Gubernur pastikan kesiapan fasilitas Piala AFF

Gubernur Pastikan Kesiapan Fasilitas Piala AFF

Gubernur pastikan kesiapan fasilitas Piala AFF – Medan, Rabu (25/5) – Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Utara, mengatakan bahwa Sumatera Utara telah menyiapkan fasilitas terbaik untuk menggelar Piala AFF U19 yang dijadwalkan pada 1 hingga 14 Juni 2026. Dia menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya memenuhi standar minimum, tetapi juga berupaya memberikan layanan yang lebih dari ekspektasi. “Kita akan memastikan semua kebutuhan pemain, suporter, dan penggemar sepak bola terpenuhi secara maksimal,” tambah Bobby setelah acara drawing grup di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Kamis lalu.

Dalam persiapan penyelenggaraan turnamen ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkerja sama dengan PSSI serta pemerintah daerah setempat. Bobby menyoroti peran penting dari berbagai pihak dalam memastikan keberhasilan event internasional yang akan diikuti oleh 11 negara di Asia Tenggara serta Australia. “Komitmen bersama antara provinsi, kota, dan kabupaten menjadi kunci utama untuk menyajikan pengalaman terbaik bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Dari sisi infrastruktur, Sumatera Utara telah mengalokasikan tiga stadion utama sebagai tempat pertandingan. Stadion Utama Sumut, yang merupakan venue utama, akan menjadi panggung utama bagi sejumlah pertandingan krusial. Selain itu, Stadion Teladan dan Stadion Mini Dispora juga siap digunakan untuk berbagai kegiatan yang mendukung penyelenggaraan turnamen. Bobby menjelaskan bahwa keputusan pemilihan lokasi ini didasarkan pada kapasitas penonton, fasilitas pendukung, dan lokasi strategis yang memudahkan akses ke semua area terkait.

“Kita berusaha menghadirkan fasilitas yang tidak hanya memadai, tetapi juga mampu membanggakan. Pemerintah kota dan kabupaten secara aktif berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini, sehingga menjamin keberlanjutan dan kualitas penyelenggaraan,” kata Bobby, yang juga menyoroti dukungan dari sejumlah masyarakat lokal dan lembaga swasta.

Hasil drawing grup menunjukkan bahwa Indonesia ditempatkan di Grup A, dengan lawan-lawan dari Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar. Grup B terdiri dari Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup C akan melibatkan Australia, Kamboja, dan Filipina. Bobby menegaskan bahwa pembagian grup ini dirancang agar setiap tim memiliki kesempatan yang adil untuk berlomba, namun juga menghadirkan tantangan yang menarik bagi para peserta.

“Dukungan pemerintah daerah yang solid dan antusiasme masyarakat sepak bola di Sumatera Utara adalah faktor penting dalam meraih sukses penyelenggaraan turnamen ini,” tambah Bobby, yang juga menyoroti sejarah prestasi daerah dalam menggelar acara olahraga internasional.

Presiden AFF, Khiev Sameth, menyambut baik kesiapan Sumatera Utara sebagai tuan rumah. Menurutnya, daerah ini memiliki infrastruktur yang memadai, basis suporter yang luas, serta kegigihan masyarakat dalam mendukung olahraga sepak bola. “Pemilihan Sumatera Utara sebagai lokasi penyelenggaraan Piala AFF U19 menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap kualitas yang ditawarkan,” ujar Sameth. Ia menambahkan bahwa Medan, kota besar di provinsi tersebut, memiliki tradisi sepak bola yang kuat dan kesiapan logistik yang memadai untuk menghadapi tantangan besar.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai bahwa pembagian grup memperlihatkan kesetaraan antara tim-tim yang berpartisipasi. Meski grup Indonesia dianggap cukup kompetitif, ia yakin bahwa tim nasional muda dapat menunjukkan performa terbaik mereka. “Kita harus mampu membanggakan bangsa dengan mental juara. Tidak ada lawan yang dianggap lebih besar dari kita,” ujar Erick, yang juga menegaskan pentingnya persiapan matang dari segi teknis dan promosi.

“Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah yang konsisten, kami percaya bahwa turnamen ini akan menjadi momen penting bagi sepak bola Indonesia. Semangat kompetitif dan semangat juara harus menjadi dasar dari setiap pertandingan,” papar Erick, yang menyampaikan harapan besar untuk keberhasilan penyelenggaraan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Sumatera Utara telah menjadi tuan rumah berbagai pertandingan olahraga tingkat nasional dan internasional. Ini memperkuat keyakinan bahwa daerah tersebut mampu menyukseskan Piala AFF U19. Bobby menyoroti kontribusi para pihak dalam merancang detail turnamen, termasuk pembagian jadwal pertandingan, logistik, serta ketersediaan akomodasi untuk atlet dan tim dari luar negeri.

“Kami telah merancang setiap aspek kegiatan ini secara rinci. Dari infrastruktur hingga layanan pemenuhan kebutuhan, segala hal telah dipertimbangkan agar tidak ada yang terlewat,” imbuh Bobby, yang juga menyebutkan bahwa komunikasi intensif dengan seluruh pihak terlibat menjadi jaminan kualitas acara.

Persiapan Sumatera Utara untuk Piala AFF U19 tidak hanya fokus pada fasilitas fisik, tetapi juga pada aspek non-fisik seperti promosi dan peningkatan minat masyarakat terhadap sepak bola. Bobby menegaskan bahwa pihaknya berencana menghadirkan program edukasi dan pengenalan olahraga kepada generasi muda. “Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga peluang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sepak bola dalam pembangunan daerah,” katanya.

Kemensetda Sumut juga sedang melakukan kordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk pihak penyelenggara dan operator kota. Bobby menambahkan bahwa pihaknya siap memberikan semua dukungan yang diperlukan, baik dari segi finansial maupun personel. “Kita berharap Piala AFF U19 menjadi ajang yang mengukir prestasi dan menjadi bagian dari sejarah sepak bola Indonesia,” ujarnya, menutup pembicaraan dengan harapan besar terhadap keberhasilan event tersebut.

Dengan penjelasan lebih detail tentang strategi promosi, kerja sama antarlembaga, dan peningkatan infrastruktur, Sumatera Utara semakin diperkuat sebagai tuan rumah yang layak. Pembagian grup yang dinamis juga menjadi faktor menarik dalam menentukan jal