Strategi Penting: PTDI dan BAT kolaborasi cetak SDM MRO berbasis AI dan robotik
PTDI dan BAT Meluncurkan Kerja Sama Strategis untuk Pengembangan SDM MRO Berbasis Teknologi
Di Bandung, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan Batam Aero Technic (BAT) secara resmi menjalin kerja sama untuk membangun sumber daya manusia (SDM) di bidang perawatan pesawat (Maintenance, Repair, and Overhaul /MRO) yang mampu beradaptasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) serta robotik. Ini menjadi langkah penting dalam mengurangi ketergantungan layanan purna jual pesawat pada perusahaan asing, sekaligus memaksimalkan potensi sumber daya lokal.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua institusi di Gedung Nurtanio, Jumat, dihadiri oleh Direktur Niaga, Teknologi & Pengembangan PTDI Moh Arif Faisal dan Direktur BAT Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi. Setelah MoU ditandatangani, Daniel menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang untuk menciptakan SDM yang tidak hanya teknis tetapi juga terampil dalam mekanisme perdagangan internasional.
“Kami berharap program pelatihan ini bisa menghasilkan tenaga yang mampu mengikuti tren teknologi, seperti digitalisasi, AI, dan robotic,” ujar Daniel dalam pernyataannya.
Sementara itu, Moh Arif Faisal menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya ekspansi bisnis PTDI untuk memperkuat sektor layanan purna jual dirgantara. “Kerja sama ini tidak hanya memanfaatkan sumber daya masing-masing pihak, tetapi juga mendorong peningkatan daya saing industri nasional,” tambah Moh Arif.
Dengan sinergi antara PTDI yang memiliki sertifikasi AMO dan BAT yang terakreditasi DGCA Nomor 145D-914, kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan menciptakan peluang kerja baru. Optimasi fasilitas dalam negeri juga dianggap sebagai kunci untuk memenuhi kebutuhan MRO secara lebih cepat dan kompetitif, serta memperkuat rantai pasok industri dirgantara Indonesia secara berkelanjutan.
