh mahasiswa Universitas Trisakti, merujuk pada unggahan akun “Kepresma Usakti”.
