Agenda Utama: KLH dampingi 12 daerah di Sulsel dalam pengendalian perubahan iklim

KLH dampingi 12 daerah di Sulsel dalam pengendalian perubahan iklim

Makassar – Direktur Program KLH Irawan Asa’ad menyampaikan bahwa pihaknya diberikan tugas untuk mendukung 12 kota kabupaten di Sulawesi Selatan, termasuk Luwu, dalam upaya mengendalikan perubahan iklim serta mengelola lingkungan.

Dalam pertemuan di Rumah Jabatan Bupati Luwu, Irawan Asa’ad menekankan fokus pada penerapan Gerakan Indonesia ASRI, inisiatif yang diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto awal tahun 2026. Menurutnya, langkah ini bertujuan mengintegrasikan kegiatan penanggulangan sampah dengan strategi peningkatan kualitas lingkungan.

“Dalam mengatasi masalah sampah, kami mendorong pendekatan dari awal, seperti pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, penerapan prinsip 3R, serta penguatan sistem bank sampah di komunitas,” ujarnya saat bertemu Bupati Luwu Patahudding di Rumah Jabatan Bupati.

Bupati Luwu Patahudding menyampaikan sejumlah program strategis pemerintah daerah dalam upaya menjaga lingkungan, salah satunya melalui penanaman pohon produktif di berbagai lokasi, seperti jalan raya dan area rentan longsor. Ia menjelaskan bahwa jenis tanaman yang dipilih adalah buah-buahan, agar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan menjadi langkah pencegahan terhadap penebangan liar.

Pemkab Luwu juga merencanakan penanaman durian di antara kebun cengkeh untuk memperkuat struktur tanah, mengingat akar cengkeh dinilai kurang efektif dalam mencegah longsor. “Kami sengaja memilih tanaman buah agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya, sekaligus mendorong kesadaran menjaga lingkungan, termasuk penanaman durian di kebun cengkeh untuk membantu mengikat tanah,” ujar Bupati Patahudding.

Selain program penghijauan, pertemuan tersebut juga menyebutkan pembahasan tentang pengelolaan sampah yang menjadi prioritas Pemkab Luwu.