Sudaryono nyatakan terbuka terkait inisiatif ada dewan pengawas BGN

16 hours ago  ·  3 min read
By David Garcia - fukushimask.com
khrisna-edit-1784784860-acc4360e92

Sudaryono Terbuka Terhadap Inisiatif Pembentukan Dewan Pengawas BGN

Kepala BGN Dukung Mekanisme Pengawasan Baru untuk Program MBG

Fukushimask.com – Jakarta — Sudaryono nyatakan terbuka terkait inisiatif pembentukan dewan pengawas Badan Gizi Nasional. Sebagai kepala lembaga yang bertanggung jawab atas Program Makan Bergizi Gratis, ia menyambut baik langkah ini sebagai upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas program nasional. Inisiatif tersebut dinilai penting untuk memastikan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan digunakan secara tepat sasaran.

Meskipun belum menerima informasi rinci mengenai rencana tersebut, Sudaryono meyakini bahwa prinsip kerja yang benar tetap menjadi fondasi utama. Pembentukan dewan pengawas dinilai sebagai langkah strategis, terutama jika disertai dengan kehadiran pengawas dari sektor swasta. Hal ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk melaporkan apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program di lapangan.

“Saya belum dapat informasi lebih lanjut, tentu saja kita sih intinya kerja benar. Ada dewan pengawas menurut saya lebih baik, ditambah pengawas-pengawas swasta, kalau ada hal-hal yang enggak benar ya boleh untuk dilaporkan. Jadi, saya membuka diri untuk segala inisiatif,” katanya dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Sudaryono juga menegaskan posisi BGN terkait berbagai pihak yang sedang menjalani proses hukum. Apabila ada individu yang diperiksa, diduga, atau bahkan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi, maka hal tersebut merupakan ranah penegak hukum. Badan Gizi Nasional tidak akan campur tangan dalam proses tersebut, namun tetap memberikan dukungan penuh.

“Maka, kita menyerahkan sepenuhnya investigasi dan penyelidikan kepada penegak hukum yang sedang menegakkan hukum terkait tata kelola yang kemarin kita hadapi. Intinya, saya sebagai kepala badan yang baru akan mendukung apapun yang menjadi kebutuhan dalam penegakan hukum kita akan berikan,” ucapnya.

Membangun Optimisme Internal BGN

Salah satu prioritas Sudaryono adalah mengembalikan semangat kerja para pegawai internal BGN. Ia ingin agar seluruh tim tetap termotivasi tinggi dalam menjalankan program prioritas nasional. Program MBG sendiri memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, yang pada akhirnya berkontribusi pada pembentukan Sumber Daya Manusia yang berkualitas di Indonesia.

Bagi anggota tim yang terlibat dalam kasus hukum, baik sebagai saksi maupun tersangka, Sudaryono menyatakan bahwa BGN akan memberikan dukungan penuh. Namun, dukungan tersebut tidak berarti menghentikan operasional program. Justru, tim harus tetap bekerja secara optimal tanpa larut dalam pesimisme dan kesedihan. Sudaryono mengajak seluruh anggota tim untuk tetap optimis menghadapi tantangan yang ada.

“Jadi, saya ingin tim saya yang punya kasus hukum, mungkin jadi saksi, tersangka, dan lain-lain, ikuti proses, kita siap full support untuk penegakan hukum, tetapi bahwa tim ini, BGN ini harus tetap bekerja dengan optimal, maka saya ingin mengajak kepada seluruh tim untuk jangan larut terhadap pesimisme dan kesedihan ini. Jadi harus optimis,” ujar Sudaryono.

Panggilan kepada Masyarakat untuk Mengawasi Dapur MBG

Sudaryono juga mengajak masyarakat luas untuk turut serta mengawasi pelaksanaan program di tingkat daerah. Khususnya, ia meminta masyarakat memperhatikan SPPG-SPPG atau dapur makan bergizi yang beroperasi di wilayah mereka. Apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan Standar Operasional Prosedur yang berlaku, masyarakat dapat langsung menyampaikan laporan kepada BGN atau pemerintah daerah setempat.

“Kalau ada misalnya dapur kok enggak benar misalnya, segera laporkan, kita langsung investigasi, kita ingin menegakkan yang benar, yang baik juga harus kita tegakkan. Jangan sampai satu dua salah, kemudian yang lain juga dianggap keliru,” tutur Sudaryono.

Langkah ini menunjukkan komitmen BGN untuk memastikan bahwa program MBG berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Dengan melibatkan masyarakat dalam pengawasan, diharapkan dapat mencegah terjadinya penyimpangan dan memastikan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan digunakan secara tepat sasaran.

Pembentukan dewan pengawas yang sedang diinisiatifkan ini diharapkan dapat menjadi mekanisme tambahan yang memperkuat akuntabilitas program. Dengan kombinasi pengawasan internal, eksternal, serta keterlibatan swasta, BGN berharap dapat menciptakan ekosistem tata kelola yang lebih robust dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sudaryono nyatakan terbuka terkait inisiatif ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap program nasional.

MORE FROM THIS CATEGORY