Visit Agenda: Angel Noise sebut cuaca Jakarta tak sepanas yang dibayangkan
Angel Noise sebut cuaca Jakarta tak sepanas yang dibayangkan
Visit Agenda –
Jakarta menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi, terutama bagi para artis internasional yang baru saja datang. Salah satu duo girl band dari Korea Selatan, Angel Noise, mengungkapkan bahwa pengalaman mereka di kota ini tidak seperti yang mereka bayangkan. Sebelum tiba di Jakarta, dua anggota grup ini, Haena dan Kepi, memprediksi cuacanya akan terasa sangat panas. Namun, setelah berada di sana, mereka merasa suasana panas tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. “Saya pikir Indonesia bakal sangat panas, jadi sudah siapkan pakaian tank top yang bagus-bagus. Tapi ternyata tidak terlalu panas, jadi baju itu tidak dipakai,” kata mereka, saat menghadiri acara media visit di Antara Heritage Center (AHC) pada Selasa.
Pengalaman di Jakarta: Tidak Sepanjang Diharapkan
Dalam perjalanan ke Jakarta, Angel Noise mengatakan bahwa mereka merasa cuaca kota ini lebih sejuk dibandingkan kebiasaan di Korea. Meski sebelumnya terbiasa dengan iklim tropis, mereka mengaku kaget karena suhu tidak mencapai tingkat yang mereka duga. “Saya rasa cuacanya tidak sepanas yang dibayangkan. Jadi, kejutan,” imbuh Kepi. Perasaan ini tentu saja memengaruhi persiapan mereka sebelum datang, termasuk pilihan pakaian yang lebih ringan. Haena menambahkan bahwa mereka terkejut karena bisa merasakan kenyamanan berada di lingkungan yang tidak terlalu menguap.
Makanan Khas Jakarta yang Disukai
Selama berkunjung ke Jakarta, Angel Noise juga menyempatkan diri mencoba beberapa makanan khas kota. Mereka menyebutkan bahwa dua hidangan pertama yang ingin dicoba adalah mi goreng dan nasi goreng. Dua anggota ini mengungkapkan bahwa rasa kedua makanan tersebut sangat cocok dengan lidah mereka. “Saya langsung kepikiran mi goreng, nasi goreng. Enak rasanya sangat pas dan cocok di lidah kami,” ujar Haena dan Kepi. Selain itu, mereka juga memuji keragaman kuliner Jakarta yang menawarkan pilihan makanan yang menarik untuk dijelajahi.
Penampilan di Jakarta dan Debut Terbaru
Angel Noise memperkenalkan diri di Jakarta pada Minggu (3/5) dalam acara Storm K Festival. Ini merupakan pertama kalinya mereka tampil di kota yang dikenal sebagai pusat budaya dan musik Asia Tenggara. Sebelumnya, mereka telah merilis single terbaru berjudul “Don’t Look for Me” yang menjadi pembicaraan hangat di kalangan penggemar. Lagu ini menangkap perjalanan seseorang yang terjebak dalam rutinitas harian, hingga akhirnya mampu bangkit dan menemukan kembali identitas diri yang autentik.
Duo ini berada di bawah naungan label musik Baby Lemon Entertainment. Mereka dikenalkan kepada publik pada 1 Oktober 2024 melalui debut mereka yang menjanjikan. Nama Angel Noise dipilih untuk mencerminkan kontras antara “angel” dan “noise” yang menggambarkan ciri khas musik mereka. Perpaduan antara genre rock dengan sentuhan K-pop dan elemen subkultur menciptakan identitas unik yang membedakan mereka dari grup lain.
Dalam kunjungannya ke Jakarta, mereka juga menjelaskan bahwa atmosfer kota ini berbeda dari yang mereka bayangkan. Sementara banyak orang menganggap Jakarta sebagai kota yang selalu menguap, mereka justru menikmati suasana yang lebih sejuk. Hal ini membuat mereka merasa lebih nyaman dalam beraktivitas, termasuk menjalani tur konser mereka. “Saya rasa Jakarta tidak sepanas yang biasa saya dengar dari orang lain. Jadi, sangat mengejutkan,” kata Haena.
