Polisi amankan sopir diduga penyebab tabrakan di Sibolangit Sumut

6 hours ago  ·  3 min read
By Linda Martin
khrisna-edit-1784301803-3aa99d4f8e

Penyidik Amankan Pengemudi Truk yang Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Polisi amankan sopir diduga penyebab tabrakan – Medan — Pihak kepolisian telah mengamankan seorang pengemudi truk berusia 50 tahun dengan inisial I. Pria tersebut dituduh sebagai penyebab utama kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Jamin Ginting pada kilometer 44 hingga 45. Lokasi kejadian berada di wilayah Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Tragisnya, peristiwa ini menewaskan empat orang dan melukai delapan orang lainnya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa pengemudi truk yang menjadi tersangka sudah dalam tahanan. Saat ini, ia sedang menjalani proses pemeriksaan intensif di Polsek Pancur Batu. Kapolres menjelaskan bahwa kecelakaan ini diperkirakan bermula ketika truk pengangkut galon air mineral melaju dari arah Kabupaten Karo menuju Kota Medan. Saat melewati titik kejadian, truk tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman atau rem blong. Akibatnya, kendaraan tersebut menabrak beberapa unit kendaraan yang berada di depannya.

Menurut keterangan Kapolres, para penyidik masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP. Mereka juga memeriksa keterangan sejumlah saksi mata dan mendalami penyebab pasti dari kecelakaan tersebut. “Seluruh korban telah dievakuasi. Kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan melalui proses penyelidikan,” ujar Kapolres di Medan pada hari Jumat.

Rincian Korban dan Kendaraan yang Terlibat

Berdasarkan data sementara yang dihimpun, kecelakaan ini melibatkan sembilan kendaraan. Komposisinya terdiri dari satu unit truk besar, dua unit truk Colt Diesel, lima unit minibus, dan satu unit sepeda motor. Empat korban jiwa yang meninggal dunia adalah Heppi Sitinjak berusia 60 tahun, Dinaria Manik juga berusia 60 tahun, Samsir Sitinjak berusia 30 tahun, serta Anton Simorangkir.

Sementara itu, delapan korban lainnya mengalami luka-luka. Dua orang di antaranya menjalani perawatan di puskesmas setempat. Enam korban lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Respons Cepat Petugas dan Pemulihan Lalu Lintas

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa personel gabungan dari Polrestabes Medan bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut bergerak cepat. Mereka melakukan evakuasi korban, mengamankan lokasi kejadian, serta mengurai kemacetan di jalur Medan-Berastagi. “Begitu menerima informasi, personel Polrestabes Medan bersama Ditlantas Polda Sumut langsung bergerak ke lokasi. Kapolrestabes Medan juga memimpin langsung proses evakuasi korban dan penanganan di lapangan,” kata Ferry.

Menurut Ferry, prioritas utama petugas adalah menyelamatkan korban, mengamankan TKP, serta memastikan jalur Medan-Berastagi dapat kembali dibuka secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu. Ia menambahkan bahwa seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke bahu jalan. Hal ini membuat arus lalu lintas di jalur Medan-Berastagi dari kedua arah kembali normal.

Ferry juga menyebutkan bahwa penyidik Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Medan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Penyelidikan termasuk dugaan rem blong pada truk yang diduga menjadi pemicu tabrakan beruntun tersebut. “Saat ini situasi di lokasi kejadian telah kondusif dan arus lalu lintas kembali normal. Kami juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia,” ujar Ferry.

“Seluruh korban telah dievakuasi. Kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan melalui proses penyelidikan,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak di Medan, Jumat.

“Begitu menerima informasi, personel Polrestabes Medan bersama Ditlantas Polda Sumut langsung bergerak ke lokasi. Kapolrestabes Medan juga memimpin langsung proses evakuasi korban dan penanganan di lapangan. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan TKP, serta memastikan jalur Medan-Berastagi dapat kembali dibuka secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” kata Ferry.

MORE FROM THIS CATEGORY