Pemanah Kholidin termotivasi usai kalahkan juara Paralimpiade Paris
Pemanah Kholidin termotivasi usai kalahkan juara Paralimpiade Paris
Kemenangan Berharga di Ajang Bangkok 2026
Jakarta – Pemanah Kholidin mencatatkan prestasi luar biasa setelah mengalahkan Harvinder Singh, atlet India yang meraih medali emas di Paralimpiade Paris 2024, dalam pertandingan final World Archery Para Series Bangkok 2026. Pertandingan berlangsung di Thailand, 30 Maret hingga 4 April, dengan Kholidin memperoleh gelar juara berkat skor 7-3 dalam laga yang dianggap sebagai salah satu penampilan terbaiknya di level internasional.
“Kemenangan atas Singh, juara Paralimpiade Paris, menjadi momen spesial yang memperkuat keyakinanku menghadapi tantangan berikutnya,” kata Kholidin dalam pernyataan resmi, Minggu. “Saya berharap hasil ini menjadi dasar untuk tampil lebih baik di Asian Para Games 2026 dan Paralimpiade Los Angeles 2028,” tambahnya.
Di luar kemenangan individu, Kholidin juga berperan dalam meraih emas di nomor recurve beregu campuran bersama Riyanti Ananda. Pasangan Indonesia mengalahkan Thailand di partai final dengan skor 6-2, memperkuat posisi mereka sebagai salah satu tim yang tampil mengesankan.
Pada sektor individu recurve putra, Indonesia menambah satu medali perunggu melalui Setiawan. Sementara itu, Riyanti Ananda menunjukkan penampilan memukau di ajang internasionalnya pertama, dengan meraih emas dalam nomor recurve beregu putri bersama Noviera Ross, serta medali perunggu di kategori recurve putri. Kemenangan dalam beregu campuran bersama Kholidin juga menambah koleksi medali emasnya.
Indonesia secara keseluruhan membawa pulang tiga medali emas, satu perak, dan dua perunggu. Prestasi ini menempatkan negara ini dalam peringkat kedua klasemen akhir, di bawah India yang meraih tujuh emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Hasil di Bangkok menjadi bekal penting bagi tim para panahan Indonesia sebelum menghadapi kejuaraan-kejuaraan besar, seperti Asian Para Games 2026 dan kualifikasi Paralimpiade Los Angeles 2028.