Alasan Pemilihan Judul Lagu “Don’t Look for Me”
Single “Don’t Look for Me” memiliki latar belakang cerita yang mendalam. Menurut Kepi, lagu ini menceritakan perjalanan seseorang yang kehilangan arah dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pengalaman pribadi, mereka menyebutkan bahwa masyarakat modern sering kali terjebak dalam rutinitas yang monoton, hingga akhirnya merasa kehilangan makna. “Lagu ini memberikan pesan untuk para pendengar, memberikan dukungan (support) dan kenyamanan (comfort) untuk bagian kehidupan yang sedikit membosankan atau menantang,” jelas Kepi.
Anggota duo ini juga mengungkapkan bahwa lirik lagu ini dirancang untuk membangkitkan empati pada pendengar. Mereka ingin menyampaikan bahwa terkadang kita perlu mengambil langkah besar untuk mengubah kehidupan, meski awalnya terasa sulit. “Dengan rasa yang enak dan harmoni yang pas, lagu ini bisa menghibur dan menginspirasi sekaligus,” tambah Haena.
Kontribusi Musik dan Penampilan di Jakarta
Kehadiran Angel Noise di Jakarta dianggap sebagai bagian dari upaya memperkenalkan musik korea yang lebih modern dan menarik. Mereka mengatakan bahwa pertunjukan mereka di Storm K Festival mendapat sambutan positif dari penonton lokal dan mancanegara. “Saya rasa Jakarta menjadi tempat yang baik untuk berkembang, karena masyarakatnya sangat terbuka terhadap berbagai genre musik,” ujar Kepi.
Sebagai satu dari sekian banyak grup K-pop yang berkembang pesat, Angel Noise ingin menunjukkan bahwa musik mereka memiliki ciri khas yang berbeda. Dengan menggabungkan elemen rock yang keras dengan aliran K-pop yang dinamis, mereka menciptakan suara yang memadukan kekuatan dan kelembutan. “Kami ingin menunjukkan bahwa musik bisa menjadi alat untuk mengekspresikan diri secara unik,” tutur Haena.
Pengalaman Awal di Jakarta: Sebuah Pengenalan yang Menarik
Sebelum tiba di Jakarta, Angel Noise memiliki beberapa asumsi tentang kehidupan kota ini. Mereka mengira Jakarta akan lebih sibuk, dengan suara bising dan cuaca yang panas. Namun, setelah berada di sana, mereka menyadari bahwa ada banyak hal yang bisa dinikmati. “Saya rasa Jakarta tidak hanya tentang panas dan kebisingan, tapi juga tentang keberagaman budaya dan masyarakat yang ramah,” kata Kepi.
Dalam beberapa hari pertama, mereka menghabiskan waktu untuk mengenal lebih jauh lingkungan sekitar. Haena menyebutkan bahwa mereka menikmati suasana Jakarta yang tidak sepadat yang mereka kira. “Selain itu, ada banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi, seperti pusat budaya atau tempat kuliner,” ujar Haena.
Angel Noise juga berharap bisa terus berkembang di Jakarta, kota yang menjadi destinasi utama bagi para artis internasional. Mereka berencana untuk melakukan beberapa pertunjukan dalam waktu dekat, termasuk menghadiri acara musik lokal. “Saya rasa Jakarta adalah tempat yang bagus untuk menyebarluaskan musik kami, karena audiencenya sangat beragam dan terbuka,” tambuh Kepi.
Dengan keterbukaan masyarakat Jakarta terhadap musik baru, Angel Noise optimis bisa membangun pengaruh yang kuat. Mereka juga berharap bisa menambahkan warna baru dalam industri musik Asia Tenggara, dengan menggabungkan keunikan K-pop dan elemen rock yang mereka ciptakan. “Jadi, kami ingin menunjukkan bahwa musik bisa beradaptasi dengan berbagai budaya dan lingkungan,” tutur Haena.
Proyek Masa Depan dan Harapan
Angel Noise sedang mempersiapkan beberapa proyek musik baru yang akan dirilis dalam beberapa bulan mendatang. Mereka ingin menyampaikan pesan positif melalui karya-karya mereka, termasuk memperkuat identitas diri dan membantu pendengar menemukan kehidupan yang lebih bermakna. “Setiap lagu kami dirancang untuk membawa perubahan kecil, tapi mungkin besar bagi pendengarnya,” jelas Kepi.
Dengan berbagai pengalaman di Jakarta, mereka juga berharap bisa memperkaya k
